8 Jemaah Debarkasi Lombok Masih Dirawat di Arab Saudi dan NTB Akibat Gangguan Pernapasan

- Wartawan

Senin, 22 Juni 2026 - 00:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, Herman Nugraha. (Foto: Istimewa)

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, Herman Nugraha. (Foto: Istimewa)


MATARAM, Halontb.com
— Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, Herman Nugraha, mengatakan hingga Minggu (21/6/2026), masih terdapat empat jemaah haji Debarkasi Lombok (LOP) yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

“Informasi terakhir sampai dengan jam ini, jumlah jemaah yang masih tertinggal dan dirawat di rumah sakit Arab Saudi itu ada empat,” kata Herman.

Keempat jemaah itu berasal dari Kloter 11, 12, 14, dan 15. Mereka belum dapat dipulangkan karena masih menjalani perawatan akibat gangguan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data BKK Kelas I Mataram, seorang jemaah berinisial SN asal Dompu dari Kloter 11 masih menjalani perawatan akibat sindrom gangguan pernapasan akut atau acute respiratory distress syndrome (ARDS).

Sementara itu, jemaah berinisial K asal Aikmel, Lombok Timur, dari Kloter 12 dirawat karena penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Jemaah berinisial S asal Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, dari Kloter 14 masih menjalani perawatan akibat ileus atau gangguan pada saluran pencernaan.

“Adapun jemaah berinisial S asal Sikur, Lombok Timur, dari Kloter 15 juga masih menjalani perawatan di Arab Saudi,” kata Herman.

Menurutnya, sebagian besar jemaah yang masih dirawat mengalami gangguan pada sistem pernapasan dan penyakit penyerta lainnya sehingga belum memungkinkan untuk diterbangkan ke Indonesia.

“Di sini kebanyakan karena gangguan pernapasan, gangguan jantung, ada penyakit paru. Semuanya berkaitan dengan pernapasan dan jantung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama masa tugas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih berlangsung, kondisi para jemaah akan dipantau setiap hari oleh petugas kesehatan haji.

“Kalau dia memungkinkan untuk sembuh dan dipulangkan, bisa disesuaikan dengan keberangkatan reguler atau pesawat reguler yang nanti dikoordinasikan oleh Kementerian Haji,” katanya.

Selain jemaah yang dirawat di Arab Saudi, terdapat empat jemaah haji Debarkasi Lombok yang masih menjalani perawatan di RSUD Provinsi NTB. Data per Minggu, 21 Juni 2026 pukul 14.58 Wita menunjukkan seorang jemaah berinisial M asal Aikmual, Lombok Tengah, dari Kloter 7 masih dirawat akibat penurunan kesadaran yang diduga berkaitan dengan gangguan intrakranial atau metabolik.

Sementara itu, jemaah berinisial R asal Mpunda, Kota Bima, dari Kloter 11 menjalani perawatan karena mengalami penurunan kesadaran akibat dehidrasi dan kurang asupan.

Jemaah berinisial J asal Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, dari Kloter 14 masih menjalani perawatan akibat dugaan pneumonia komunitas atau community acquired pneumonia (CAP).

Adapun jemaah berinisial LB asal Muncan, Lombok Tengah, dari Kloter 15 dirawat karena dugaan pneumonia komunitas yang disertai hipoglikemia.

Sebelumnya, jumlah jemaah yang dirawat di RSUD Provinsi NTB sempat mencapai 14 orang. Namun jumlah tersebut terus berkurang setelah sebagian pasien membaik dan diperbolehkan pulang, sementara ada pula yang pulang atas permintaan sendiri serta terdapat jemaah yang meninggal dunia.

Herman menegaskan seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan akan terus dipantau hingga kondisi kesehatannya memungkinkan untuk dipulangkan atau kembali ke daerah asal masing-masing.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kloter Terakhir Tiba, Seluruh Rangkaian Haji Embarkasi Lombok Resmi Berakhir
Hingga Hari ke-14 Debarkasi Lombok, 11 Kloter dengan Total 4.313 Jemaah Haji NTB Telah Kembali
Innalillahi! Satu Lagi Jemaah Haji Asal NTB Wafat, Total Kini Capai 12 Orang
Jemaah Haji NTB Wafat: Kemenhaj Fasilitasi Santunan Rp54,1 Juta dan Pengembalian Barang
Kabar Duka: 11 Jemaah Haji NTB Wafat di Tanah Suci, Ini Daftar Daerah Asalnya
Hingga Kloter 5, Kemenhaj NTB Pastikan 1.963 Jemaah Haji Tiba di Lombok dalam Kondisi Sehat
Tiba dengan Selamat di Tanah Air, 393 Jemaah Haji Lombok Barat Disambut Langsung Bupati LAZ
Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter 2 Lombok Tengah Resmi Diserahkan ke Pemkab

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WITA

Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 05:50 WITA

MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Senin, 21 September 2026 - 20:19 WITA

Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 08:58 WITA

MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA

Kamis, 17 September 2026 - 05:17 WITA

Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan

Selasa, 15 September 2026 - 12:33 WITA

Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Senin, 14 September 2026 - 00:43 WITA

Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026

Minggu, 13 September 2026 - 07:16 WITA

Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis

Berita Terbaru