Mataram, Halontb.com – Menjaga pasokan listrik tetap andal bukan hanya dilakukan ketika terjadi gangguan, tetapi dimulai dari upaya pencegahan melalui pemeliharaan rutin seluruh infrastruktur pendukung. Prinsip inilah yang terus dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat melalui pemeliharaan peralatan monitoring data di Gardu Induk Mantang, Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh PLN UP2B NTB tersebut merupakan bagian dari agenda pemeliharaan berkala untuk memastikan sistem monitoring kelistrikan mampu memberikan informasi operasional secara cepat, akurat, dan real time kepada pusat pengendalian.
Dalam sistem tenaga listrik modern, monitoring data memiliki fungsi yang sangat vital. Seluruh informasi mengenai kondisi jaringan, performa gardu induk, hingga indikasi awal gangguan dikirim secara terus-menerus sehingga operator dapat mengambil langkah mitigasi dengan cepat sebelum gangguan berdampak terhadap pelanggan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama proses pemeliharaan, tim teknis melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh terhadap perangkat monitoring, pengujian komunikasi data, pengecekan fungsi peralatan, hingga verifikasi sistem pengiriman data agar seluruh proses berjalan sesuai standar keandalan PLN.
Pelaksanaan pekerjaan juga melibatkan personel Srikandi PLN yang berkontribusi aktif di lapangan. Keterlibatan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif, profesional, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh insan PLN untuk berkontribusi dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Manajer PLN UP2B NTB, Fachreza, menilai bahwa perangkat monitoring merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga stabilitas operasi sistem tenaga listrik.
Menurutnya, pemeliharaan yang dilakukan secara berkala menjadi langkah strategis agar seluruh perangkat tetap berada dalam kondisi terbaik dan mampu mendukung pengambilan keputusan operasional secara cepat dan tepat.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa transformasi PLN tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga pada penguatan kualitas pengelolaan aset yang telah ada melalui pemeliharaan berkelanjutan.
Ia menambahkan, keandalan sistem kelistrikan hanya dapat diwujudkan apabila seluruh infrastruktur pendukung, termasuk sistem monitoring, berada dalam kondisi prima. Karena itu, PLN akan terus melakukan berbagai langkah preventif agar masyarakat mendapatkan layanan listrik yang aman, andal, dan berkualitas.
Melalui upaya tersebut, PLN berharap dapat terus menjadi penggerak pembangunan di Nusa Tenggara Barat dengan menghadirkan pasokan listrik yang stabil sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat
Editor : Reza











