Pascahantaman Gelombang Pasang, Dirpolairud Polda NTB Pimpin Pembersihan Rumah Nelayan di Ampenan

- Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola memimpin personel membantu warga membersihkan rumah terdampak gelombang pasang di Pantai Karang Bugis, Ampenan, Kota Mataram, Jumat (23/1/2026).(Foto dok. Humas Polda NTB)

Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola memimpin personel membantu warga membersihkan rumah terdampak gelombang pasang di Pantai Karang Bugis, Ampenan, Kota Mataram, Jumat (23/1/2026).(Foto dok. Humas Polda NTB)

MATARAMHalontb.com – Cuaca ekstrem yang menerjang pesisir Kota Mataram memicu gelombang pasang yang merusak permukiman warga. Merespons cepat kondisi tersebut, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., turun langsung ke lapangan untuk membantu warga nelayan yang terdampak di Pantai Karang Bugis, Kecamatan Ampenan, Jumat (23/1/2026).

Tanpa canggung, perwira melati tiga tersebut memimpin puluhan personelnya berjibaku dengan lumpur dan puing-puing bangunan. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan rumah warga yang rusak berat akibat hantaman ombak besar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan internal Polri. Ditpolairud Polda NTB turut menggandeng instansi terkait dari Pemerintah Kota Mataram serta elemen masyarakat setempat. Kolaborasi ini mempercepat proses evakuasi perabotan rumah tangga dan pembersihan material bangunan yang berserakan di sepanjang bibir pantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata bahwa Polri harus selalu ada di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang tertimpa musibah. Ini adalah bagian dari tugas pokok kami untuk melindungi dan melayani,” ujar Kombes Pol Boyke F.S. Samola di sela-sela kegiatannya.

Dampak ombak besar kali ini cukup dirasakan oleh masyarakat nelayan yang menggantungkan hidupnya di pesisir Ampenan. Selain merusak hunian, cuaca ekstrem juga mengganggu aktivitas melaut warga.

Pihak Ditpolairud berharap aksi bersih-bersih ini dapat:
1. Meringankan beban psikologis dan fisik warga terdampak.
2. Mempercepat pemulihan akses permukiman agar layak huni kembali.
3. Memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, Kombes Pol Boyke juga memberikan imbauan tegas kepada para nelayan dan masyarakat pesisir untuk tetap waspada.

“Kami mengimbau warga untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG. Keselamatan adalah prioritas utama. Jika situasi gelombang kembali meningkat, segera cari tempat yang lebih aman,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan dengan lancar. Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar puing yang menutupi jalan pemukiman dan rumah warga telah berhasil dibersihkan, membawa sedikit titik terang bagi warga Karang Bugis untuk kembali menata kehidupan pasca-hantaman ombak.

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Selamat Datang Jenderal! Momen Hangat Forkopimda NTB Sambut Kapolda Baru di Bandara
Rekrutmen Polri 2026 Dijamin Bersih, Polda NTB Tegaskan Tak Ada Calo!
Kapolda NTB Gandeng Lembaga Haji dan Umroh, Perkuat Sinergi Kamtibmas
Wakapolda NTB Ikuti Rakernis Gabungan Divisi Polri 2026, Perkuat Kesiapan Melaksanakan Program Pemerintah
Ops Ketupat Rinjani 2026, Polda NTB Perkuat Pengamanan Ibadah di Sejumlah Masjid di Mataram
Pastikan Keamanan, Ditpolairud Polda NTB dan KSOP Pantau Bongkar Muat di Pelabuhan Lembar
Siaga Mudik: Polres Lobar Gelar Ops Ketupat Rinjani 2026, Rekayasa Lalin dan Layanan Titip Kendaraan Gratis
Kapolda NTB Bersama Gubernur Pantau Arus Mudik dan Lepas Program Mudik Gratis Lembar–Surabaya

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru