Rumah Jadi Arena Kematian: Fakta di Balik Kasus Suami Habisi Istri Sendiri di Praya

- Wartawan

Minggu, 3 Agustus 2025 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perempuan berinisial M (28) diduga meninggal dunia setelah dicekik oleh suaminya. (Foto: Istimewa)

Perempuan berinisial M (28) diduga meninggal dunia setelah dicekik oleh suaminya. (Foto: Istimewa)

Halontb.com–  Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman. Namun tidak bagi Miranda (28), yang nyawanya terenggut di tangan orang yang seharusnya melindunginya. Di siang bolong, di tengah ketenangan warga Lingkungan Kekere, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, kematian tragis itu mengungkap luka dalam rumah tangga yang tak banyak diketahui orang.

Hari Minggu (3/8) pukul 12.00 WITA, pasangan suami-istri itu terlibat pertengkaran hebat. Sumber konflik? Sebuah telepon seluler. J (35), suami Miranda, disebut-sebut mencurigai isi pesan dalam ponsel istrinya. Konfrontasi pun terjadi. Tapi bukan dialog damai yang tercipta, melainkan ledakan emosi.

J yang merasa tak mendapatkan penjelasan memuaskan, kehilangan kendali dan diduga memiting leher sang istri hingga tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian, Miranda dinyatakan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

J, yang tampak syok dengan apa yang telah ia perbuat, mengambil langkah tak terduga: menyerahkan diri ke polisi. Ia datang ke Mapolres Lombok Tengah dan langsung diamankan oleh petugas. Penyesalan terlambat menyelimuti laki-laki itu, yang kini harus menghadapi jeratan hukum atas tindakan fatalnya.

Polisi dari Unit Inafis Polres Lombok Tengah segera melakukan olah TKP. Sementara jenazah Miranda dievakuasi ke RS Bhayangkara Mataram untuk keperluan autopsi. Proses ini menjadi kunci pembuktian dalam penyelidikan yang masih berlangsung.

Kapolsek Praya, IPTU Susan V. Sualang, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah menerima laporan lengkap terkait kejadian tersebut. Namun saat diminta keterangan lebih rinci, ia menolak dan meminta media menghubungi Humas Polres Lombok Tengah. Hingga berita ini disusun, Kasubsi Penmas Polres belum memberikan pernyataan resmi kepada publik.

Tragedi ini menjadi potret buram relasi rumah tangga yang diwarnai oleh ketidakpercayaan dan kekerasan. Miranda menjadi salah satu dari banyak perempuan yang tak sempat meminta tolong sebelum ajal menjemput. Dan rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru menjadi saksi bisu kematian tragis yang akan dikenang warga Kekere dalam waktu lama.

Kini, masyarakat hanya bisa berharap agar proses hukum berjalan transparan, dan kasus ini menjadi pelajaran agar cinta tak berubah menjadi perang dalam ruang-ruang privat yang tak terlihat publik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Patroli Jalur Logistik di Pelabuhan Lembar
LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah
Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan
Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah
Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara
Laka Lantas Turun 15 Persen, Polres Lombok Barat Perketat Penindakan dan Edukasi Pengendara
Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru