Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako

- Wartawan

Senin, 22 Juni 2026 - 00:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen foto bersama tim pelaksana di sela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Hutan Nuraksa Kumbi, Desa Pakuan, Narmada, Sabtu (20/6/2026).(Foto: Istimewa)

Momen foto bersama tim pelaksana di sela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Hutan Nuraksa Kumbi, Desa Pakuan, Narmada, Sabtu (20/6/2026).(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Hutan Nuraksa Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mendekatkan akses bahan pokok murah kepada masyarakat di wilayah pelosok.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP), Irine Silviani, SP., MM., mengatakan GPM kali ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTB.

Menurut Irine, Desa Pakuan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena letaknya yang berada di ujung wilayah Lombok Barat, sehingga masyarakat setempat membutuhkan akses yang lebih dekat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin mendekatkan layanan kepada masyarakat. Lokasi ini cukup jauh dari pusat distribusi, sehingga kehadiran GPM diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Salah satu komoditas yang paling diminati adalah minyak goreng Minyakita yang dijual seharga Rp15.500 per liter, lebih rendah dibanding harga pasar yang berkisar antara Rp17.000 hingga Rp17.500 per liter.

Selain minyak goreng, masyarakat juga dapat membeli beras dengan harga terjangkau melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan mitra strategis lainnya. Kegiatan ini juga turut melibatkan pelaku UMKM lokal dan kelompok binaan Dinas Kehutanan yang memasarkan berbagai produk pangan hasil bumi.

Melihat tingginya animo masyarakat, Irine memastikan program GPM akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selama Juni 2026, kegiatan serupa telah digelar dua kali dan akan kembali dilaksanakan pada Juli mendatang dengan menyasar program desa berdaya yang menjadi program unggulan di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola konsumsi pangan di tengah tantangan perubahan iklim global.

“Mari kita hentikan pemborosan pangan dan berbelanja sesuai kebutuhan. Dengan begitu, ketahanan pangan keluarga dapat tetap terjaga,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Irine juga memastikan ketersediaan pangan strategis di NTB, khususnya beras, berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 10 hingga 11 bulan ke depan.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berdampak pada sektor pertanian.

“Kami terus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Berdasarkan proyeksi yang ada, stok beras NTB masih aman untuk 10 hingga 11 bulan ke depan,” jelasnya.

Salah seorang warga Kumbi, Nuhun Santriwati, mengaku senang dengan kehadiran pasar murah tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah harga kebutuhan pokok yang masih relatif tinggi.

“Senang sekali, jarang ada kegiatan seperti ini di sini,” ujarnya.

Nuhun mengaku langsung membeli minyak goreng dua liter seharga Rp31.000 dan berencana membeli beras yang juga dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasar.

“Kalau di pasar harganya lebih mahal, di sini jauh lebih murah,” katanya.

Sebagai ibu rumah tangga, ia berharap program serupa dapat digelar secara rutin agar masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Semoga pasar murah seperti ini sering diadakan di desa kami, supaya masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari RIMO Hingga QRIS Cross Border, Bank NTB Syariah Bangun Fondasi Menuju Bank Devisa
Bukan Hanya Balapan, MotoGP Mandalika Jadi Taruhan Citra NTB di Mata Dunia, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan
Jelang MotoGP Mandalika, Disparekrafpora Lobar Sebut Hotel di Senggigi Mulai Nyaris Penuh
Bank NTB Syariah Gaspol Sektor Perumahan, Target 300 Unit FLPP dan Peluang Pembiayaan Baru Disiapkan
Menanti Air Mengalir Lebih Andal, PT Duta Abadi Tuntaskan Proyek Strategis SPAM Semongkat Sumbawa
Ketika Listrik Menyalakan Harapan, Dua Keluarga di Nijang Kini Nikmati Terang
500 Personel Disiapkan, PLN Bangun Benteng Kelistrikan Hadapi MotoGP Mandalika 2026
Bukan Sekadar Ruang Monitor, Centralized Command Center PLN NTB Disiapkan Jadi Otak Koordinasi Kelistrikan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WITA

Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 05:50 WITA

MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Senin, 21 September 2026 - 20:19 WITA

Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 08:58 WITA

MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA

Kamis, 17 September 2026 - 05:17 WITA

Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan

Selasa, 15 September 2026 - 12:33 WITA

Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Senin, 14 September 2026 - 00:43 WITA

Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026

Minggu, 13 September 2026 - 07:16 WITA

Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis

Berita Terbaru