Tragedi Selfie di Pantai Semeti: Empat Wisatawan Terjatuh dari Tebing, Satu Tewas Terseret Ombak

- Wartawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana evakuasi dan pendampingan terhadap korban insiden wisata di kawasan Pantai Semeti, Lombok Tengah, oleh tim SAR gabungan dan kepolisian setempat. (Foto: Humas Tim SAR Mataram)

Suasana evakuasi dan pendampingan terhadap korban insiden wisata di kawasan Pantai Semeti, Lombok Tengah, oleh tim SAR gabungan dan kepolisian setempat. (Foto: Humas Tim SAR Mataram)

LOMBOK TENGAH, Halontb.com — Niat hati menikmati keindahan pesisir selatan Pulau Lombok berujung duka. Seorang wisatawan lokal berinisial Sabila, warga Kambeng, Desa Sekotong Timur, dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing dan terseret ombak besar di kawasan Pantai Semeti, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Warga Gerung Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan, Keluarga Tolak Autopsi

Peristiwa nahas yang terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 12.00 WITA ini juga mengakibatkan tiga rekan korban mengalami luka-luka serta syok berat akibat insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Unit Siaga SAR (USS) Mandalika, insiden bermula ketika keempat wisatawan lokal tersebut mendatangi kawasan tebing Pantai Semeti untuk menikmati pemandangan.

Sekitar pukul 12.00 WITA, korban atas nama Sabila diduga kehilangan keseimbangan saat sedang mengambil swafoto (foto selvi) di tepi tebing hingga akhirnya terjatuh ke laut dan terseret ganasnya ombak.

Baca juga: Polresta Mataram Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi Unram Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Melihat rekannya terjatuh, tiga orang rekan korban yakni Anisa, Ferdi, dan Dimas, berusaha memberikan pertolongan. Namun, kondisi ombak yang tinggi membuat mereka kewalahan. Mereka kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar dan nelayan setempat, sekaligus meneruskan laporan darurat kepada pihak USS Mandalika.

Respons Cepat Tim SAR Gabungan

Laporan kejadian diterima oleh USS Mandalika melalui Pak Zaenudin, seorang pemandu surfcamp setempat, tepat pukul 13.00 WITA.

Baca juga: Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN

Respon cepat langsung ditunjukkan oleh tim penyelamat. Pada pukul 13.15 WITA, satu tim rescue USS Mandalika diberangkatkan menuju Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) untuk melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi.

Belum sampai tim SAR tiba di titik lokasi, korban berhasil ditemukan lebih dahulu berkat kesigapan para nelayan lokal yang melakukan penyisiran awal di sekitar tempat kejadian.

Baca juga: Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

Pada pukul 13.45 WITA, Tim Rescue menerima informasi bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh nelayan ke darat dan langsung dilarikan ke Klinik Selong Medical Service, Selong Belanak, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Data Korban

Berikut adalah identitas serta kondisi keempat wisatawan lokal yang menjadi korban dalam insiden di Pantai Semeti:
1. Anisa
Alamat: Karang Makam, Kuripan (Lombok Barat)
Kondisi: Selamat (mengalami luka-luka dan syok)

2. Sabila
Alamat: Kambeng, Desa Sekotong Timur(Lombok Barat)
Kondisi: Meninggal Dunia (MD)

3. Ferdi
Alamat: Pancor Tempos Lauk, Gerung (Lombok Barat)
Kondisi: Selamat (mengalami syok dan luka-luka)

4. Dimas
Alamat: Pancor Tempos Lauk, Gerung (Lombok Barat)
Kondisi: Selamat (mengalami syok berat dan belum dapat berkomunikasi)

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di area tebing dan bibir pantai yang memiliki ombak besar serta medan yang berisiko tinggi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kaca Truk Pecah Diduga Dilempar Petugas Jembatan Timbang Bertais, Dishub Lobar: Bukan Anggota Kami
WNA Berhasil Dievakuasi Selamat oleh Tim SAR Gabungan Usai Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani
352 Siswa di Lombok Tengah Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG
Polda NTB Hadirkan Solusi Cepat Krisis Air Gili Trawangan, Distribusi Kembali Normal
Pencarian Hari Kedua, Nelayan Hilang di Perairan Areguling Ditemukan Meninggal Dunia
Warga Labuapi Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan, Petani Persoalkan Pemindahan Saluran Irigasi
Nelayan Hilang di Perairan Bangko-Bangko Lombok Barat Ditemukan Selamat
ASDP Bergerak Cepat Tangani Ibu Hamil Pecah Ketuban di Atas KMP Portlink II

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:42 WITA

Cerita Buruh Tani di NTB Antarkan Anak Raih Cita-cita Lewat Sekolah Rakyat

Senin, 2 November 2026 - 20:24 WITA

Munas IKA Unram Belum Digelar, Alumni Soroti Masa Jabatan Pengurus

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:59 WITA

Cinta Al-Qur’an Berbuah Prestasi, Siswa MAN Lombok Barat Borong Juara MTQH Gerung 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:55 WITA

Salat Istisqa di MAN Lombok Barat, TGH Taufikurrahman Ajak Jamaah Perbanyak Istigfar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:00 WITA

Gemilang! Lima Srikandi Karate MAN Lombok Barat Borong 5 Gelar di Bupati Cup V 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:33 WITA

Jelang OMI NTB, 33 Juara OMI Lombok Barat Terima Reward dari Kemenag dan BAZNAS

Rabu, 30 September 2026 - 09:55 WITA

Kabar Baik, Pemkab Lobar Naikkan Kesejahteraan 1.448 PPPK Paruh Waktu, Ini Besarannya

Rabu, 23 September 2026 - 13:27 WITA

Regulasi Baru Kemenag Terbit, MAN Lombok Barat Perkuat Pembatasan HP Siswa

Berita Terbaru