Home / NTB

Disnaker KSB Klarifikasi Perekrutan Tenaga Kerja PT MIA: Tidak Ada Oknum yang Terlibat, Jumlah Bukan 200 Melainkan 92 Orang

- Wartawan

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat, Slamet Riadi, S.Pi,M.Si. (Foto: Istimewa)

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat, Slamet Riadi, S.Pi,M.Si. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat, Slamet Riadi, S.Pi, M.Si, memberikan klarifikasi terkait isu perekrutan tenaga kerja oleh PT MIA yang ramai diperbincangkan. Menurutnya, informasi yang beredar merupakan miskomunikasi, dan menegaskan bahwa tidak ada oknum Disnakertrans yang terlibat dalam proses perekrutan tersebut.

“Tidak ada oknum dari Disnakertrans yang bermain dalam perekrutan ini. Semua ini murni kesalahpahaman. Jumlah tenaga kerja yang direkrut juga tidak benar, bukan 200 orang seperti yang disebutkan, melainkan 92 orang, dan sebagian besar dari mereka adalah warga asli Kabupaten Sumbawa Barat,” ujar Slamet Riadi.

Disnakertrans menerima aduan dari masyarakat mengenai dugaan adanya perekrutan tenaga kerja secara diam-diam. Setelah menerima laporan tersebut, pihak Disnakertrans segera bertindak cepat dengan menghentikan perekrutan tersebut. “Kami langsung turun ke lapangan begitu mendapatkan laporan dan segera menghentikan perekrutan itu. PT MIA diwajibkan mengikuti regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di Kabupaten Sumbawa Barat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Slamet Riadi, yang akrab disapa Meta, menambahkan bahwa semangat penerapan sistem satu pintu dalam proses perekrutan tenaga kerja tetap dilaksanakan hingga hari ini. “Semua lowongan kerja untuk posisi apapun pasti harus melalui pemerintah. Tidak ada jalur khusus, termasuk jalur politik. Proses ini sudah sesuai dengan regulasi pemerintah yang telah berjalan lama dan terus kami pertahankan,” jelas Meta.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru