Korupsi Pengadaan Masker Covid-19 Terkuak, Adik Eks Gubernur NTB Terseret, Wirajaya Resmi Jadi Tersangka

- Wartawan

Rabu, 21 Mei 2025 - 03:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Ekonomi Setda NTB, Wirajaya Kusuma. (Foto: Istimewa)

Kepala Biro Ekonomi Setda NTB, Wirajaya Kusuma. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Gelombang kasus korupsi kembali menghantam lingkaran birokrasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kali ini, skandal pengadaan masker Covid-19 tahun 2020 di Dinas Koperasi dan UMKM NTB menelanjangi praktik busuk yang terjadi di tengah darurat kesehatan masyarakat. Kepala Biro Ekonomi Setda NTB, Wirajaya Kusuma, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang merugikan keuangan negara itu.

Penetapan status tersangka Wirajaya dipastikan dalam surat resmi kepolisian bernomor: B/673/V/RES.3.3/2025/Reskrim, yang ditandatangani pada 7 Mei 2025 dan ditujukan kepada Kejaksaan Negeri Mataram. Surat tersebut menjadi bukti formal atas keseriusan penyidik dalam mengusut kasus yang sempat tenggelam di balik hiruk-pikuk pandemi.

Menanggapi perkembangan mengejutkan ini, Kepala Diskominfotik NTB, Yusron Hadi, menegaskan sikap Pemprov NTB yang akan segera menonaktifkan Wirajaya dari jabatannya guna menjaga integritas pemerintahan. “Begitu surat pemberitahuan resmi diterima, beliau akan dibebastugaskan. Ini bagian dari komitmen kami menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang mengejutkan, nama Dewi Noviany, mantan Wakil Bupati Sumbawa sekaligus adik kandung mantan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, ikut disebut dalam proses penyidikan. Meskipun belum menyandang status tersangka, keterlibatan Noviany mengundang perhatian publik, mengingat kedekatan hubungannya dengan elite politik daerah.

Yusron menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mencampuri proses hukum.

“Gubernur sangat menghormati proses hukum yang tengah berjalan dan senantiasa menjaga prinsip praduga tak bersalah. Beliau sejak lama mengikuti dinamika kasus ini,” ujarnya.

Kasus ini menjadi ironi, karena berkaitan langsung dengan upaya penyelamatan rakyat saat pandemi melanda. Alih-alih menyelamatkan nyawa, program pengadaan masker justru dijadikan celah oleh oknum pejabat untuk memperkaya diri. Skandal ini kembali mengingatkan publik bahwa dalam krisis sekalipun, korupsi masih bisa tumbuh subur jika tidak ada pengawasan yang ketat.

Hingga berita ini diterbitkan, Wirajaya Kusuma belum memberikan komentar resmi. Sementara itu, masyarakat menantikan ketegasan hukum dan akuntabilitas dari para pemangku kebijakan yang selama ini dipercaya mengelola dana publik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat
Polda NTB Resmi Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Mebel 40 SMK Dinas Dikbud NTB
Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset
Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan
Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah
Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati
Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.
Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:22 WITA

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WITA

Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Berita Terbaru