Mengelola Antusiasme Tinggi PPDB di SMAN 1 Mataram: Pendekatan dan Solusi

- Wartawan

Selasa, 25 Juni 2024 - 01:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA Negeri 1 Mataram. (Foto: istimewa)

SMA Negeri 1 Mataram. (Foto: istimewa)

Halontb.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi di SMA Negeri 1 Mataram tahun ajaran 2024/2025 telah menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para calon siswa dan orang tua. Hingga hari terakhir pendaftaran pada Senin, 24 Juni 2024, jumlah pendaftar telah mencapai 400 orang, jauh melebihi daya tampung yang hanya 54 kursi.

Burhanudin, Ketua Panitia PPDB dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMAN 1 Mataram, menyarankan kepada calon siswa yang namanya tergeser dari daftar urutan teratas untuk segera mencabut berkas dan mencari sekolah alternatif yang masih memiliki peluang lebih besar.

Sejak pembukaan pendaftaran pada Jumat, 21 Juni 2024, aula SMAN 1 Mataram dipadati oleh calon siswa dan orang tua yang ingin memverifikasi data mereka. Pihak sekolah menyadari ketidakseimbangan antara jumlah pendaftar dengan daya tampung yang ada, dengan kuota terbatas: 22 untuk prestasi akademik, 18 untuk non-akademik, dan 14 untuk prestasi agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengatasi membeludaknya jumlah pendaftar, SMAN 1 Mataram telah menambah durasi layanan verifikasi data dengan lima operator dan satu teknisi yang siap melayani. Pihak sekolah berharap, dengan saran yang diberikan, para calon siswa yang belum beruntung masih memiliki kesempatan untuk diterima di sekolah lain melalui jalur prestasi yang sama.

Jalur prestasi dalam PPDB ini memberikan penghargaan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional, dengan syarat bukti prestasi tersebut diterbitkan dalam rentang waktu enam bulan hingga tiga tahun terakhir. Dengan begitu, calon siswa yang memiliki prestasi di bidang akademik, olahraga, seni, atau keagamaan dapat memanfaatkan jalur ini untuk melanjutkan pendidikan mereka di sekolah yang mereka impikan.

Dalam situasi yang kompetitif ini, strategi untuk memilih sekolah alternatif yang tepat sangat penting agar setiap calon siswa dapat melanjutkan pendidikan di tempat yang sesuai dengan kemampuan dan prestasi mereka.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MAN Lombok Barat Jadi Tuan Rumah Pembukaan OMI 2026, 755 Siswa Berkompetisi
MAN Lombok Barat Gelar Maulid Nabi dan Tasyakkuran Milad, Teguhkan Semangat Meneladani Rasulullah
Dikbud Lobar Klarifikasi Temuan BPK soal Dana BOS, Sebut Pengembalian Sudah Capai 60 Persen
BPK Ungkap Modus Pinjam Nama di 11 Sekolah Lombok Barat, Temukan Imbalan dan Kelebihan Bayar Rp1,4 Miliar
Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3
SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Ditlantas Polda NTB Edukasi Ratusan Pelajar SMPN 1 Gerung soal Keselamatan Berlalu Lintas
Haniy, Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali Perak pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional 2026

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 04:30 WITA

Pemprov NTB Cari Jalan Keluar Krisis Air Bersih Gili

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WITA

Warga Labuapi Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan, Petani Persoalkan Pemindahan Saluran Irigasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:08 WITA

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Terjual 50%, Pemprov NTB Genjot Infrastruktur dan Layanan Inklusif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:19 WITA

Korban KMP Putri Yasmin Meninggal setelah Delapan Hari Dirawat, Keluarga Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Hari Ketiga Pencarian KMP Putri Yasmin, Satu Penumpang Selamat, 4 Orang Masih Dicari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:13 WITA

Wabup UNA Bersama Menhub dan Gubernur NTB Jenguk Korban KMP Putri Yasmin di RSUD Tripat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:07 WITA

Jelang Maulid, Disdag Lobar Intensifkan Sidak Harga dan Siapkan Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Sembako

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:04 WITA

Setahun Lebih Rusak Parah Tanpa Perbaikan, Warga Terpaksa Melintas di Jembatan Bakong

Berita Terbaru