Di Balik Nama Pembangunan: Dugaan Korupsi Lahan MXGP Samota Menganga

- Wartawan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasan ini pernah jadi kebanggaan NTB. Kini, Samota justru jadi panggung pembongkaran dugaan korupsi miliaran rupiah. (Foto: Istimewa)

Lintasan ini pernah jadi kebanggaan NTB. Kini, Samota justru jadi panggung pembongkaran dugaan korupsi miliaran rupiah. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Di atas kertas, MXGP Samota adalah proyek kebanggaan. Tapi di lapangan, publik kini justru menatapnya dengan sinis. Pembangunan sirkuit internasional yang menyedot dana besar itu kini dituduh menjadi lahan empuk praktik busuk korupsi.

Kejati NTB secara resmi tengah menyidik pembelian lahan seluas 70 hektare di kawasan wisata Samota, Kabupaten Sumbawa. Anggaran pembelian mencapai Rp53 miliar dari APBD tahun 2023. Pemeriksaan sejumlah pejabat Pemkab Sumbawa pun telah dilakukan di Kantor Kejati NTB, Kota Mataram.

“Masih dalam tahap penyidikan,” kata Asisten Pidana Khusus Kejati NTB, Muh. Zulkifli Said. Ia menolak membeberkan identitas pejabat yang diperiksa. “Takutnya ada yang menghilangkan barang bukti,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejaksaan menggandeng BPKP untuk menghitung potensi kerugian negara. Indikasi awal menunjukkan adanya dugaan mark up harga lahan dan penyalahgunaan kewenangan. Di tengah penyidikan, muncul satu nama yang terus disorot: mantan Bupati Lombok Timur, M. Ali Bin Dachlan, sebagai penjual lahan.

Pakar Hukum: “Jangan Lembek !”

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mataram, Prof. Zainal Asikin, menyatakan penegak hukum tidak boleh lembek dalam menangani kasus ini. “Ini bukan sekadar kasus teknis. Kalau ada permainan harga dan penyalahgunaan wewenang, maka ini korupsi, titik,” tegasnya.

Ia menambahkan, terlalu banyak kasus korupsi di daerah yang menguap begitu saja. “Awalnya heboh, ujungnya senyap. Publik bukan anak kecil. Mereka tahu kapan penegakan hukum sungguh-sungguh, dan kapan hanya gertak sambal,” ujarnya sarkastis.

BEM Siap Turun ke Jalan

Gerakan mahasiswa mulai bergerak. Koordinator Daerah BEM Nusantara NTB, Abed Aljabiri Adnan, menyatakan siap mengawal kasus ini hingga ke akar.

“Pembangunan harus berpihak pada rakyat, bukan pada segelintir elit yang bersembunyi di balik jargon pembangunan. Kalau Kejati lambat, kami akan turun aksi. Kajian kami sudah hampir rampung,” tegasnya.

Proyek MXGP: Antara Wisata dan Skandal

Samota Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Tambora seharusnya menjadi ikon kemajuan NTB. Namun hari ini, Samota justru menjadi simbol betapa mudahnya proyek megah disusupi kepentingan gelap.

Dana Rp53 miliar bukan uang kecil. Itu uang rakyat. Dan publik berhak menuntut transparansi, bukan akrobat politik.

Jika penanganan kasus ini hanya berhenti pada “penyelidikan tak berujung”, maka rakyat akan mencatat: MXGP Samota bukan hanya sirkuit balap tapi juga arena bermain para elit rakus.

“Kalau ini dibiarkan, rakyat hanya dapat debu sirkuit, sementara yang kenyang adalah para pemain di balik layar,” celetuk seorang warga Sumbawa dengan nada getir.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah
Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan
Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah
Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara
Laka Lantas Turun 15 Persen, Polres Lombok Barat Perketat Penindakan dan Edukasi Pengendara
Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar
Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WITA

Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 05:50 WITA

MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Senin, 21 September 2026 - 20:19 WITA

Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 08:58 WITA

MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA

Kamis, 17 September 2026 - 05:17 WITA

Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan

Selasa, 15 September 2026 - 12:33 WITA

Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Senin, 14 September 2026 - 00:43 WITA

Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026

Minggu, 13 September 2026 - 07:16 WITA

Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis

Berita Terbaru