Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Lombok Barat Hijaukan Desa Lewat Aksi Tanam Pohon Alpukat

- Wartawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pengurus PDI Perjuangan melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon alpukat di Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, pada Minggu (21/6/2026).(Foto: Istimewa)

Jajaran pengurus PDI Perjuangan melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon alpukat di Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, pada Minggu (21/6/2026).(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Barat menggelar aksi kemasyarakatan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. Melalui tema besar “Setia pada Sumber”, partai berlambang banteng moncong putih ini memilih cara unik dan produktif untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, yakni dengan menanam ribuan bibit pohon buah alpukat.

Aksi nyata ini dipusatkan di Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Agenda tahunan ini bukan sekadar seremonial politik biasa, melainkan gerakan penghijauan yang dirancang untuk menyentuh langsung aspek lingkungan hidup sekaligus mendongkrak perekonomian warga di lapisan paling bawah.

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Fraksi PDI Perjuangan, H. Raden Nuna Abriadi, S.IP., menjelaskan bahwa bulan Juni memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Bulan ini ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan sebagai Bulan Bung Karno karena mencakup momen Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, serta hari kelahiran dan wafatnya Sang Proklamator, Ir. Soekarno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Raden Nuna menyebutkan, setiap tahunnya momen ini diisi dengan konsolidasi partai melalui berbagai program kerakyatan. Salah satu program unggulan yang wajib dijalankan dari tingkat pusat hingga ke daerah adalah gerakan “Merawat Ibu Pertiwi”, yang berfokus pada pelestarian alam dan lingkungan.

“Arti dari tema Setia pada Sumber adalah ajakan untuk kembali pada jati diri Pancasila. Pancasila berbicara tentang seluruh aspek kehidupan, termasuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan tempat kita tinggal,” ujar Raden Nuna.

Jajaran pengurus PDI Perjuangan, kader, simpatisan, serta masyarakat setempat mengabadikan momen kebersamaan setelah pelaksanaan aksi penanaman bibit pohon alpukat

Dalam aksi lingkungan kali ini, PDI Perjuangan menyebar total 1.000 bibit pohon alpukat di wilayah Lombok Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian partai terhadap ekosistem sekaligus memberikan investasi jangka panjang yang hasilnya bisa dinikmati langsung oleh warga sekitar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Barat, H. Sardian, merincikan bahwa khusus untuk wilayah Kecamatan Gerung, pembagian bibit dibagi ke dalam dua titik utama. Sebanyak 300 bibit pohon dialokasikan di Dusun Gumesa, Desa Giri Tembesi, sementara 300 bibit lainnya ditanam di Desa Tempos.

Sardian memaparkan alasan di balik pemilihan bibit alpukat sebagai komoditas utama. Menurutnya, alpukat merupakan buah yang saat ini sedang diminati banyak orang karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, kaya akan lemak nabati, dan sangat baik untuk menunjang kesehatan masyarakat desa.

Selain manfaat kesehatan, pohon alpukat diproyeksikan akan menjadi komoditas ekonomi yang menjanjikan bagi warga dalam 5 hingga 10 tahun ke depan. Ketika pohon-pohon ini mulai berbuah lebat, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk konsumsi pribadi maupun dijual untuk menambah pendapatan keluarga.

Peringatan Bulan Bung Karno di Lombok Barat sendiri dikemas secara kreatif selama satu bulan penuh. Tidak hanya berfokus pada penghijauan, PDI Perjuangan juga merangkul generasi muda melalui berbagai ajang olahraga, seperti turnamen sepak bola dan bola voli bertajuk Banteng Cup di Gunungsari dan Kahuripan Cup di Kediri.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lobar, H. Sardian(kiri) dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lobar, Marzini (kanan).

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lombok Barat, Marzini, S.H., menambahkan bahwa seluruh jajaran pengurus di tingkat kecamatan (PAC) dikerahkan sebagai garda terdepan untuk menyukseskan program ini.

Keterlibatan aktif pengurus ranting memastikan bantuan bibit pohon terdistribusi dengan tepat sasaran.
Marzini menjelaskan bahwa pemilihan jenis pohon disesuaikan dengan karakteristik wilayah agar bisa tumbuh dengan maksimal.

Pihaknya sengaja memperjuangkan bibit alpukat karena dinilai paling cocok dengan kondisi tanah setempat dan memiliki efisiensi pembuahan yang relatif lebih bagus dibandingkan tanaman lainnya.

Di balik gerakan sosial dan lingkungan ini, PDI Perjuangan Lombok Barat juga memanfaatkan momentum untuk melakukan konsolidasi internal demi menyongsong Pemilu 2029. Jajaran pengurus optimistis dapat bangkit kembali dan merebut kursi-kursi legislatif di DPRD Kabupaten Lombok Barat yang sempat hilang.

Secara nasional, PDI Perjuangan menargetkan kemenangan mutlak pada tahun 2029 mendatang untuk menjaga arah bangsa tetap selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Melalui aksi turun langsung ke lapangan seperti di Desa Giri Tembesi ini, partai berlambang banteng ini berkomitmen untuk terus hadir membawa solusi nyata di tengah persoalan masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna
12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat
Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem
NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat
Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh
Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN
Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan
Gaspol Jelang 2029, PAN NTB Kukuhkan 1.500 Relawan dan Siapkan 12 Ribu Pasukan di Lombok

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:57 WITA

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:59 WITA

Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:51 WITA

Usai KPK Tangkap Bupati LAZ, DPRD Soroti Kinerja Inspektorat: Kok Bisa Temuan Nihil Saat Dugaan Korupsi Besar Dibongkar?

Senin, 27 Juli 2026 - 03:32 WITA

Pasca OTT Bupati Nonaktif LAZ, Wabup Lobar Pastikan CFN-CFD, Festival Senggigi, hingga Subsidi UMKM Tetap Berjalan

Berita Terbaru