Respons Cepat Pemprov NTB: TRC Infrastruktur Alokasikan Rp700 Juta Perbaiki Jalan Kuripan–Kediri

- Wartawan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim TRC Infrastruktur NTB mulai bekerja memperbaiki ruas jalan Provinsi Kuripan–Kediri, Lombok Barat, Minggu (26/7/2026).(Foto: Istimewa)

Tim TRC Infrastruktur NTB mulai bekerja memperbaiki ruas jalan Provinsi Kuripan–Kediri, Lombok Barat, Minggu (26/7/2026).(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – Belum genap sepekan sejak dibentuk Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur NTB langsung menunjukkan aksi nyata. Tim yang dibentuk untuk mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur tersebut mulai menangani ruas jalan Provinsi yang menghubungkan Desa Kuripan dan Desa Kediri, Kabupaten Lombok Barat, sebagai respons atas keluhan masyarakat.

TRC Infrastruktur NTB resmi dibentuk Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, pada 21 Juli 2026 sebagai langkah mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan infrastruktur, khususnya kerusakan jalan yang mengganggu aktivitas masyarakat. Hanya beberapa hari setelah dibentuk, tim langsung turun ke lapangan melakukan penanganan.

Baca juga: Targetkan Nol Kemiskinan Ekstrem, Pemprov NTB Evaluasi Total Pola Kerja OPD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok Dinas PUPRPKP Provinsi NTB, Kusnadi, mengatakan pekerjaan dimulai pada 24 Juli 2026 dengan menutup lubang-lubang jalan, kemudian dilanjutkan pelapisan ulang (overlay) pada titik-titik yang mengalami kerusakan permukaan.

“Hari ini kami melakukan overlay pada ruas jalan yang permukaannya sudah kasar. Penanganan dilakukan pada titik-titik yang mengalami kerusakan karena pekerjaan ini merupakan pemeliharaan rutin, bukan peningkatan jalan secara menyeluruh,” ujar Kusnadi saat meninjau pekerjaan, Minggu (26/7).

Baca juga: Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat

Ruas jalan yang ditangani memiliki panjang sekitar 5,6 kilometer, dengan pekerjaan pelapisan aspal efektif sepanjang kurang lebih 5 kilometer. Selain perbaikan badan jalan, petugas juga melakukan pemeliharaan bahu jalan dan saluran drainase di sepanjang ruas tersebut untuk menjaga fungsi jalan tetap optimal.

“Untuk pekerjaan aspal efektif sekitar lima kilometer. Sementara pemeliharaan bahu jalan dan saluran drainase dilakukan sepanjang ruas jalan 5,6 kilometer,” jelasnya.

Baca juga: Kabar Gembira! Pemprov NTB Hapuskan Denda Pajak Kendaraan dan Putihkan Tunggakan di Atas 5 Tahun

Menurut Kusnadi, sebelum dilakukan penanganan, kondisi ruas Kuripan–Kediri dipenuhi lubang dan permukaan jalan yang rusak sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Karena itu, langkah pertama yang dilakukan adalah menutup seluruh lubang sebelum dilanjutkan dengan pelapisan ulang pada bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Pekerjaan tersebut menggunakan anggaran pemeliharaan rutin sebesar Rp700 juta. Dengan anggaran yang tersedia, penanganan diprioritaskan pada titik-titik yang paling membutuhkan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Anggaran yang tersedia sebesar Rp700 juta. Karena ini pemeliharaan rutin, penanganan difokuskan pada titik-titik kerusakan yang menjadi prioritas,” katanya.

Baca juga: Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako

Ia menegaskan, pembentukan TRC Infrastruktur merupakan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan responsif. Setiap laporan masyarakat terkait kerusakan jalan akan ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan dalam waktu maksimal 24 jam guna menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Setiap laporan masyarakat akan kami respons paling lambat 24 jam. Tim akan melakukan verifikasi di lapangan dan apabila kerusakannya bersifat ringan, penanganan dapat segera dilakukan,” tegas Kusnadi.

Baca juga: KPK Geledah Kantor Bupati, Rumah Dinas, hingga Dinas PUPRPKP Lombok Barat

Ia juga memastikan seluruh material yang digunakan telah melalui pengujian laboratorium sehingga memenuhi standar kualitas pekerjaan. Meskipun berupa pemeliharaan rutin, penanganan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta memperpanjang umur layanan jalan.

Respons cepat pemerintah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Isroq, warga Dusun Tua Pelet, Desa Kuripan, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini menjadi keluhan warga akhirnya mendapat perhatian.

“Alhamdulillah masyarakat sangat senang. Jalan ini sudah lama rusak dan cukup membahayakan pengguna jalan. Mudah-mudahan dengan perbaikan ini risiko kecelakaan bisa berkurang,” ujarnya.

Baca juga: Material Proyek Jalan Dipertanyakan, Dinas PU Lombok Barat Ungkap Fakta Lapangan dan Siap Evaluasi Kontraktor

Menurut Isroq, ruas Kuripan–Kediri merupakan jalur alternatif yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk bekerja, berdagang, maupun mengakses berbagai layanan. Perbaikan jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Keberadaan TRC Infrastruktur NTB diharapkan menjadi wajah baru pelayanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih dekat dengan masyarakat. Gerak cepat tim ini menjadi wujud komitmen bahwa setiap keluhan masyarakat tidak hanya didengar, tetapi segera ditindaklanjuti melalui aksi nyata di lapangan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

4 Bulan Terbengkalai Pasca-Banjir, Kades Tempos Desak Pemkab Lobar Segera Perbaiki Jalan Amblas

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:10 WITA

Miq Tuan Dar Apresiasi Langkah Humanis Kapolres Baru Lombok Barat, Siap Bersinergi Jaga Kamtibmas

Senin, 20 Juli 2026 - 09:42 WITA

Tingkatkan Standar Pelayanan, ASDP Lembar Resmi Terapkan Sistem Zonasi dan Face Recognition

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:28 WITA

Polemik Berakhir Damai, Ponpes Al-Ishlahuddiny Terima Permohonan Maaf tvOne dan Imbau Jamaah Jaga Kondusivitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:33 WITA

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:33 WITA

Polemik Penyetopan Truk di Lombok Barat: Fakta Mediasi Terkuak, Dana CSR Disorot, Sopir Ancam Demo

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:59 WITA

Tekan Angka Pernikahan Dini, DSP3A Lombok Barat Jadikan Gerung Selatan Percontohan Desa Ramah Anak

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:16 WITA

Pasca Pemasangan Plang, Sengketa Lahan Wakaf di Kuripan Memanas: Pemdes Klaim Putusan Hukum, Ahli Waris Soroti Prosedur

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:35 WITA

BAZNAS Lombok Barat Klarifikasi Dugaan Pungli, Tegaskan Program Edukasi dan Transformasi Mustahik

Berita Terbaru