Sidang Korupsi Harvey Moeis: Sandra Dewi Pilih Pantau dari Rumah, Klaim Pisah Harta

- Wartawan

Senin, 9 Desember 2024 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Istri Terdakwa Kasus Korupsi PT Timah Harvey Moeis, Sandra Dewi. (Instagram.com/@sandradewi88)

Potret Istri Terdakwa Kasus Korupsi PT Timah Harvey Moeis, Sandra Dewi. (Instagram.com/@sandradewi88)

Halontb.com – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi PT Timah yang melibatkan terdakwa Harvey Moeis kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin, 9 Desember 2024. Agenda sidang kali ini adalah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun, ada yang berbeda dalam sidang kali ini. Istri Harvey, aktris ternama Sandra Dewi, memilih untuk tidak hadir secara langsung. Menurut kuasa hukum Harvey, Harris Arthur, Sandra memutuskan memantau proses sidang dari rumah.

“Ibu Sandra akan memantau dari rumah saja,” ujar Harris di sela-sela persidangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan ini memunculkan kembali sorotan terhadap keterlibatan Sandra Dewi yang sebelumnya pernah menjadi saksi dalam sidang serupa pada Oktober 2024. Dalam keterangannya saat itu, Sandra membeberkan sejumlah fakta menarik terkait hubungan keuangan dengan suaminya dan klaim atas aset yang sempat disita Kejaksaan Agung.

Pisah Harta dan Fakta Keuangan

Sandra mengungkap bahwa sejak awal pernikahan, ia dan Harvey telah memutuskan untuk pisah harta. Artis kelahiran Bangka Belitung tersebut menegaskan bahwa seluruh aset yang dimiliki suaminya atas nama Harvey, sementara dirinya mengandalkan penghasilan sendiri untuk kebutuhan pribadi.

“Saya tidak pernah meminta kebutuhan pribadi dari suami karena saya punya penghasilan sendiri sejak masih lajang,” ungkap Sandra dalam kesaksiannya sebelumnya.

Ia juga menegaskan bahwa satu-satunya barang yang diberikan suaminya adalah cincin pertunangan dan cincin kawin. Bahkan, mobil yang ia gunakan pun tercatat atas nama Harvey.

Keberatan atas Penyitaan Aset

Dalam sidang yang sama, Sandra menyatakan keberatan atas penyitaan beberapa aset oleh Kejaksaan Agung. Ia mengklaim bahwa apartemen, tas, dan perhiasan yang disita merupakan hasil kerja kerasnya sebagai artis, bukan berasal dari suaminya.

“Apartemen itu pemberian dari Paramount Serpong saat saya menjadi brand ambassador, bukan dari suami saya,” tegas Sandra.

Sandra juga menyebut bahwa seluruh barang mewah yang dimilikinya telah dibuktikan dengan rekening koran pribadi.

Cerita dari Tanah Kelahiran

Sandra yang berasal dari Bangka Belitung, daerah kaya timah, juga mengungkapkan dampak kasus ini terhadap masyarakat di sana. Ia menggambarkan kondisi sosial yang kian mencekam akibat gangguan ekonomi yang melanda para penambang timah.

“Masyarakat kini susah, keadaan mencekam, banyak perampokan dan pencurian karena ekonomi runtuh. Timah adalah sumber penghidupan utama di sana,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Dengan sorotan tajam terhadap kasus ini, sidang lanjutan Harvey Moeis diperkirakan akan terus menghadirkan fakta-fakta baru yang menarik perhatian publik. Akankah pembacaan tuntutan kali ini menjadi babak akhir dari polemik hukum yang melibatkan PT Timah? Publik masih terus menanti.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek
Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ
Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota
Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat
Polres Lombok Barat Perketat Penertiban Knalpot Brong Jelang HUT RI ke-81: Edukasi dan Penindakan Jadi Prioritas
Heboh Isu Penculikan Anak di Sekotong Ternyata Curas, Korban Dijebak Modus Bantuan Sembako
Tiga Anggota DPRD NTB Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Siluman
Polresta Mataram Gelar 44 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:46 WITA

Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:06 WITA

Ditlantas Polda NTB Edukasi Ratusan Pelajar SMPN 1 Gerung soal Keselamatan Berlalu Lintas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:57 WITA

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Haniy, Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali Perak pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:45 WITA

NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:14 WITA

Hadiri Wisudawan Takhasus Ponpes NU Abhariyah, Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati Serahkan Bantuan PIP dan Bantuan Program Sanitasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:41 WITA

Pengasuh Ponpes NU Abhariyah Puji Komitmen Hj. Sari Yuliati Salurkan Bantuan PIP dan KIP Kuliah Untuk Santri

Berita Terbaru