ASDP Bergerak Cepat Tangani Ibu Hamil Pecah Ketuban di Atas KMP Portlink II

- Wartawan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan ASDP Indonesia Ferry dan pihak keamanan Pelabuhan Lembar mendampingi proses evakuasi ambulans pembawa penumpang KMP Portlink II yang mengalami kondisi darurat kehamilan, di Dermaga IV Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Kamis (27/8/2026).(Foto: Istimewa)

Petugas gabungan ASDP Indonesia Ferry dan pihak keamanan Pelabuhan Lembar mendampingi proses evakuasi ambulans pembawa penumpang KMP Portlink II yang mengalami kondisi darurat kehamilan, di Dermaga IV Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Kamis (27/8/2026).(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com — PT ASDP Indonesia Ferry bergerak cepat menangani seorang penumpang perempuan yang mengalami pecah ketuban dan diduga memasuki proses persalinan saat berada di atas KMP Portlink II dalam pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (27/8/2026).

Penumpang tersebut diketahui bernama Ni Wayan Nanik Santik Dewi (34), warga Dusun Rincung, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Peristiwa darurat medis itu terjadi sekitar pukul 09.05 WITA, ketika kapal telah berlayar sekitar tiga jam dari Padangbai. Saat kejadian, KMP Portlink II berada di sekitar perairan melintang Gili Layar dengan kondisi laut tenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Putri Mahkota Swedia Victoria ke Lombok, NTB Siapkan Cerita Lokal untuk Dibawa ke Panggung Dunia

Informasi mengenai kondisi penumpang pertama kali diterima anak buah kapal (ABK), yang kemudian segera melaporkannya kepada nakhoda. Mendapat laporan tersebut, nakhoda langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi penumpang.

Ni Wayan Nanik saat itu didampingi suaminya. Dari pemeriksaan awal dan keterangan yang diperoleh, penumpang diketahui mengalami pecah ketuban yang mengindikasikan proses persalinan.

Nakhoda kemudian meminta informasi terkait kondisi dan riwayat kehamilan sebagai bagian dari penanganan awal. Setelah mendapatkan informasi yang diperlukan, pihak kapal segera berkoordinasi dengan DPA Cabang untuk menyiapkan tenaga medis dan ambulans di Pelabuhan Lembar.

Baca juga: Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani

Koordinasi dilakukan sejak kapal masih berada di tengah perjalanan agar ketika kapal tiba di pelabuhan, penumpang dapat langsung dievakuasi tanpa harus menunggu proses persiapan lebih lama.

Sekitar pukul 11.00 WITA, KMP Portlink II tiba dan bersandar di Dermaga IV Pelabuhan Lembar. Tim yang telah disiapkan langsung melakukan evakuasi terhadap penumpang dari kapal menuju ambulans yang telah berada di area cardeck.

Setelah berhasil dievakuasi, Ni Wayan Nanik kemudian dibawa ke RS Tripat Lombok Barat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut terkait kondisi kehamilannya. Dalam proses evakuasi, penumpang turut didampingi petugas BKK Pelabuhan Lembar.

Baca juga: Lombok Timur Pertahankan Juara 1 Jamsostek Award NTB 2026, LP3M Muara Kasih: Kado Istimewa HUT ke-131

Selain memastikan penanganan medis berjalan cepat, pihak ASDP juga memberikan bingkisan kepada Ni Wayan Nanik dan keluarga sebagai bentuk perhatian serta kepedulian terhadap penumpang yang mengalami kondisi darurat selama perjalanan.

Perwakilan ASDP Cabang Lembar menyerahkan bingkisan kepada Ni Wayan Nanik Santik Dewi beserta suami, di RSUD Tripat, Gerung, Lombok Barat.

Respons cepat awak kapal dan koordinasi lintas petugas sejak kapal masih berada di laut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pertolongan. Langkah tersebut memungkinkan fasilitas medis dan ambulans telah tersedia ketika kapal tiba di Pelabuhan Lembar.

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan awak kapal dalam menghadapi kondisi darurat, terutama ketika penumpang membutuhkan pertolongan medis segera selama pelayaran.

Baca juga: 22 Hari Koma Usai Diduga Dikeroyok di Kafe Mataram, Keluarga Korban Desak Polisi Usut Semua Pelaku

Penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari penerimaan laporan, pemeriksaan awal, koordinasi dengan pihak terkait, hingga evakuasi menuju fasilitas kesehatan.

Bagi layanan penyeberangan, situasi darurat medis seperti ini membutuhkan respons cepat dan koordinasi yang tepat. Kesiapan kru kapal menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas selama perjalanan.

Melalui penanganan tersebut, ASDP menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang tidak hanya mengutamakan kelancaran operasional, tetapi juga aspek keselamatan dan kepedulian terhadap kemanusiaan.

Kecepatan awak KMP Portlink II dalam merespons kondisi penumpang, ditambah kesiapan petugas di Pelabuhan Lembar, memastikan ibu hamil tersebut dapat segera mendapatkan pertolongan setelah kapal tiba di daratan Lombok Barat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kaca Truk Pecah Diduga Dilempar Petugas Jembatan Timbang Bertais, Dishub Lobar: Bukan Anggota Kami
WNA Berhasil Dievakuasi Selamat oleh Tim SAR Gabungan Usai Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani
352 Siswa di Lombok Tengah Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG
Polda NTB Hadirkan Solusi Cepat Krisis Air Gili Trawangan, Distribusi Kembali Normal
Pencarian Hari Kedua, Nelayan Hilang di Perairan Areguling Ditemukan Meninggal Dunia
Warga Labuapi Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan, Petani Persoalkan Pemindahan Saluran Irigasi
Nelayan Hilang di Perairan Bangko-Bangko Lombok Barat Ditemukan Selamat
Kapolda Bersama Gubernur NTB Tinjau Rumah Adat Sasak Sade yang Terbakar

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:03 WITA

KMP Putri Yasmin Terbakar, Direktur RSUD Tripat Turun Langsung Pantau Penanganan Korban

Rabu, 22 April 2026 - 01:56 WITA

Iwan Slenk Tegaskan Gubernur NTB Tak Terkait Unsur Gratifikasi, Desakan Pemanggilan Dinilai Prematur

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:21 WITA

Jelang Ramadan, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Siagakan Ratusan Personel

Jumat, 10 Oktober 2025 - 16:12 WITA

Vonis 8 Tahun untuk Rosiady, Penasihat Hukum: “Tidak Ada Satu Rupiah Pun Uang Negara Keluar”

Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:11 WITA

Gibran ke Lombok Tengah: Sambangi Pesantren, Nikmati Makan Siang Bareng Santri dan Tuan Guru

Selasa, 24 Juni 2025 - 05:25 WITA

Ketua Liga NWDI: Indonesia Jangan Bungkam, Saatnya Prabowo Pimpin Gerakan Perdamaian Global

Kamis, 15 Mei 2025 - 01:27 WITA

Swasembada Pangan Prioritas Pembangunan Nasional

Selasa, 8 April 2025 - 03:26 WITA

Disangka Sarang Narkoba, Wisma NTB Justru Tunjukkan Keteladanan: Kooperatif, Transparan, dan Bebas dari Pelanggaran

Berita Terbaru