Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar

- Wartawan

Sabtu, 12 September 2026 - 05:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan sepeda motor diamankan Polres Lombok Barat dalam patroli dan sweeping malam yang menyasar aksi balap liar, Jumat (11/9/2026) malam. Sebanyak 29 unit motor diamankan untuk pendataan dan penindakan lebih lanjut.(foto: Istimewa)

Puluhan sepeda motor diamankan Polres Lombok Barat dalam patroli dan sweeping malam yang menyasar aksi balap liar, Jumat (11/9/2026) malam. Sebanyak 29 unit motor diamankan untuk pendataan dan penindakan lebih lanjut.(foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – Tim gabungan Polres Lombok Barat intensif menggelar kegiatan patroli dan sweeping malam hari di wilayah hukum Polres Lombok Barat, NTB.

Langkah preventif yang dilaksanakan sejak Jumat (11/9/2026) hingga Sabtu dini hari ini menyasar sejumlah area rawan kejahatan jalanan, balap liar, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) lainnya.

Baca juga: Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Patroli dan sweeping intensif ini digencarkan sebagai respons atas maraknya aksi geng motor/pemuda yang membawa senjata tajam serta balap liar yang kian meresahkan warga.

Dalam operasi cipta kondisi tersebut, petugas tidak hanya membubarkan kerumunan anak muda yang nongkrong hingga larut malam.

Petugas juga berhasil mengamankan seorang pemuda yang tertangkap tangan membawa senjata tajam, serta menyita puluhan unit sepeda motor yang diduga kuat hendak digunakan untuk aksi balap liar.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.SOU., melalui Kasat Reskrim AKP Heddy Permana Putra, S.TrK., S.I.K., menyampaikan bahwa patroli ini digelar untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Baca juga: 352 Siswa di Lombok Tengah Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG

Meliputi antisipasi tindak kejahatan jalanan, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).

“Kegiatan patroli dan sweeping senjata tajam maupun balap liar ini sengaja disasar pada jam-jam rawan malam hingga dini hari. Kami menyusuri wilayah hukum Polres Lombok Barat dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap sekelompok anak muda yang masih berkumpul di luar jam wajar,” ujar AKP Heddy Permana Putra dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim tersebut menyisir berbagai titik vital di wilayah Lombok Barat.

Saat rombongan Tim URC bergerak menuju arah Kuripan, petugas mendapati sekelompok anak muda yang sedang berkumpul di area depan SPBU Dasan Tapen, Kecamatan Gerung.

Merasa curiga dengan aktivitas tersebut pada jam yang sudah terlampau larut, petugas langsung menghampiri kerumunan tersebut.

Pada kesempatan itu, petugas berdialog, melakukan pemeriksaan identitas, serta penggeledahan badan secara terukur dan prosedural.

Baca juga: Kasus Aborsi Ilegal di NTB, Izin Praktik Dokter Dicabut dan Rumah Sakit Kena Sanksi

Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan satu bilah senjata tajam (sajam) yang disembunyikan oleh salah seorang pemuda dalam kelompok tersebut.

Pemuda berinisial RA (19), yang berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa asal Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, tidak dapat membantah kepemilikan sajam tersebut.

“Saat dilakukan pemeriksaan di depan SPBU Dasan Tapen, personel menemukan satu buah senjata tajam yang dibawa oleh seorang pemuda berinisial RA. Yang bersangkutan langsung kami amankan guna proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut di Mako Polres Lombok Barat,” kata AKP Heddy.

Selain mengamankan pelaku pembawa sajam, dalam rangkaian operasi penertiban tersebut petugas juga berhasil menindak aksi balap liar yang kerap meresahkan warga.

Sebanyak 29 unit sepeda motor yang diduga kuat akan digunakan untuk aksi balap liar berhasil diamankan oleh petugas.

Baca juga: Polda NTB Hadirkan Solusi Cepat Krisis Air Gili Trawangan, Distribusi Kembali Normal

Kendaraan-kendaraan tersebut kedapatan tidak memenuhi standar keselamatan, seperti menggunakan knalpot brong, tanpa pelat nomor, hingga tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Saat ini seluruh barang bukti sebanyak 29 unit kendaraan roda dua tersebut telah diamankan di Satlantas Polres Lombok Barat untuk dilakukan pendataan serta penindakan hukum.

Setelah mengamankan pelaku beserta barang bukti, Tim URC Polres Lombok Barat memberikan imbauan kepada sekelompok pemuda lainnya yang berada di lokasi agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing demi menghindari potensi gangguan keamanan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan patroli seperti ini akan terus ditingkatkan secara berkala.

Baca juga: Dua Pekan Disegel, Kantor Desa Kebon Ayu Akhirnya Dibuka Usai Mediasi Bersama Wabup UNA

Selain meminimalisasi potensi tindak kriminalitas 3C, polisi juga berfokus memberantas aksi balap liar yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat karena membahayakan pengguna jalan lain.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi anak-anak mereka, terutama ketika sudah melampaui batas waktu malam. Jangan biarkan anak-anak berkumpul hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas, apalagi sampai membawa senjata tajam atau terlibat aksi balap liar,” imbau Kasat Reskrim.

Saat ini, terduga pelaku RA beserta barang bukti satu bilah senjata tajam telah berada di Mako Polres Lombok Barat untuk menjalani pemeriksaan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara 29 unit sepeda motor diproses lebih lanjut oleh jajaran Satlantas Polres Lombok Barat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan
Kasus Aborsi Ilegal di NTB, Izin Praktik Dokter Dicabut dan Rumah Sakit Kena Sanksi
Kejari Mataram Terima Pengembalian Uang Pengganti Rp452 Juta dari Kasus Korupsi Pokir DPRD Lombok Barat
4 Saksi Absen, KPK Jadwalkan Kembali Pemanggilan dalam Kasus Bupati Lobar Nonaktif
Kejati Periksa Anak Eks Gubernur NTB dalam Kasus Kredit Bank NTB Syariah Rp 11 Miliar
Giliran Ketua KPU Lombok Barat Dipanggil KPK dalam Penyidikan Kasus Bupati Nonaktif LAZ
Polda NTB Olah TKP Kematian 3 Penambang di Lantung Sumbawa, Penyebab Masih Diselidiki
Kades Labuan Tereng Kecam Dugaan Pengeroyokan Ketua KNPI Lobar, Desak Polisi Ungkap Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:40 WITA

Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar

Jumat, 11 September 2026 - 14:24 WITA

Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan

Rabu, 9 September 2026 - 16:57 WITA

Kejari Mataram Terima Pengembalian Uang Pengganti Rp452 Juta dari Kasus Korupsi Pokir DPRD Lombok Barat

Rabu, 9 September 2026 - 02:10 WITA

4 Saksi Absen, KPK Jadwalkan Kembali Pemanggilan dalam Kasus Bupati Lobar Nonaktif

Senin, 7 September 2026 - 23:48 WITA

Kejati Periksa Anak Eks Gubernur NTB dalam Kasus Kredit Bank NTB Syariah Rp 11 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 13:30 WITA

Giliran Ketua KPU Lombok Barat Dipanggil KPK dalam Penyidikan Kasus Bupati Nonaktif LAZ

Minggu, 6 September 2026 - 05:31 WITA

Polda NTB Olah TKP Kematian 3 Penambang di Lantung Sumbawa, Penyebab Masih Diselidiki

Sabtu, 5 September 2026 - 06:42 WITA

Kades Labuan Tereng Kecam Dugaan Pengeroyokan Ketua KNPI Lobar, Desak Polisi Ungkap Pelaku

Berita Terbaru