LOMBOK TENGAH, Halontb.com — Niat hati menikmati keindahan pesisir selatan Pulau Lombok berujung duka. Seorang wisatawan lokal berinisial Sabila, warga Kambeng, Desa Sekotong Timur, dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing dan terseret ombak besar di kawasan Pantai Semeti, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Baca juga: Warga Gerung Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan, Keluarga Tolak Autopsi
Peristiwa nahas yang terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 12.00 WITA ini juga mengakibatkan tiga rekan korban mengalami luka-luka serta syok berat akibat insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Unit Siaga SAR (USS) Mandalika, insiden bermula ketika keempat wisatawan lokal tersebut mendatangi kawasan tebing Pantai Semeti untuk menikmati pemandangan.
Sekitar pukul 12.00 WITA, korban atas nama Sabila diduga kehilangan keseimbangan saat sedang mengambil swafoto (foto selvi) di tepi tebing hingga akhirnya terjatuh ke laut dan terseret ganasnya ombak.
Baca juga: Polresta Mataram Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi Unram Saat Hendak Kabur ke Malaysia
Melihat rekannya terjatuh, tiga orang rekan korban yakni Anisa, Ferdi, dan Dimas, berusaha memberikan pertolongan. Namun, kondisi ombak yang tinggi membuat mereka kewalahan. Mereka kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar dan nelayan setempat, sekaligus meneruskan laporan darurat kepada pihak USS Mandalika.
Respons Cepat Tim SAR Gabungan
Laporan kejadian diterima oleh USS Mandalika melalui Pak Zaenudin, seorang pemandu surfcamp setempat, tepat pukul 13.00 WITA.
Baca juga: Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN
Respon cepat langsung ditunjukkan oleh tim penyelamat. Pada pukul 13.15 WITA, satu tim rescue USS Mandalika diberangkatkan menuju Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) untuk melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi.
Belum sampai tim SAR tiba di titik lokasi, korban berhasil ditemukan lebih dahulu berkat kesigapan para nelayan lokal yang melakukan penyisiran awal di sekitar tempat kejadian.
Pada pukul 13.45 WITA, Tim Rescue menerima informasi bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh nelayan ke darat dan langsung dilarikan ke Klinik Selong Medical Service, Selong Belanak, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Data Korban
Berikut adalah identitas serta kondisi keempat wisatawan lokal yang menjadi korban dalam insiden di Pantai Semeti:
1. Anisa
Alamat: Karang Makam, Kuripan (Lombok Barat)
Kondisi: Selamat (mengalami luka-luka dan syok)
2. Sabila
Alamat: Kambeng, Desa Sekotong Timur(Lombok Barat)
Kondisi: Meninggal Dunia (MD)
3. Ferdi
Alamat: Pancor Tempos Lauk, Gerung (Lombok Barat)
Kondisi: Selamat (mengalami syok dan luka-luka)
4. Dimas
Alamat: Pancor Tempos Lauk, Gerung (Lombok Barat)
Kondisi: Selamat (mengalami syok berat dan belum dapat berkomunikasi)
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di area tebing dan bibir pantai yang memiliki ombak besar serta medan yang berisiko tinggi.










