Halontb.com – Transformasi pendidikan tidak pernah lepas dari proses refleksi dan evaluasi berkelanjutan. Komitmen itu ditunjukkan SMAN 1 Narmada dengan menyelenggarakan rapat evaluasi guru sekaligus pendalaman kurikulum dalam forum paripurna yang digelar pada Kamis, 25 September 2025 di Aula sekolah.
Acara berlangsung dengan suasana penuh antusiasme. Sejak pagi, rapat dipandu oleh moderator Ilham Sarbaini, S.Pd., yang memastikan jalannya acara tetap dinamis. Kepala sekolah, Hulwani, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan abad ke-21 menuntut guru untuk terus berinovasi. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dalam mengantisipasi berbagai tantangan yang muncul di dunia pendidikan.
Dalam sesi laporan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Amin Kutbi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan hasil evaluasi Penilaian Tengah Semester (PTS). Menurutnya, data tersebut menjadi cermin untuk melihat efektivitas pembelajaran di kelas. “Refleksi adalah kunci. Guru dituntut bukan hanya menyampaikan pelajaran, tetapi menciptakan ruang belajar yang menumbuhkan pemahaman mendalam,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada, Musgian, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, menambahkan bahwa peningkatan kualitas belajar juga harus dibarengi dengan penyediaan sarana memadai. Rencana pembangunan berkelanjutan, katanya, akan menjadi pilar penting agar suasana belajar lebih kondusif dan progresif.
Forum ini semakin hidup ketika para guru mendapat materi pengimbasan pembelajaran mendalam dari tiga narasumber internal. Nela Mantina membuka sesi dengan materi Growth Mindset, yang menekankan pentingnya menanamkan mentalitas berkembang bagi siswa maupun pendidik. Sesi berikutnya diisi oleh Deni Iskandar dengan fokus pada Asesmen dalam Pembelajaran Mendalam, sementara Habiburrahman menutup rangkaian dengan materi Consciousness yang mengajak guru lebih sadar akan peran dan strategi pembelajaran bermakna.
“Mulai Oktober, kami akan mengimplementasikan program pembelajaran mendalam ini secara bertahap. Harapannya, guru mampu menghadirkan proses belajar yang tidak hanya informatif, tapi juga transformatif,” ujar Amin Kutbi dalam sesi penutup.
Dengan adanya rapat evaluasi ini, SMAN 1 Narmada menegaskan diri sebagai sekolah yang terus berupaya beradaptasi, merefleksi, dan bergerak maju demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas.






