Halontb.com – Menyongsong masa depan maritim Indonesia yang tangguh, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram menggelar upacara peringatan Hari Dharma Samudera di kawasan strategis Gili Mas, Lembar, Kamis (15/1/2026).
Peringatan ini menjadi momentum krusial untuk merefleksikan nilai kesetiaan, keberanian, dan kepemimpinan prajurit Jalasena dalam menjaga kedaulatan yurisdiksi laut Indonesia.
Mengenang Warisan, Membangun Karakter
Komandan Lanal Mataram, Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo, S.T., M.Tr.Opsla., CRMP., M.A., menegaskan bahwa Hari Dharma Samudera adalah bentuk penghormatan atas seluruh pertempuran laut yang pernah terjadi demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertempuran laut itu sangat khas, tidak ada lindung tembak maupun lindung tinjau. Maka yang ditekankan adalah kesetiaan, keberanian, dan kepemimpinan. Kita ingin generasi muda Angkatan Laut memiliki integritas tinggi dan setia kepada negara serta mampu menjadi teladan bagi lingkungannya,” ujarnya saat ditemui usai upacara.
Menjawab tantangan modernitas, Danlanal menjelaskan bahwa TNI AL terus melakukan transformasi melalui adaptasi teknologi rancang bangun kapal dan sistem penginderaan mutakhir. Salah satu pencapaian yang disoroti adalah kehadiran alutsista baru kelas dunia, seperti kapal perang dari Italia yang baru-baru ini memperkuat jajaran armada.
Namun, ia menekankan bahwa kecanggihan teknologi akan sia-sia tanpa kualitas manusia yang mumpuni.
“Kapal boleh canggih, teknologi boleh modern, tapi jika SDM-nya tidak mumpuni, itu omong kosong. Kami membuka peluang seluas-luasnya untuk pembinaan personel agar mampu mengawaki alutsista modern tersebut secara profesional,” tegasnya.
Pemilihan Gili Mas sebagai lokasi upacara bukan tanpa alasan. Danlanal menyebutkan bahwa lokasi ini memiliki nilai strategis yang nyata sebagai jalur alternatif internasional.
“Gili Mas adalah tempat strategis. Jika terjadi gangguan di Selat Makassar atau Selat Malaka, jalur ini menjadi jalan strategis utama. Hari Dharma Samudera hidup di seluruh perairan yang menjadi medan juang TNI AL,” jelasnya.
Dalam menjaga keamanan perairan Nusa Tenggara Barat, Lanal Mataram berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-instansi. Secara internal, pembinaan material juga terus dioptimalkan, termasuk pemanfaatan dua Kapal Angkatan Laut (KAL) yang disiagakan di wilayah kerja Lanal Mataram.
Peringatan ini ditutup dengan pesan kuat bagi para prajurit muda untuk terus mengasah profesionalitas dan menjaga integritas. Dengan semangat “Tangguh, Profesional, dan Modern”, TNI AL optimistis kedaulatan laut Indonesia akan tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.







