GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

- Wartawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gabungan Wartawan Online (GWO) Nusa Tenggara Barat (NTB), Suhaili.(Foto: Istimewa)

Ketua Gabungan Wartawan Online (GWO) Nusa Tenggara Barat (NTB), Suhaili.(Foto: Istimewa)

MATARAM, Halontb.com – Ketua Gabungan Wartawan Online (GWO) Nusa Tenggara Barat, Suhaili, secara resmi mengecam unggahan di media sosial Facebook oleh akun bernama “Mbk Mona” yang dianggap menyudutkan profesi wartawan. Narasi tersebut dinilai telah mencemarkan nama baik insan pers dan berpotensi memicu kegaduhan publik.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan kalimat dalam bahasa daerah: *”Lasing mun wartawan loean lekak … ampokn meuk kepeng sekek berita jeri 4.”* Kalimat ini ditafsirkan sebagai tuduhan generalisasi bahwa wartawan hanya datang untuk meminta uang imbalan terkait pemberitaan.

Suhaili menegaskan, pernyataan tersebut merupakan tindakan tidak bertanggung jawab yang merendahkan marwah jurnalisme. Sebagai pimpinan organisasi yang menaungi puluhan media online di NTB, ia merasa perlu meluruskan narasi tersebut agar tidak menjadi preseden buruk di mata masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya selaku Ketua GWO NTB mengecam keras pernyataan tersebut. Ini adalah bentuk generalisasi yang tidak berdasar. Pernyataan ini jelas merendahkan profesi jurnalis yang dilindungi undang-undang dan memiliki kode etik dalam bekerja,” tegas Suhaili kepada awak media, Minggu (21/6/2026).

Tangkapan layar unggahan akun Facebook “Mbk Mona” yang diduga berisi konten provokatif serta penghinaan terhadap profesi wartawan.

Suhaili menegaskan bahwa jika terdapat oknum wartawan yang melanggar kode etik, hal tersebut merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak sepatutnya dikaitkan dengan seluruh profesi wartawan. Oleh karena itu, ia mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan terhadap pemilik akun tersebut.

“Kami meminta pihak kepolisian mengusut tuntas akun Facebook ini. Harus ada kejelasan siapa sosok di balik akun ‘Mbk Mona’ dan apa motif di balik narasi fitnah yang disebarkan. Kami ingin proses hukum berjalan untuk memberikan efek jera,” tambahnya.

Lebih lanjut, Suhaili mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial. Ia menekankan bahwa kritik terhadap kinerja media sah-sah saja dilakukan, namun harus berdasarkan bukti yang akurat dan bukan berupa fitnah atau ujaran kebencian.

“Jika masyarakat memiliki bukti konkret terkait perilaku oknum yang menyimpang, silakan laporkan melalui jalur resmi, baik ke Dewan Pers maupun pihak kepolisian. Jangan kemudian memukul rata seluruh profesi dengan narasi yang mendiskreditkan. Wartawan GWO NTB berkomitmen bekerja untuk kepentingan publik dan menyajikan informasi yang berintegritas,” pungkasnya.

Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menindaklanjuti keresahan yang disampaikan oleh asosiasi wartawan tersebut guna menjaga kondusivitas ruang digital di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tetapkan Kakek 70 Tahun di Kuripan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Persetubuhan Anak
Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco
Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan
Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah
Brigadir Rizka Dituntut 14 Tahun Penjara atas Kematian Suaminya Brigadir Esco
Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Proyek Truk Sampah Senilai Rp5,1 Miliar
Bongkar Jaringan Lintas Provinsi, Tim Puma Jatanras Polda NTB Ringkus 8 Pelaku Curanmor
Kapolda NTB Pimpin Patroli Rinjani Presisi, 868 Personel Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 00:30 WITA

8 Jemaah Debarkasi Lombok Masih Dirawat di Arab Saudi dan NTB Akibat Gangguan Pernapasan

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:53 WITA

Hingga Hari ke-14 Debarkasi Lombok, 11 Kloter dengan Total 4.313 Jemaah Haji NTB Telah Kembali

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:53 WITA

Innalillahi! Satu Lagi Jemaah Haji Asal NTB Wafat, Total Kini Capai 12 Orang

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:23 WITA

Jemaah Haji NTB Wafat: Kemenhaj Fasilitasi Santunan Rp54,1 Juta dan Pengembalian Barang

Senin, 8 Juni 2026 - 01:47 WITA

Kabar Duka: 11 Jemaah Haji NTB Wafat di Tanah Suci, Ini Daftar Daerah Asalnya

Senin, 8 Juni 2026 - 00:23 WITA

Hingga Kloter 5, Kemenhaj NTB Pastikan 1.963 Jemaah Haji Tiba di Lombok dalam Kondisi Sehat

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:32 WITA

Tiba dengan Selamat di Tanah Air, 393 Jemaah Haji Lombok Barat Disambut Langsung Bupati LAZ

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WITA

Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter 2 Lombok Tengah Resmi Diserahkan ke Pemkab

Berita Terbaru