Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fokus Utama Kampanye Musyafirin di NTB

- Wartawan

Kamis, 10 Oktober 2024 - 01:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampanye Calon wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) nomor urut 1, Musyafirin. (Foto: Istimewa)

Kampanye Calon wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) nomor urut 1, Musyafirin. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Calon wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) nomor urut 1, Musyafirin menggelar kampanye tatap muka terbatas di sejumlah titik desa di Kabupaten Sumbawa Besar, Selasa (8/10/2024).

Kampanye tersebut sebagai upaya pasangan calon Gubernur Sitti Rohmi Djalilah-Musyafirin ( Rohmi-Firin ) memperkenalkan visi dan misinya kepada masyarakat NTB.

Adapun sejumlah desa yang dikunjungi Musyafirin yakni Desa Labuhan Bajo dan desa Jorok yang berada di Kecamatan Utan, kabupaten Sumbawa Besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pertama Musyafirin di Desa Labuhan Bajo diikuti sekitar 350 an warga serta lebih dari 750 warga Desa Jorok yang menghadiri Kampanye Tatap Muka ini, mayoritas dihadiri kaum Perempuan Jilbab Ijo.

Musyafirin memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan sejumlah gagasan penting yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

Dalam pidatonya, ia menyoroti beberapa masalah krusial, antara lain kelangkaan gas dan pupuk yang mengganggu kehidupan sehari-hari serta kegiatan pertanian di wilayah tersebut.

Selanjutnya Calon Wagub Jilbab Ijo, Musyafirin menegaskan perlunya langkah nyata untuk mengatasi masalah kelangkaan gas dan pupuk yang dirasakan oleh petani dan nelayan. Ia menekankan pentingnya intervensi pemerintah untuk memastikan ketersediaan kedua komoditas tersebut.

Selain itu dalam dialog dengan masyarakat, Musyafirin menyatakan komitmennya untuk memperhatikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Labuhan Bajo. Ia mencatat bahwa banyak bapak-bapak yang bekerja di laut dan ibu-ibu yang menjual hasil laut merasa mengalami defisit dan membutuhkan insentif dari pemerintah untuk mempertahankan usaha mereka.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga
DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna
12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat
NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat
Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh
Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN
Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru