Istri Polisi Tersangka Pembunuhan, Tekanan Ekonomi Jadi Akar Tragedi Lembar

- Wartawan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Lombok Barat, Kompol I Kadek Metria, memberikan keterangan pers terkait penetapan Briptu RS sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Esco, Kamis (16/10/2025). (Foto: Istimewa)

Wakapolres Lombok Barat, Kompol I Kadek Metria, memberikan keterangan pers terkait penetapan Briptu RS sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Esco, Kamis (16/10/2025). (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Kasus pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely menyeret nama istrinya sendiri, Briptu RS, ke meja hijau. Polisi mengungkap bahwa motif ekonomi menjadi latar belakang utama dalam tragedi berdarah tersebut.

“Perselisihan rumah tangga akibat tekanan ekonomi diduga kuat menjadi pemicu tindakan pelaku,” kata Wakapolres Lobar, Kompol I Kadek Metria dalam konferensi pers, Kamis (16/10/2025). Pernyataan ini disampaikan di hadapan awak media bersama jajaran Kasat Reskrim, Kasi Humas, serta Propam Polres Lobar.

Meski telah mengantongi bukti kuat, polisi masih menahan detail kronologi awal. Alasannya jelas tersangka RS bersikap tidak kooperatif dan terus menyangkal keterlibatannya. Padahal, gelar perkara di Polda NTB pada 19 September 2025 telah resmi menetapkannya sebagai tersangka dengan alat bukti sesuai pasal 184 KUHAP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penyelidikan, peristiwa tragis itu bermula pada malam 19 Agustus 2025. Jasad Brigadir Esco baru ditemukan lima hari kemudian di kebun belakang rumah tersangka di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar. Autopsi dokter forensik mengungkap luka pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala sebagai penyebab utama kematian.

Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, mengungkap kesimpulan motif ekonomi diambil dari rangkaian fakta dan temuan penyidik. Ia menolak berspekulasi lebih jauh soal isu utang piutang maupun judi online yang sempat ramai diperbincangkan publik. “Semua akan dibuka di persidangan,” katanya singkat.

Kasus ini membuka babak baru dalam potret gelap tekanan ekonomi di lingkungan aparat. Saat institusi berseragam menjadi saksi atas retaknya rumah tangga anggotanya, publik menunggu jawaban pasti: apa yang sebenarnya terjadi di rumah Brigadir Esco malam itu ? .

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korban Dugaan Penipuan Kripto Diperiksa Polisi, Nama Timothy Ronald Disorot
Dari Rumah Tangga ke Meja Hijau: Perkara Pembunuhan Brigadir Esco Segera Disidangkan
Kejati NTB Telusuri Kelebihan Bayar Lahan MXGP, Ali BD Dipanggil Lagi
Bantuan untuk Petani, Panen untuk Oknum: Skandal Combine Harvester Pokir Dibedah Jaksa
Mahfud MD Ingatkan Bahaya Pembiaran Teror terhadap Aktivis dan Influencer
Sidang Eksepsi Kasus GTI, Penasihat Hukum Tegaskan Mawardi Khairi Tak Terima Uang Negara
Proyek Jalan Lendang Re–Menjut Dipaksakan di Akhir Tahun, Siapa Pengambil Keputusan Sebenarnya ?
Tiga Pekan Jalan di Tempat, Polisi Ungkap Alasan Lambannya Penanganan Dugaan Penipuan Proyek Dapur MBG Rp1,2 Miliar di Lombok Barat

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:37 WITA

Pemulihan Pascabanjir Dimulai, Pemprov NTB Fokus Infrastruktur dan Mitigasi Lingkungan di Sekotong

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:33 WITA

Dari Lumpur ke Harapan: Langkah Pemulihan Gubernur NTB bagi Warga Terdampak Banjir Lombok Tengah

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:09 WITA

Pemangkasan Dana Desa Berdampak Signifikan di Lombok Barat, Program Pembangunan dan Honor Lembaga Tertekan

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:39 WITA

Dari Bantuan Darurat hingga Reformasi Hulu, Gubernur NTB Tegaskan Banjir Tak Bisa Ditangani Setengah-Setengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:38 WITA

NTB Tinggalkan Panggung Seleksi, ASN Ditantang Buktikan Kinerja Nyata

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:40 WITA

SOTK Baru Berlaku, Pemprov NTB Lakukan Transisi Besar-Besaran Struktur Birokrasi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:02 WITA

Dari Taman Sangkareang, Kemenag Tegaskan Peran Strategis Agama dalam Merawat Indonesia yang Damai dan Maju

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:03 WITA

Mobilitas Akhir Tahun Meningkat, ASDP Kayangan Pastikan Penyeberangan Tetap Tertib dan Terkendali

Berita Terbaru