Jelang Ramadan, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Siagakan Ratusan Personel

- Wartawan

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketersediaan listrik yang stabil dari PLN mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan, termasuk kegiatan memasak untuk sahur dan berbuka puasa di rumah.(Dok. PLN)

Ketersediaan listrik yang stabil dari PLN mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan, termasuk kegiatan memasak untuk sahur dan berbuka puasa di rumah.(Dok. PLN)

SUMBAWA,Halontb.com — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), tetap stabil dan andal. Persiapan tersebut mencakup penguatan sistem kelistrikan, pemeliharaan jaringan, hingga penyiagaan ratusan personel teknis di lapangan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, terutama saat Ramadan ketika kebutuhan energi listrik cenderung meningkat akibat aktivitas ibadah dan kegiatan sosial yang berlangsung hingga malam hari.

Secara sistem, kondisi kelistrikan Pulau Sumbawa yang berada dalam Sistem Tambora saat ini berada dalam kondisi normal. Sistem tersebut memiliki kapasitas daya mampu sebesar 179,87 megawatt (MW) dengan beban puncak sebesar 142,46 MW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan perbandingan tersebut, Pulau Sumbawa masih memiliki cadangan daya sekitar 37,41 MW, yang dinilai cukup untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik selama Ramadan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa cadangan daya yang tersedia memberikan ruang yang cukup bagi PLN untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama Ramadan.

Ia menjelaskan bahwa PLN terus meningkatkan kesiapsiagaan operasional guna memastikan sistem kelistrikan tetap berjalan dengan baik.

“PLN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari pemantauan sistem secara intensif hingga kesiapsiagaan personel di lapangan. Kami berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” jelasnya.

Saat ini PLN melayani 243.589 pelanggan di Pulau Sumbawa yang tersebar di berbagai wilayah. Untuk menjaga keandalan sistem selama Ramadan, PLN menyiagakan 67 personel internal yang didukung oleh 207 tenaga alih daya (TAD) serta mitra kerja.

Para personel tersebut disiagakan untuk memantau kondisi sistem kelistrikan sekaligus memastikan penanganan cepat apabila terjadi gangguan. Penguatan personel ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan di wilayah Pulau Sumbawa.

Selain menyiagakan petugas, PLN juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan distribusi dan gardu listrik. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan seluruh peralatan kelistrikan berada dalam kondisi optimal.

Tim teknis PLN juga melakukan pengecekan instalasi listrik di sejumlah rumah ibadah. Upaya ini bertujuan memastikan fasilitas listrik di masjid dan musala yang menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat selama Ramadan dapat berfungsi dengan aman dan lancar.

PLN juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga keamanan instalasi listrik di lingkungan masing-masing. Penggunaan listrik secara bijak serta memastikan instalasi rumah dalam kondisi baik dapat membantu menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

Jika masyarakat mengalami gangguan listrik, PLN menyediakan berbagai saluran pengaduan yang dapat diakses dengan mudah, seperti melalui aplikasi PLN Mobile maupun contact center PLN.

Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, PLN berharap masyarakat di Pulau Sumbawa dapat menjalani bulan Ramadan dengan lebih nyaman dan khusyuk tanpa gangguan kelistrikan yang berarti.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KMP Putri Yasmin Terbakar, Direktur RSUD Tripat Turun Langsung Pantau Penanganan Korban
Iwan Slenk Tegaskan Gubernur NTB Tak Terkait Unsur Gratifikasi, Desakan Pemanggilan Dinilai Prematur
Vonis 8 Tahun untuk Rosiady, Penasihat Hukum: “Tidak Ada Satu Rupiah Pun Uang Negara Keluar”
Gibran ke Lombok Tengah: Sambangi Pesantren, Nikmati Makan Siang Bareng Santri dan Tuan Guru
Ketua Liga NWDI: Indonesia Jangan Bungkam, Saatnya Prabowo Pimpin Gerakan Perdamaian Global
Swasembada Pangan Prioritas Pembangunan Nasional
Disangka Sarang Narkoba, Wisma NTB Justru Tunjukkan Keteladanan: Kooperatif, Transparan, dan Bebas dari Pelanggaran
Publik Diminta Tak Risaukan Kembalinya Dwifungsi ABRI, Rachmat Hidayat: Revisi UU TNI Sama Sekali Tak Memberi Celah

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:26 WITA

Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WITA

Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara

Senin, 14 September 2026 - 09:31 WITA

Laka Lantas Turun 15 Persen, Polres Lombok Barat Perketat Penindakan dan Edukasi Pengendara

Sabtu, 12 September 2026 - 05:40 WITA

Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar

Jumat, 11 September 2026 - 14:24 WITA

Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 03:58 WITA

Kasus Aborsi Ilegal di NTB, Izin Praktik Dokter Dicabut dan Rumah Sakit Kena Sanksi

Rabu, 9 September 2026 - 16:57 WITA

Kejari Mataram Terima Pengembalian Uang Pengganti Rp452 Juta dari Kasus Korupsi Pokir DPRD Lombok Barat

Berita Terbaru

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal (tengah) berfoto bersama jajaran usai menerima tiga apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Apresiasi tersebut meliputi bidang perumahan, pendidikan, dan pengelolaan sampah.(Foto: Istimewa)

Pemerintahan

NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Kebijakan Publik Mulai Berdampak

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:00 WITA