Halontb.com – Organisasi relawan kepemudaan Laskar Gibran menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendukung jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penegasan ini disampaikan sebagai respons atas berbagai spekulasi dan narasi yang berkembang di ruang publik terkait dugaan perpecahan serta tudingan agenda tersembunyi dalam tubuh organisasi tersebut.
Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Sirait, secara tegas membantah isu yang menyebut Laskar Gibran memiliki niat atau kepentingan untuk melemahkan bahkan menjatuhkan Presiden Prabowo. Menurutnya, narasi tersebut tidak berdasar, menyesatkan, dan berpotensi merusak persatuan nasional pasca-Pemilihan Umum.
“Laskar Gibran sejak awal berdiri merupakan gerakan relawan dan organisasi kepemudaan yang berkomitmen penuh untuk mengawal, mendukung, dan menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ujar Leonardo dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Leonardo menegaskan, fokus utama Laskar Gibran saat ini adalah mengawal pelaksanaan program-program prioritas nasional, termasuk agenda besar Asta Cita, demi menjaga stabilitas politik dan mendorong keberhasilan pembangunan nasional. Ia menyebut, peran Laskar Gibran dijalankan sebagai mitra strategis pemerintah dengan menyalurkan aspirasi masyarakat secara konstruktif, memberikan kritik dan masukan yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan bangsa, serta meredam polarisasi politik melalui narasi persatuan.
Lebih lanjut, Leonardo menekankan bahwa dukungan terhadap Wakil Presiden Gibran tidak dapat dimaknai sebagai upaya pelemahan terhadap Presiden Prabowo. Ia menegaskan bahwa pasangan Prabowo–Gibran merupakan satu kesatuan yang solid dan tidak terpisahkan dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Kami tegaskan, Laskar Gibran berdiri tegak mendukung Program Prabowo–Gibran. Sejak awal, mereka adalah satu paket kepemimpinan yang solid,” tegasnya, seraya menginstruksikan seluruh pengurus dan anggota agar tidak terprovokasi oleh opini-opini yang bersifat memecah belah.
Sementara itu, Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ranggalawe, menyatakan bahwa sikap dan gerak langkah Laskar Gibran di daerah sepenuhnya sejalan dengan kebijakan dan arahan organisasi di tingkat nasional. Ia menilai, narasi yang mencoba memecah soliditas pemerintahan Prabowo–Gibran justru bersifat kontraproduktif dan berpotensi mengganggu stabilitas serta konsentrasi pemerintah dalam menjalankan agenda pembangunan.
“Di daerah, termasuk di NTB, kami terus melakukan konsolidasi kekuatan relawan untuk mendukung penuh pemerintahan Prabowo–Gibran. Kami tegaskan, Laskar Gibran tidak pernah dan tidak akan menjadi alat untuk melemahkan Presiden Prabowo. Justru sebaliknya, kami berdiri sebagai bagian dari kekuatan rakyat yang ingin memastikan pemerintahan ini berjalan dengan baik dan sukses hingga akhir masa jabatan,” ujar Ranggalawe.
Ia menambahkan, Laskar Gibran NTB secara aktif mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai sektor, mulai dari pembangunan, pengawasan sosial, hingga penyebaran narasi positif terkait kebijakan pemerintah. Menurutnya, peran generasi muda sangat penting dalam menjaga optimisme publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang sedang berjalan.
“Keberhasilan pemerintahan Prabowo–Gibran bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau elite politik, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Ranggalawe juga mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Ia menekankan bahwa situasi nasional yang kondusif merupakan modal utama agar seluruh program pemerintah dapat berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saat ini bangsa ini membutuhkan persatuan, kerja sama, dan dukungan nyata. Mari kita kawal bersama pemerintahan Prabowo–Gibran agar program pembangunan berjalan optimal dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya
Editor : reza
Sumber Berita : Taufik Natanagara







