LOMBOK BARAT, HaloNTB.com — MAN Lombok Barat menggelar puncak pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Madrasah (ORSIMA) di halaman madrasah, Sabtu (19/9/2026). Ribuan warga madrasah hadir menyaksikan proses demokrasi yang dirancang menyerupai tahapan pemilihan umum.
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi siswa tentang demokrasi, kepemimpinan, tanggung jawab, serta pentingnya menentukan pilihan secara jujur dan tanpa paksaan.
Sebelum pemungutan suara, panitia telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari penjaringan calon, penyampaian visi dan misi, hingga debat terbuka antarpasangan calon. Debat terbuka dilaksanakan sehari sebelumnya, Jumat (18/9/2026), sebagai wadah bagi para calon menyampaikan gagasan dan menjawab persoalan organisasi serta kemajuan madrasah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiga pasangan calon tampil dalam kontestasi tersebut. Pasangan nomor urut satu adalah Dinda Rezka Salshabila sebagai calon ketua dan Muhammad Bayu Gibran Tralaka sebagai calon wakil ketua. Pasangan nomor urut dua adalah Hasbi Al Hafiz sebagai calon ketua dan Kayla Fatimatuzzahra sebagai calon wakil ketua. Adapun pasangan nomor urut tiga adalah Nabila Bilqis sebagai calon ketua dan M. Febriyan Akbar sebagai calon wakil ketua.
Puncak pesta demokrasi diawali dengan prosesi pembukaan resmi. Seluruh peserta mengikuti rangkaian dengan tertib, termasuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan pemilihan.
“Ini merupakan puncak pesta demokrasi kita hari ini,” ujarnya di hadapan para siswa, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh unsur madrasah yang hadir.
Baca juga: Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026
Ia mengingatkan bahwa momentum demokrasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan mencoblos. Menurutnya, proses ini menjadi pembelajaran bagi siswa tentang bagaimana menjadi warga negara sekaligus calon pemimpin yang mampu menjalankan hak dan tanggung jawab dengan baik.
H. Kemas Burhan juga menekankan pentingnya meningkatkan kedisiplinan seluruh warga madrasah. Ia berpesan agar siapa pun yang nantinya mendapat amanah sebagai Ketua dan Wakil Ketua ORSIMA mampu mendukung berbagai program madrasah.
“Selamat kepada seluruh calon. Semoga ini menjadi awal dari langkah untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Usai pembukaan, proses pencoblosan langsung dimulai. Pemungutan suara diawali oleh Kepala MAN Lombok Barat, kemudian dilanjutkan para Wakil Kepala Madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Setelah itu, giliran siswa dipanggil secara bergiliran berdasarkan kelas masing-masing.
Panitia menyiapkan tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melayani seluruh pemilih. Jumlah pemilih yang terlibat mencapai kurang lebih 1.000 orang, terdiri dari guru, tenaga kependidikan, dan siswa MAN Lombok Barat.
Baca juga: Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis
Suasana pemungutan suara berlangsung antusias. Para siswa mengikuti alur yang telah disiapkan panitia, mulai dari pemanggilan pemilih, menerima surat suara, menuju bilik suara, memasukkan surat suara ke kotak suara, hingga menyelesaikan proses sesuai ketentuan.
Di sekitar lokasi TPS, panitia tampak mengatur antrean dan memastikan proses pemilihan berjalan tertib. Setelah seluruh suara diberikan, tahapan berikutnya adalah penghitungan suara oleh panitia sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Kepala MAN Lombok Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan.
“Terima kasih kepada panitia pemilihan yang telah menyiapkan seluruh rangkaian dan tahapan pesta demokrasi hari ini,” ungkapnya.
Menariknya, madrasah menyiapkan bentuk apresiasi bagi pasangan calon terpilih. Mereka akan diberikan beasiswa sebagai penghargaan sekaligus motivasi atas partisipasi dalam proses demokrasi dan kepemimpinan di madrasah.
H. Kemas Burhan berharap seluruh pasangan calon dapat terus melangkah dan meraih kesuksesan, terlepas dari hasil akhir pemilihan.
“Siapa pun yang terpilih berarti mereka yang diberikan amanah oleh seluruh warga MAN Lombok Barat untuk mendukung seluruh program madrasah,” tegasnya.
Salah satu calon ketua, Hasbi Al Hafiz, berharap pesta demokrasi ini membuat seluruh warga madrasah dapat menentukan pilihan secara bebas dan benar.
“Harapan saya, semoga dengan adanya pesta demokrasi membuat kita semua bisa menentukan pilihan yang bagus dan yang benar tanpa adanya sebuah paksaan maupun sogokan,” ujar Hasbi.
Baca juga: Harumkan Nama NTB, Tiga Siswa MAN Lombok Barat Raih Medali di Masmirah Championship 2026
Pernyataan itu menggambarkan harapan agar proses pemilihan berlangsung jujur, bebas, dan menjunjung sikap saling menghargai.
Pesta demokrasi ORSIMA MAN Lombok Barat pun menjadi lebih dari sekadar agenda pemilihan organisasi siswa. Di balik bilik dan kotak suara, terdapat proses pendidikan karakter yang mengajarkan tentang amanah, tanggung jawab, kedisiplinan, kebebasan memilih, serta sikap menerima hasil sebuah proses.
Dengan tiga pasangan calon yang telah mengikuti seluruh tahapan, warga MAN Lombok Barat kini menunggu hasil penghitungan suara untuk menentukan siapa yang akan mengemban amanah sebagai Ketua dan Wakil Ketua ORSIMA periode berikutnya.
Apa pun hasilnya, pesan Kepala MAN Lombok Barat menjadi penutup penting: seluruh calon diharapkan mampu menjadi pribadi yang sukses dan teladan. Sebab, demokrasi di madrasah bukan hanya tentang memenangkan pemilihan, tetapi juga tentang belajar menjadi pemimpin, menghargai pilihan orang lain, dan menjalankan amanah ketika kepercayaan itu diberikan.








