LOMBOK BARAT, Halontb.com – Kabar melegakan datang dari SDN 5 Babussalam, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Polemik tertahannya uang tabungan siswa yang sempat menyita perhatian publik akhirnya menemui titik terang. Seluruh dana tabungan siswa kini telah dikembalikan sepenuhnya kepada para wali murid.
Proses pengembalian dana tersebut diselesaikan secara langsung oleh pihak sekolah pada Kamis (25/6/2026), sehari lebih awal dari tenggat waktu yang telah disepakati sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SDN 5 Babussalam, Muhazzab, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menuntaskan kewajiban tersebut dengan pengawasan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat.

“Benar, tabungan tersebut sudah diterima oleh semua wali murid dan siswa kelas III pada hari Kamis kemarin, sehari sebelum tenggat waktu kesepakatan,” ujar Muhazzab saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026).
Dalam proses distribusi dana kepada wali murid, pihak sekolah tidak bekerja sendiri. Muhazzab mengungkapkan bahwa ia didampingi langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dikbud Lombok Barat untuk memastikan seluruh dana tersalurkan dengan tepat sasaran dan transparan.
Baca juga: Dana Tabungan Siswa Raib, Kades Babussalam Desak Pengembalian, Dikbud Lobar Turun Tangan
Seperti diketahui sebelumnya, dana tabungan siswa tersebut sempat tertahan karena diduga digunakan oleh oknum guru berinisial LA untuk kepentingan pribadi. Kasus ini sempat memicu keresahan di kalangan orang tua murid sebelum akhirnya pihak sekolah mengambil langkah tegas untuk memulihkan keadaan.
Dengan diselesaikannya pengembalian dana tersebut, pihak sekolah berharap agar kepercayaan orang tua murid dan masyarakat dapat kembali pulih. Muhazzab secara khusus meminta dukungan dari rekan-rekan media untuk meluruskan informasi yang sempat beredar agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut.
“Dengan telah dibagikannya tabungan yang dimaksud, kami memohon kepada awak media untuk membantu meluruskan pemberitaan yang sudah beredar. Hal ini penting untuk memulihkan nama baik SD Negeri 5 Babussalam,” pungkasnya.
Langkah cepat yang diambil pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Lombok Barat ini menjadi penutup bagi polemik yang sempat terjadi, sekaligus memastikan hak para siswa di SDN 5 Babussalam telah terpenuhi sepenuhnya.











