HALO NTB — LOMBOK TENGAH, Laskar NTB memperingati hari jadi ke-20 pada Rabu (14/10/2026) melalui kegiatan tasyakuran di Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mengusung tema “Setia Bersama Mendampingi Masyarakat NTB”, momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi sekaligus penegasan komitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ketua Umum DPP Laskar NTB, H. M. Agus Setiawan, mengatakan perjalanan selama dua dekade menjadi bukti ketahanan organisasi dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan.
Baca juga: Breaking News: Zulkifli Hasan Resmi Tunjuk Budi Santoso Pimpin PAN NTB hingga 2029
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Agus mengungkapkan bahwa perayaan tersebut awalnya direncanakan secara sederhana. Namun, momentum 20 tahun Laskar NTB memiliki makna penting untuk memperkuat kebersamaan dan semangat pengabdian seluruh anggota.
“Dua puluh tahun yang lalu mungkin tidak pernah terbayangkan bahwa Laskar NTB bisa bertahan sampai hari ini,” demikian pesan Agus dalam refleksi perjalanan organisasi tersebut.
Menurut Agus, sejak awal Laskar NTB dibangun sebagai Lembaga Advokasi Kerakyatan yang memberikan ruang pendampingan bagi masyarakat, mulai dari persoalan hukum, sosial, pendidikan, hingga kebutuhan lainnya.
Ia menegaskan, Laskar NTB tidak dibentuk untuk mencari kesalahan pihak lain, melainkan berupaya menghadirkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Agus mencontohkan, organisasi harus mampu mendorong agar masyarakat yang terpinggirkan mendapat perhatian pemerintah, warga yang sakit memperoleh akses pelayanan kesehatan, serta masyarakat yang menghadapi persoalan keadilan mendapatkan pendampingan yang diperlukan.
Baca juga: ASDP Catat Lonjakan Arus Balik MotoGP Mandalika, Penumpang Naik 326 Persen dan Motor 205 Persen
Semangat tersebut, menurutnya, menjadi landasan yang harus terus dipertahankan oleh seluruh keluarga besar Laskar NTB.
Selain pengabdian kepada masyarakat, Agus menekankan pentingnya menjaga independensi Laskar NTB dari intervensi politik maupun kepentingan tertentu.
Ia menyatakan, setiap anggota memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan politik, mengambil keputusan, dan memperjuangkan kepentingan pribadi secara mandiri tanpa harus mengorbankan tujuan organisasi.
Menurut Agus, independensi merupakan bagian penting dalam menjaga ruang gerak organisasi agar tetap berfokus pada misi advokasi dan pelayanan masyarakat.
Ia berharap seluruh pengurus dan anggota terus menjaga soliditas serta memperkuat komitmen untuk bekerja bersama masyarakat NTB.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPP Laskar NTB, H. Lalu Daryadi atau yang dikenal sebagai Mamiq Tuan Dar, mengingatkan bahwa peringatan hari jadi ke-20 harus menjadi momentum evaluasi terhadap kontribusi organisasi selama ini.
Baca juga: Efek MotoGP Mandalika, Pelindo Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen dan Kendaraan 32 Persen
Ia menegaskan, ukuran keberhasilan sebuah organisasi bukan semata-mata usia, jumlah anggota, atau besarnya nama, melainkan manfaat nyata yang diberikan kepada masyarakat.
Menurut Miq Tuan Dar, Laskar NTB harus menjadi organisasi yang dekat dengan masyarakat, mampu mendengar aspirasi, menjaga persaudaraan, serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui dialog dan cara-cara yang bermartabat.
Ia juga mengajak seluruh anggota menjaga integritas, disiplin, ketertiban, dan nama baik organisasi agar kepercayaan masyarakat yang telah dibangun selama dua dekade tetap terpelihara.
“Setia dalam persaudaraan, kuat dalam kebersamaan, nyata dalam pengabdian,” menjadi pesan yang ditekankan dalam momentum peringatan tersebut.
Memasuki usia dua dekade, Laskar NTB diharapkan semakin memperkuat program sosial, meningkatkan kapasitas anggota, merangkul generasi muda, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
Baca juga: Dua Pria Diduga Pengedar Sabu Ditangkap di Gerung, 72,42 Gram Disita
Peringatan HUT ke-20 ini bukan sekadar perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga penegasan kembali komitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Melalui tema “Setia Bersama Mendampingi Masyarakat NTB”, Laskar NTB diharapkan terus konsisten menjalankan peran advokasi kerakyatan, memperjuangkan aspirasi warga, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di daerah.
Dua puluh tahun perjalanan menjadi pijakan bagi Laskar NTB untuk memperkuat persatuan, menjaga independensi, dan melanjutkan pengabdian demi terwujudnya masyarakat NTB yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat.









