Kemenhaj Lombok Barat Matangkan Persiapan Haji 2027, Jemput Bola Urus Paspor dan Istithaah Kesehatan

- Wartawan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Barat, H. Rina Margasari, saat ditemui di kantornya, Senin (20/10/2026).(Foto: Halo NTB)

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Barat, H. Rina Margasari, saat ditemui di kantornya, Senin (20/10/2026).(Foto: Halo NTB)

HALO NTB — LOMBOK BARAT, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Barat mulai mematangkan persiapan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2027. Berdasarkan data sementara, sebanyak 811 orang calon jemaah haji (CJH) Lombok Barat diperkirakan akan berangkat pada tahun tersebut.

“Untuk Lombok Barat, yang akan berangkat pada 2027 itu 811 orang. Ini masih kuota sementara dan belum final,” kata Kepala Kantor Kemenhaj Lombok Barat, Hj. Rina Margasari, dalam wawancara di Lombok Barat.

Baca juga: PDI Perjuangan NTB Tegas! Musyafirin Dipecat Setelah Polemik Jabatan Komisaris Bank NTB Syariah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan tahun 2026 yang disebut sekitar 860 orang. Meski demikian, Rina menegaskan pihaknya tetap mengoptimalkan seluruh tahapan persiapan, terutama dokumen paspor dan pemeriksaan kesehatan atau istithaah.

Dari sisi kesehatan, Rina menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Hingga kini, sebanyak 708 calon jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan, sedangkan 103 orang lainnya belum melakukannya.

“Alhamdulillah sudah 708 jemaah yang sudah periksa, dan yang belum 103 orang. Untuk status istithaah-nya belum dirilis,” ujarnya.

Baca juga: Cinta Al-Qur’an Berbuah Prestasi, Siswa MAN Lombok Barat Borong Juara MTQH Gerung 2026

Sementara untuk dokumen paspor, Kemenhaj Lombok Barat mencatat 688 calon jemaah sudah memiliki paspor dan 123 orang belum. Guna menuntaskan kekurangan tersebut, tim Kemenhaj melakukan pendekatan “jemput bola” langsung ke rumah calon jemaah.

“Kami jemput bola langsung ke jemaah. Ada yang informasinya kurang, ada juga yang masih menunda-nunda membuat paspor. Tim kami turun ke lapangan sesuai PIC di masing-masing kecamatan,” jelas Rina.

Ia menargetkan seluruh paspor calon jemaah dapat tuntas sebelum status istithaah kesehatan keluar. “Kalau bisa dalam waktu satu minggu ini bisa selesai, selesai saja. Kita maunya cepat,” tegasnya.

Baca juga: Polres Lombok Barat Siagakan 300 Personel Amankan Pilkades Serentak di 77 Desa

Selain paspor dan kesehatan, Kemenhaj Lombok Barat juga gencar melakukan sosialisasi persiapan istithaah melalui media sosial, khususnya Instagram. Konten edukasi dibuat agar calon jemaah memahami hal-hal yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Rina pun mengimbau calon jemaah menjaga kesehatan menjelang keberangkatan. Menurutnya, olahraga, tidur cukup, pola makan teratur, serta kontrol rutin bagi jemaah dengan penyakit bawaan atau komorbid menjadi kunci agar tetap sehat dan memenuhi syarat istithaah.

“Ini masih sekitar enam bulan lagi. Harus benar-benar jaga kesehatan, olahraga, tidur cukup, makanan diatur. Yang punya penyakit bawaan harus kontrol ke dokter,” pesannya.

Baca juga: Polisi Tetapkan Pimpinan Ponpes di Lombok Barat sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati

Kasubbag TU Kemenhaj Lombok Barat, H. Sukri, menambahkan pihaknya terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Sejak awal bertugas, jajaran Kemenhaj Lombok Barat telah melakukan koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram di Labuapi, Imigrasi, Dukcapil, Dinas Kesehatan, Polres, Baznas, serta pemerintah daerah.

“Haji ini adalah gawe bersama, bukan hanya tugas Kementerian Haji dan Umrah, tetapi tugas negara yang membutuhkan keterlibatan semua stakeholder, terutama pimpinan daerah,” kata Sukri.

Ia menyebut penguatan sinergi dilakukan untuk optimalisasi persiapan agar pelaksanaan haji 2027 di Lombok Barat lebih baik dari tahun sebelumnya. Layanan konsultasi dan pengaduan bagi calon jemaah juga difasilitasi melalui petugas PIC di kecamatan serta kanal media sosial Kemenhaj Lombok Barat.

“Masing-masing petugas kami menangani dua kecamatan. Selain mempersiapkan dokumen keimigrasian, mereka juga memfasilitasi konsultasi calon jemaah,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

8 Jemaah Debarkasi Lombok Masih Dirawat di Arab Saudi dan NTB Akibat Gangguan Pernapasan
Kloter Terakhir Tiba, Seluruh Rangkaian Haji Embarkasi Lombok Resmi Berakhir
Hingga Hari ke-14 Debarkasi Lombok, 11 Kloter dengan Total 4.313 Jemaah Haji NTB Telah Kembali
Innalillahi! Satu Lagi Jemaah Haji Asal NTB Wafat, Total Kini Capai 12 Orang
Jemaah Haji NTB Wafat: Kemenhaj Fasilitasi Santunan Rp54,1 Juta dan Pengembalian Barang
Kabar Duka: 11 Jemaah Haji NTB Wafat di Tanah Suci, Ini Daftar Daerah Asalnya
Hingga Kloter 5, Kemenhaj NTB Pastikan 1.963 Jemaah Haji Tiba di Lombok dalam Kondisi Sehat
Tiba dengan Selamat di Tanah Air, 393 Jemaah Haji Lombok Barat Disambut Langsung Bupati LAZ

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:57 WITA

Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas

Senin, 21 September 2026 - 11:50 WITA

Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9

Kamis, 17 September 2026 - 06:08 WITA

PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”

Sabtu, 12 September 2026 - 23:02 WITA

Ribuan Jamaah Tumpah Ruah di Alun-Alun Giri Menang, Muhasabah Akbar Bersama UAS Getarkan Lobar

Kamis, 10 September 2026 - 22:51 WITA

Polda NTB Hadirkan Solusi Cepat Krisis Air Gili Trawangan, Distribusi Kembali Normal

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WITA

Lapas Lobar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Padi 1,3 Hektare, Libatkan Warga Binaan

Minggu, 6 September 2026 - 04:30 WITA

Pemprov NTB Cari Jalan Keluar Krisis Air Bersih Gili

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WITA

Warga Labuapi Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan, Petani Persoalkan Pemindahan Saluran Irigasi

Berita Terbaru