LOMBOK BARAT, Halontb.com – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan budaya berprestasi. Pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026), madrasah tersebut menggelar “Anugerah Siswa Berprestasi” sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan non-akademik yang diraih siswa selama masa libur.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian strategis dari upaya madrasah dalam memotivasi siswa untuk terus berkarya.
Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selama masa liburan, anak-anak kita tidak berhenti berprestasi. Mereka tetap aktif mengikuti latihan ekstrakurikuler, berbagai kompetisi, hingga pertandingan. Karena itu, pada hari pertama masuk sekolah, kami menggelar Anugerah Siswa Berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka,” ujar Kemas Burhan.
Data madrasah menunjukkan, sebanyak tujuh peraih penghargaan yang terdiri dari siswa perorangan maupun tim ekstrakurikuler menerima reward atas dedikasi mereka. Prestasi yang diraih mencakup bidang yang beragam, mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Geografi, Olimpiade Bahasa Arab (OBA), cabang olahraga panjat tebing, hingga organisasi kedisiplinan seperti Paskibra dan Pramuka.
Di antara nama yang mendapatkan apresiasi adalah Niscahaya Awanda Adrelia untuk capaian di tingkat nasional, serta Lalu Rifki Imamul Haq yang sukses membawa nama Lombok Barat di ajang panjat tebing tingkat provinsi. Prestasi beregu dari tim Paskibra dan Pramuka juga mendapat perhatian khusus karena konsistensi mereka dalam meraih gelar juara di tingkat kabupaten.
Penganugerahan ini turut disaksikan oleh 330 siswa baru yang resmi bergabung tahun ini. Kehadiran mereka diharapkan menjadi motivasi tersendiri untuk segera beradaptasi dan mengikuti jejak prestasi kakak kelasnya.
Baca juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Santri Tewas Terbakar di Lombok Tengah
“Kami ingin siswa baru menyaksikan sendiri bagaimana kakak-kakaknya diberi penghargaan. Dengan begitu, mereka memiliki motivasi untuk mengikuti jejak para seniornya. Budaya prestasi harus ditanamkan sejak hari pertama mereka masuk madrasah,” kata Kemas Burhan.
Selain penganugerahan, siswa baru juga diberikan ruang untuk unjuk talenta sebagai bagian dari pengenalan lingkungan madrasah. Langkah ini, menurut Kemas Burhan, adalah bagian dari strategi untuk menyibukkan siswa dengan kegiatan positif.
Baca juga: Membanggakan! Siswa MAN Lombok Barat Siap Harumkan Nama NTB di Piala Dunia Anak Indonesia 2026
Lebih dari sekadar prestasi, MAN Lombok Barat juga mulai mengintensifkan penguatan karakter. Pendekatan disiplin yang diterapkan kini mengedepankan komunikasi aktif dengan orang tua dan wali murid. Kepala madrasah pun mencatat hasil positif, terlihat dari kedisiplinan siswa baru yang sudah hadir di lapangan sebelum pukul 07.00 WITA pada hari pertama sekolah.
Dengan sinergi antara guru, komite, dan orang tua, MAN Lombok Barat optimistis dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kompetitif dan disiplin di tingkat nasional maupun internasional.











