Halontb.com – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Falah Pagutan Mataram sukses menggelar prosesi Wisuda Ke-V bagi 70 lulusannya di Asrama Haji Mataram, Rabu (21/1/2026). Momentum sakral ini tidak hanya menjadi perayaan kelulusan, tetapi juga menandai langkah besar kampus tersebut bertransformasi menjadi Institut dalam waktu dekat, sebelum akhirnya menargetkan status Universitas.
Hadir dalam acara tersebut Koordinator Kopertais Wilayah XIV yang juga Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Masnun memberikan dukungan penuh bagi pengembangan kelembagaan STIS Darul Falah.
“Saya mendorong dan mendoakan STIS Darul Falah ini segera menjadi Universitas. Bagi para wisudawan, jangan berhenti di sini. Segera lanjut ke jenjang S2 dan S3 di UIN Mataram,” ujar Prof. Masnun memberikan motivasi. Ia juga mengingatkan pihak pengelola untuk terus meningkatkan kualitas SDM, khususnya terkait percepatan Sertifikasi Dosen (Serdos).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada dengan dorongan tersebut, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah sekaligus pengawas STIS Darul Falah, Al-Mursyid Abuya TGH. Muammar Arafat, SH., MH., mengungkapkan bahwa proses transformasi sedang berjalan.
“InsyaAllah, tahap terdekat adalah menjadi Institut. Syarat minimal tiga program studi sudah kami penuhi dengan hadirnya Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), melengkapi Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Hukum Keluarga Islam (HKI). Kami targetkan tahun ajaran 2026/2027 status Institut sudah terwujud,” jelanya.
Beliau juga menyoroti berbagai torehan prestasi pada wisuda kali ini, termasuk adanya mahasiswa yang berhasil lulus tanpa skripsi melalui jalur publikasi karya ilmiah di jurnal nasional, serta prestasi dosen yang telah menembus jurnal internasional.

Wakil Ketua STIS Darul Falah, Dr. Muhamad Arifin, M.Pd., merincikan bahwa 70 wisudawan kali ini terdiri dari 46 orang dari Prodi HES dan 24 orang dari Prodi HKI.
Dua sosok lulusan terbaik mencuri perhatian:
1. Ahmad Haikal Firdaus (Prodi HES): Meraih IPK tertinggi 3,59 sekaligus merupakan seorang Hafiz Al-Qur’an 30 juz.
2. Anisa (Prodi HKI): Lulusan berprestasi yang merupakan angkatan pertama penerima beasiswa KIP Kuliah tahun 2020.
“Keberhasilan Anisa membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih gelar sarjana. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mencetak lulusan berkualitas dari berbagai latar belakang,” tambah TGH. Muammar Arafat.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Gus Muzayyin Akhiri, para Tuan Guru keluarga besar Pondok Pesantren Darul Falah, serta pimpinan perguruan tinggi mitra di Nusa Tenggara Barat.
Di akhir acara, TGH. Muammar berpesan agar para alumni menjaga nama baik almamater dan terus berkarya di tengah masyarakat.







