Musda XI Golkar NTB Rampung, Mohan Terpilih Aklamasi dan Siap Rebut Dapil NTB I

- Wartawan

Minggu, 22 Juni 2025 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Mohan Roliskana, yang terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar NTB, berpose bersama pengurus dan peserta Musda XI setelah penutupan Musyawarah Daerah di Prime Park Hotel, Mataram, Minggu (22/6/2025). (Foto: Istimewa)

H. Mohan Roliskana, yang terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar NTB, berpose bersama pengurus dan peserta Musda XI setelah penutupan Musyawarah Daerah di Prime Park Hotel, Mataram, Minggu (22/6/2025). (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Barat untuk kedua kalinya. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar NTB yang digelar di Hotel Prime Park, Mataram, Minggu (22/6/2025).

Dalam pidato singkat usai pengukuhan, Mohan menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran partai yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada DPP Partai Golkar, seluruh Ketua dan pengurus DPD II se-NTB, serta keluarga besar organisasi sayap dan Hasta Karya yang telah kembali mempercayakan amanah ini kepada saya untuk kedua kalinya,” ucapnya dengan penuh haru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mohan, aklamasi bukan sekadar bentuk dukungan politik, tapi juga mandat besar untuk menyatukan dan menggerakkan kembali kekuatan Golkar di NTB.

“Ini adalah amanah yang tidak ringan. Tapi insyaAllah, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita akan bisa membawa Golkar NTB menjadi partai yang lebih kuat, solid, dan relevan bagi rakyat,” tambahnya.

Dalam pernyataannya kepada media, Mohan menegaskan bahwa langkah pertamanya setelah terpilih adalah melakukan konsolidasi menyeluruh ke seluruh DPD II, organisasi sayap, hingga struktur terbawah partai.

“Musda sudah selesai, kompetisi telah usai. Sekarang saatnya bersatu. Saya akan turun langsung menyapa kader, mendengar aspirasi dari bawah, dan menyusun strategi bersama. Golkar harus hadir hingga ke desa-desa,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dua pekerjaan rumah besar yang harus segera dijawab Golkar NTB ke depan: mengamankan dominasi di DPRD Provinsi NTB, dan merebut kursi DPR RI dari Dapil NTB I, yang hingga kini belum berhasil dimenangkan oleh Golkar.

“Kita memang menang di tingkat provinsi, tapi belum cukup aman. Dan satu PR yang tidak bisa kita abaikan adalah kursi DPR RI dari NTB I. Golkar harus punya wakil dari sana. Itu bukan sekadar target politik, tapi harga diri partai,” tegasnya.

Mohan juga menegaskan komitmennya untuk melakukan modernisasi partai, membuka ruang bagi regenerasi, dan memperkuat militansi kader.

“Kami tidak ingin hanya mempertahankan kemenangan, tapi memperluas pengaruh. Golkar harus menjadi pilihan utama rakyat NTB pada Pemilu 2029. Itu hanya bisa dicapai jika kita bergerak bersama, disiplin dalam organisasi, dan hadir dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan Mohan untuk periode kedua, Partai Golkar NTB memasuki fase baru: antara harapan konsolidasi yang lebih kuat dan tantangan politik yang semakin kompetitif. Kini, semua mata tertuju pada apakah Mohan benar-benar mampu mewujudkan transformasi politik yang lebih progresif di bawah beringin tua.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

IPR Jalan di Tempat, Koalisi Pemuda NTB Semprot Pemprov: Jangan Cuma Obral Janji Manis!
Refleksi Setahun Kepemimpinan Amar–Hanipah: Turunkan Stunting, Perkuat KSB Maju
Laskar Gibran Gelar Konsolidasi Nasional Daring, Ranggalawe: Perkuat Barisan Hingga Akar Rumput
Lalu Winengan Ingatkan Pengurus DPD KNPI Melalui Pesan Menohok, Ini Isinya !
Potret Nakhoda Baru: Daud Gerung Resmi Dilantik Jadi Ketua DPD KNPI NTB 2025–2028
Advokat Senior NTB Soroti Tim Ahli Gubernur, Dinilai Melampaui Kewenangan OPD
DPRD NTB Tegaskan Sikap: Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden
Proses Izin Tambang Rakyat Lamban, Asosiasi Pemuda Koperasi Laporkan Pemprov NTB ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:04 WITA

Dari Bima ke Tanjung Balai: Jejak Pelarian Koko Erwin Terhenti, Skandal Narkoba dan Dugaan “Setoran” Aparat Kian Terbuka

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:51 WITA

Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WITA

Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:48 WITA

Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:38 WITA

Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:52 WITA

Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:29 WITA

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lotim, Terancam 12 Tahun Penjara

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:44 WITA

“Jangan Hanya Sapu Halaman Warga!” LH Sumbawa Desak Bersih-Bersih Internal, Tantang Transparansi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru