Home / NTB

Dari Pagesangan Menuju Keyakinan Baru: Kisah Pencarian Batin Satu Keluarga yang Berujung Hidayah di Islamic Center NTB

- Wartawan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat keluarga asal Pagesangan berlangsung khidmat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, disaksikan jamaah dan didampingi Lalu Winengan serta dibimbing Tuan Guru Bajang M. Zainul Majdi, Jumat (16/1).(Foto: Istimewa)

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat keluarga asal Pagesangan berlangsung khidmat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, disaksikan jamaah dan didampingi Lalu Winengan serta dibimbing Tuan Guru Bajang M. Zainul Majdi, Jumat (16/1).(Foto: Istimewa)

Halontb.com – Hidayah kerap hadir melalui jalan sunyi, melalui perenungan panjang dan pergulatan batin yang tak selalu tampak di permukaan. Itulah perjalanan yang dilalui sebuah keluarga asal Pagesangan, Kota Mataram, hingga akhirnya mantap menapaki babak baru kehidupan dengan memeluk agama Islam.

Pada Jumat (16/1), suasana khidmat menyelimuti Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB. Di masjid kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat itu, Ida Made Arka bersama istrinya, Made Eni Wulandari, serta dua putra mereka I Ketut Putra Triwijayanto dan I Putu Chandra Wijaya secara resmi mengucapkan dua kalimat syahadat. Tangis haru dan doa mengiringi prosesi sakral yang menandai perubahan besar dalam perjalanan spiritual keluarga tersebut.

Keputusan menjadi mualaf, ditegaskan keluarga, lahir dari kesadaran penuh, tanpa bujukan maupun tekanan pihak mana pun. Bagi Ida Made Arka, pilihan memeluk Islam merupakan puncak dari pencarian ketenangan batin yang telah lama ia rasakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Islam menghadirkan kedamaian yang selama ini saya cari. Saya menjalaninya dengan keyakinan, dan Alhamdulillah seluruh keluarga mendukung,” ujarnya usai prosesi.

Kisah pencarian ini menjadi semakin menarik ketika sang istri, Made Eni Wulandari, mengungkap bahwa benih keislaman justru tumbuh paling kuat dari putra sulung mereka, I Ketut Putra Triwijayanto, yang masih berstatus pelajar SMA. Ketertarikan sang anak terhadap Islam telah muncul sejak lama, bahkan jauh sebelum keluarga mengambil keputusan besar tersebut.

“Sejak dulu dia sering ingin ke masjid, meskipun saat itu masih nonmuslim. Sejak gempa Lombok 2018, dia sudah menyampaikan keinginannya untuk menjadi muslim. Hari ini Allah mengabulkan niat itu,” tutur Made Eni dengan suara bergetar penuh syukur.

Usai mengucapkan syahadat, keluarga ini mengaku merasakan ketenangan dan kenyamanan batin yang mendalam. Mereka meyakini bahwa langkah yang diambil bukan sekadar pilihan pribadi, melainkan bagian dari takdir dan petunjuk Allah SWT yang datang di waktu terbaik.

Pendamping keluarga mualaf, Lalu Winengan, memaparkan bahwa proses menuju Islam tidak terjadi secara tiba-tiba. Niat keluarga Ida Made Arka pertama kali disampaikan kepadanya pada Minggu (11/1). Karena pertimbangan waktu dan kekhawatiran menunda niat yang sudah mantap, bimbingan awal pengucapan syahadat dilakukan lebih dulu secara sederhana di kediamannya di kawasan Udayana, bersama Ketua MUI NTB.

Setelah tahapan awal tersebut, Ida Made Arka juga menjalani prosesi khitan sebagai bagian dari penyempurnaan syariat. Barulah kemudian, pengucapan syahadat dilaksanakan secara terbuka dan disaksikan jamaah di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB.

“Alhamdulillah, di Islamic Center kami juga bertemu langsung dengan TGB yang kemudian memberikan bimbingan,” ujar Winengan.

Dalam kesempatan itu, Tuan Guru Bajang M. Zainul Majdi memastikan bahwa proses masuk Islam keluarga tersebut berlangsung atas dasar kesadaran penuh, tanpa unsur paksaan. Ia juga menyampaikan pesan penting agar keluarga mualaf ini tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga besar dan lingkungan yang berbeda keyakinan.

“Teruskan semua kebaikan yang sudah ada. Islam tidak menghapus nilai-nilai baik, justru menyempurnakannya,” pesan TGB yang juga merupakan mantan Gubernur NTB dua periode.

Sebagai muslim baru, TGB mengingatkan kewajiban dasar dalam Islam yang perlu dijaga dan dipelajari secara bertahap, seperti menunaikan salat lima waktu, membayar zakat, serta menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kini, keluarga Ida Made Arka menapaki fase baru kehidupan dengan keyakinan yang mereka pilih sendiri sebuah perjalanan iman yang lahir dari pencarian, diperkuat oleh ketulusan, dan disempurnakan oleh hidayah. Sebuah kisah yang menegaskan bahwa cahaya petunjuk dapat datang kepada siapa saja, kapan saja, dan melalui jalan yang tak selalu terduga.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolda NTB Hadiri Parade Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Simbol Toleransi di Tengah Momentum Lebaran
Kick Off HUT Lobar ke-68 Resmi Dimulai, “Patju Begawean” Jadi Semangat Kolaborasi Pembangunan Desa
Mudik Gratis 2026: PT DLU Lembar Fasilitasi 460 Penumpang dan Kendaraan Lengkap dengan Asuransi
Intip Persiapan ASDP Lembar Layani Mudik 2026: 21 Kapal Disiagakan Hadapi Lonjakan Penumpang
Koalisi Pemuda NTB Desak Izin Tambang Rakyat Segera Terbit, Ini Hasil Hearing Jilid III!
PA Giri Menang Raih Penghargaan Badilag Awards 2026, Panitera Apresiasi Militansi Tim
Update Harga Pangan Lombok Barat Jelang Lebaran: Cabai Turun, Daging Naik Tipis
Siap-siap! BPN Lombok Barat Siapkan PTSL 2026 Skala Besar, Targetkan Pemetaan 24.000 Hektar

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:49 WITA

Pastikan Keamanan, Ditpolairud Polda NTB dan KSOP Pantau Bongkar Muat di Pelabuhan Lembar

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WITA

Kapolda NTB Bersama Gubernur Pantau Arus Mudik dan Lepas Program Mudik Gratis Lembar–Surabaya

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:52 WITA

Patroli Ops Ketupat Rinjani 2026, Personel Polda NTB Evakuasi Korban Kecelakaan di Bypass Mandalika

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:40 WITA

Ops Ketupat Rinjani 2026: Polda NTB Cek Kesiapan Terminal Mandalika Jelang Arus Balik

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:38 WITA

Deteksi Dini Bahan Berbahaya, Polda NTB Kerahkan K9 Perketat Pengawasan di Pelabuhan Lembar

Senin, 23 Februari 2026 - 09:58 WITA

Kompak! Intip Kesiapan Kapolda, Gubernur, dan Danrem Jaga NTB Tetap Kondusif di Bulan Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:23 WITA

Sinergi Polri dan Polhut TNGR dalam Menjaga Kelestarian Ekosistem Gunung Rinjani

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:05 WITA

Operasi Keselamatan Rinjani 2026: Polres Lombok Barat Gelar Razia Stasioner, Tekan Angka Kecelakaan

Berita Terbaru