Nakhoda Baru MAN Lombok Barat: H. Kemas Burhan Wujudkan Era Harmoni Disiplin dan Inovasi Humanis

- Wartawan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Kemas Burhan, M.Pd., Kepala MAN Lombok Barat, saat ditemui di ruang kerjanya usai resmi memimpin madrasah dengan pendekatan disiplin humanis, Sabtu (24/1/2026).(Dok. Taufik Natanagara)

H. Kemas Burhan, M.Pd., Kepala MAN Lombok Barat, saat ditemui di ruang kerjanya usai resmi memimpin madrasah dengan pendekatan disiplin humanis, Sabtu (24/1/2026).(Dok. Taufik Natanagara)

LOMBOK BARAT, HaloNTB.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat resmi memasuki babak baru di bawah kepemimpinan H. Kemas Burhan, M.Pd. Pendidik senior dengan rekam jejak panjang ini hadir membawa semangat penguatan kedisiplinan yang dipadukan dengan pendekatan humanis sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Dalam pernyataan perdananya sebagai Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi aparatur sipil negara. Ia memilih menyikapi dinamika tersebut secara bijak dan profesional, dengan menempatkan pengabdian serta peningkatan kualitas pendidikan sebagai fokus utama.

“Bagi saya, jabatan hanyalah amanah tambahan. Status utama saya tetap guru. Di mana pun ditugaskan, tugas saya adalah mendidik dan memberikan yang terbaik,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (24/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekam Jejak Panjang Dunia Pendidikan

H. Kemas bukan figur baru di lingkungan pendidikan madrasah. Ia telah mengabdi sejak sebelum tahun 1996, menapaki karier dari pondok pesantren hingga berbagai madrasah di pelosok Nusa Tenggara Barat. Pengalamannya meliputi perintisan MTsN Jereweh di wilayah perbatasan, memimpin MTsN 1 Praya hingga meraih prestasi Lingkungan Sekolah Sehat tingkat nasional, serta pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Madrasah.

Berbagai dinamika jabatan telah ia jalani, mulai dari pejabat struktural, kembali menjadi guru, hingga memimpin madrasah dengan jumlah siswa terbatas. Seluruhnya dijalani dengan konsistensi dan keikhlasan.

“Semua saya jalani dengan istiqomah. Mutasi adalah bagian dari proses pengabdian. Yang penting tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik,” tegasnya.

Kedisiplinan Humanis Jadi Prioritas

Dalam program kerja awal atau 100 hari pertama, Kemas Burhan menetapkan penguatan kedisiplinan sebagai prioritas utama. Namun, ia menegaskan bahwa kedisiplinan yang dibangun bukan melalui pendekatan represif, melainkan dengan cara humanis dan persuasif.

“Kedisiplinan adalah kunci keteraturan hidup. Tapi kami tidak menekan dengan kekuasaan. Kami mengedepankan pendekatan sebagai sesama pendidik dan orang tua,” jelasnya.

Sejumlah langkah strategis mulai diterapkan, di antaranya memastikan kegiatan belajar mengajar dimulai tepat waktu tanpa menunggu kehadiran siswa secara penuh, melanjutkan apel silaturahmi guru setiap pagi sebagai sarana koordinasi dan penguatan komitmen kerja, serta memperkuat sinergi dengan wali murid untuk mengontrol kebiasaan siswa di rumah, terutama penggunaan gawai yang berdampak pada keterlambatan ke sekolah.

Dorong Prestasi Akademik dan Non-Akademik

Meski baru menjabat dalam waktu singkat, geliat prestasi mulai tampak. MAN Lombok Barat berhasil meraih juara dalam ajang Paskibra, yang disebut mendapat dukungan penuh dari kepala madrasah.

Ke depan, H. Kemas menargetkan peningkatan prestasi akademik melalui partisipasi aktif siswa dalam ajang bergengsi seperti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Ia juga berkomitmen mempertahankan budaya publikasi positif yang selama ini menjadi kekuatan MAN Lombok Barat.

“Setiap prestasi, sekecil apa pun, harus diapresiasi dan dipublikasikan. Dukungan media sangat penting agar masyarakat mengetahui perkembangan dan inovasi madrasah,” ujarnya.

Pesan untuk Masyarakat dan Warga Madrasah

Menanggapi isu mutasi yang sempat menjadi sorotan, H. Kemas mengajak seluruh pihak untuk tetap berpikir positif dan fokus pada kemajuan pendidikan.

“Harapan saya, ketika kami sudah diamanahkan di suatu lembaga, mari kita fokus pada tugas dan tupoksi sebagai pendidik. Kepedulian masyarakat hendaknya diarahkan pada hal-hal positif agar kami bisa bekerja maksimal,” ungkapnya.

Ia juga membuka ruang kritik dan masukan konstruktif demi perbaikan berkelanjutan.
“Jika ada kekurangan, mohon diberi masukan dan doa. Jika ada kekeliruan, mari kita luruskan bersama agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan yang tenang, humanis, dan berorientasi pada disiplin, H. Kemas optimistis MAN Lombok Barat akan terus tumbuh sebagai madrasah unggulan yang berprestasi, berkarakter, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Regulasi Baru Kemenag Terbit, MAN Lombok Barat Perkuat Pembatasan HP Siswa
Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar
MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite
Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata
MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA
Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan
Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WITA

Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 05:50 WITA

MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Senin, 21 September 2026 - 20:19 WITA

Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 08:58 WITA

MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA

Kamis, 17 September 2026 - 05:17 WITA

Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan

Selasa, 15 September 2026 - 12:33 WITA

Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Senin, 14 September 2026 - 00:43 WITA

Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026

Minggu, 13 September 2026 - 07:16 WITA

Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis

Berita Terbaru