Home / NTB

393 Jemaah Haji Kloter 10 Asal Mataram Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci

- Wartawan

Senin, 4 Mei 2026 - 04:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kementerian Agama NTB menyampaikan keterangan pers di Media Center Haji Embarkasi Lombok terkait kesiapan pemberangkatan jemaah haji Kloter 10 asal Kota Mataram.(Foto.Istimewa)

Petugas Kementerian Agama NTB menyampaikan keterangan pers di Media Center Haji Embarkasi Lombok terkait kesiapan pemberangkatan jemaah haji Kloter 10 asal Kota Mataram.(Foto.Istimewa)

MATARAM Halontb.com — Sebanyak 393 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 asal Kota Mataram dijadwalkan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Senin (4/5) dini hari. Kloter ini menjadi rombongan utuh kedua dari Kota Mataram setelah sebelumnya Kloter 5.

Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj NTB, Ali Sahbana, menyampaikan bahwa seluruh persiapan keberangkatan telah rampung dan jemaah dalam kondisi siap diberangkatkan.

“Kloter 10 merupakan kloter utuh kedua dari Kota Mataram dengan total 393 jemaah,” ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (3/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total jemaah tersebut, sebanyak 86 orang merupakan lanjut usia (lansia) berusia 65 tahun ke atas, sementara 307 lainnya merupakan jemaah non-lansia.

Jemaah tertua dalam kloter ini tercatat atas nama Siti Aisyah Adam Abdullah, berusia 83 tahun. Sementara jemaah termuda adalah Lauza Izzatillah, berusia 21 tahun.

Para jemaah telah masuk ke asrama haji pada Minggu (3/5) pagi dan dijadwalkan take off pada pukul 04.50 Wita. Proses pemberangkatan dimulai sejak tengah malam di embarkasi Lombok.

Dalam proses akhir keberangkatan, satu orang jemaah dilaporkan tidak dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat istitaah (kemampuan fisik untuk berhaji). Jemaah tersebut harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Ali Sahbana menjelaskan, sistem penggantian jemaah telah disiapkan untuk mengantisipasi kondisi tersebut agar tidak terjadi kursi kosong (open seat) dalam penerbangan.

“Kami memiliki mekanisme penggantian dari jemaah yang sebelumnya tertunda karena sakit. Jika sudah pulih, mereka akan dimasukkan ke kloter berikutnya,” jelasnya.

Dengan sistem tersebut, kursi jemaah yang kosong dapat langsung diisi oleh jemaah lain yang telah dinyatakan layak terbang.

Sementara itu, perkembangan jemaah dari kloter sebelumnya juga berjalan lancar. Kloter 9 dilaporkan telah tiba di Madinah dengan kondisi seluruh jemaah dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah, jemaah kloter sebelumnya sudah sampai di Madinah dan dalam kondisi baik,” kata Ali.

Rencananya, pelepasan Kloter 10 akan dihadiri oleh Wali Kota Mataram bersama jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

Pemerintah berharap seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar hingga seluruh kloter dari Nusa Tenggara Barat dapat diberangkatkan sesuai jadwal.

Penyelenggaraan haji tahun ini juga terus dioptimalkan melalui koordinasi lintas sektor, guna memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah, mulai dari tahap keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Nagata

Berita Terkait

BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi
Pemprov NTB–BBPOM Mataram Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Era Digital
Resmi! Komdigi Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pemprov NTB Siap Kawal

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:45 WITA

Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:10 WITA

Brigadir Rizka Dituntut 14 Tahun Penjara atas Kematian Suaminya Brigadir Esco

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:36 WITA

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Proyek Truk Sampah Senilai Rp5,1 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WITA

Bongkar Jaringan Lintas Provinsi, Tim Puma Jatanras Polda NTB Ringkus 8 Pelaku Curanmor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:49 WITA

Kapolda NTB Pimpin Patroli Rinjani Presisi, 868 Personel Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

Berita Terbaru