Misteri Proyek Poltekkes Mataram: Bangunan Baru Bocor, Pilar Bengkok, Siapa yang Bermain?

- Wartawan

Jumat, 7 Maret 2025 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Rakyat NTB temukan dugaan korupsi di proyek Poltekkes Mataram. Bangunan cacat, pilar bengkok, dan anggaran dipertanyakan !. (Foto: Istimewa)

Forum Rakyat NTB temukan dugaan korupsi di proyek Poltekkes Mataram. Bangunan cacat, pilar bengkok, dan anggaran dipertanyakan !. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Sebuah skandal besar kembali mencoreng dunia konstruksi di NTB! Proyek pembangunan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Mataram yang seharusnya menjadi kebanggaan, kini justru menjadi simbol kegagalan pengawasan dan dugaan korupsi proyek. Bangunan yang belum sepenuhnya rampung telah diserahterimakan, tetapi kondisinya jauh dari standar kelayakan.

Saat tim Forum Rakyat NTB turun langsung ke lokasi, mereka menemukan fakta mengejutkan. Plafon bocor, pilar bengkok, hingga dugaan penggunaan material berkualitas rendah! Padahal, proyek ini digadang-gadang sebagai fasilitas pendidikan modern yang akan mencetak tenaga kesehatan profesional. Tapi bagaimana mereka bisa belajar dengan aman, jika gedungnya sendiri sudah bermasalah sejak awal?

Ketua Forum Rakyat NTB, Hendrawan Saputra, SH, dengan tegas menyoroti adanya indikasi permainan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menemukan kejanggalan besar di proyek ini. Pilar yang seharusnya kokoh malah terlihat bengkok, ada dugaan pilar kosong di dalamnya! Ini bukan sekadar kesalahan teknis, tapi dugaan kelalaian yang disengaja,” ujar Hendrawan dengan nada geram.

Sekretaris Forum Rakyat NTB, Lukman, ikut mempertegas sikap mereka.

“Proyek ini seolah dipaksakan selesai meskipun kualitasnya sangat buruk. Siapa yang diuntungkan? Jangan-jangan ada permainan antara kontraktor, pengawas, dan pejabat terkait!” tegasnya.

PPK, KPA, dan MK Diduga Bermain!

Dari investigasi yang dilakukan Forum Rakyat NTB, setidaknya ada tiga pihak yang harus bertanggung jawab:

PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) – Bagaimana proyek dengan banyak kecacatan ini bisa lolos serah terima?

KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) – Mengapa anggaran terus dicairkan meski proyeknya bermasalah?

MK (Manajemen Konstruksi) – Seharusnya mereka menjadi pengawas mutu proyek, tetapi mengapa justru bangunan cacat tetap dibiarkan?

“Kami tidak akan berhenti sampai Kejati NTB turun tangan! Jika mereka diam, kami akan bawa kasus ini ke KPK! Mafia proyek ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya!” ancam Hendrawan.

Aksi massa besar-besaran pun sedang disiapkan untuk menekan aparat penegak hukum agar segera bertindak. Masyarakat NTB tidak boleh terus-menerus menjadi korban permainan kotor mafia proyek ! .

Facebook Comments Box

Berita Terkait

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas
BPK Ungkap Modus Pinjam Nama di 11 Sekolah Lombok Barat, Temukan Imbalan dan Kelebihan Bayar Rp1,4 Miliar
Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan
Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek
Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ
Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota
Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat
Polres Lombok Barat Perketat Penertiban Knalpot Brong Jelang HUT RI ke-81: Edukasi dan Penindakan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru