Halontb.com – Sebuah pagi yang penuh haru dan tawa menyelimuti lingkungan SMA Negeri 9 Mataram pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sekolah yang terletak di jantung Kota Mataram ini kembali menorehkan catatan emas: sebanyak 69 siswanya berhasil menembus perguruan tinggi negeri (PTN) dan politeknik kesehatan (Poltekkes) bergengsi di Indonesia. Mereka lolos melalui jalur SNBP (prestasi), SNBT (ujian tulis UTBK), serta seleksi mandiri di berbagai institusi vokasi.
Prestasi ini tak datang begitu saja. Kepala SMAN 9 Mataram, Nengah Istiqomah, M.Pd., menyebut momen pengumuman SNBT sebagai hari yang menentukan sekaligus menggembirakan. Dari sekitar 250 siswa yang mengikuti UTBK SNBT 2025, sebanyak 59 orang berhasil menembus bangku perguruan tinggi negeri dan politeknik kesehatan favorit. Jumlah itu belum termasuk 9 siswa yang telah lebih dulu diterima lewat jalur SNBP serta beberapa lainnya yang tengah berjuang di jalur kedinasan.
“Ini adalah buah dari kerja keras semua guru, komitmen sekolah, dan semangat anak-anak kami yang luar biasa dalam mengejar mimpi. Ini bukan sekadar angka kelulusan, ini adalah cerita tentang perjuangan,” ujar Nengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Universitas Mataram (Unram) menjadi pilihan utama siswa SMAN 9 tahun ini. Tak kurang dari 57 siswa diterima di kampus kebanggaan NTB tersebut, tersebar di berbagai program studi favorit seperti Teknik Sipil, Hukum, Agribisnis, Manajemen, Teknik Informatika, dan Ekonomi Pembangunan. Ini menunjukkan bahwa Unram tetap menjadi magnet utama bagi para lulusan SMA di Nusa Tenggara Barat.
Beberapa siswa juga berhasil menembus universitas dan institusi ternama lainnya di luar NTB, seperti Universitas Udayana dan UIN Malang. Selain itu, sejumlah siswa diterima di UIN Mataram, kampus yang juga terletak di Kota Mataram namun menjadi pilihan strategis bagi siswa yang tertarik pada studi hukum dan keislaman. Tidak ketinggalan, Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia serta Poltekkes di Yogyakarta, Surakarta, Denpasar, Mataram, dan Malang turut menjadi destinasi pendidikan lanjutan bagi para siswa SMAN 9.
Dengan total 321 siswa kelas XII pada tahun ini, capaian 69 siswa yang telah memastikan kursi di PTN dan politeknik bergengsi menunjukkan betapa kuatnya semangat kolektif sekolah ini. Lebih dari 21 persen lulusan langsung berhasil menembus pendidikan tinggi nasional, sebuah angka yang tak hanya membanggakan, tetapi juga menginspirasi.
“Sekolah bukan hanya tempat mengajar, tapi rumah tumbuhnya cita-cita. Di lorong-lorong Pejanggik ini, kami menanam semangat dan kini memetik prestasi,” ujar seorang guru yang turut membimbing siswa menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Data lengkap siswa yang lolos ke PTN dan Poltekkes telah dirilis secara resmi oleh pihak sekolah dan tersedia untuk keperluan dokumentasi, pelaporan, maupun publikasi lebih lanjut.







