Home / NTB

Kemenhaj Lombok Barat Optimalkan Inovasi Barcode untuk Permudah Registrasi Jemaah Haji dan Barang Bawaan

- Wartawan

Rabu, 22 April 2026 - 03:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj Lombok Barat optimalkan scan barcode untuk percepat registrasi jemaah dan logistik haji 2026.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Lombok Barat optimalkan scan barcode untuk percepat registrasi jemaah dan logistik haji 2026.(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT,Halontb.com – Upaya peningkatan pelayanan jemaah haji terus dilakukan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lombok Barat. Salah satu terobosan terbaru yang dioptimalkan pada penyelenggaraan haji tahun 2026 adalah penggunaan sistem scan barcode berbasis aplikasi untuk mempercepat dan mempermudah proses registrasi jemaah serta barang bawaan.

Kepala Kantor Kemenhaj Lombok Barat, H. Suparlan, menjelaskan bahwa inovasi ini menjadi solusi atas tantangan pengelolaan data jemaah dalam jumlah besar yang selama ini masih berpotensi terkendala jika dilakukan secara manual.

“Melalui aplikasi scan barcode yang terintegrasi dengan ID card jemaah, kami bisa langsung mendeteksi data jemaah maupun koper hanya dengan satu kali pemindaian. Jadi, begitu koper datang, kami tinggal scan dan langsung terlihat mana yang sudah tiba dan mana yang belum,” ujarnya, Rabu (22/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sistem ini tidak hanya mempermudah pendataan, tetapi juga meningkatkan akurasi dan kecepatan identifikasi. Setiap koper dan identitas jemaah telah terhubung dengan data rombongan dan regu, sehingga meminimalisasi risiko kesalahan pencatatan.

“Dari hasil scan, kami langsung mengetahui koper tersebut milik jemaah dari rombongan mana, regu berapa. Ini sangat membantu dalam proses pengelolaan logistik yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan,” jelasnya.

Ia menegaskan, penggunaan teknologi ini menjadi langkah penting mengingat volume jemaah yang besar tidak memungkinkan lagi ditangani dengan metode konvensional.

“Kalau masih manual tentu akan sangat sulit dan berpotensi terjadi keterlambatan maupun kesalahan. Karena itu, kami dorong tim untuk terus berinovasi,” tambahnya.

Tidak hanya pada tahap pengumpulan koper, sistem scan barcode juga akan digunakan saat kedatangan jemaah di titik kumpul keberangkatan. Petugas cukup memindai ID card jemaah untuk mengetahui secara real-time jumlah jemaah yang telah hadir.

“Besok saat jemaah datang, kami tinggal scan ID card-nya. Dari situ langsung terlihat total yang sudah hadir dan siapa saja yang belum. Ini sangat efektif untuk memastikan seluruh jemaah terdata dengan baik,” ungkap Suparlan.

Suparlan mengakui bahwa sistem serupa sebenarnya telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya, namun pada 2026 ini dilakukan optimalisasi secara lebih maksimal, baik dari sisi penggunaan maupun integrasi datanya.

“Inovasi ini sebenarnya sudah ada sebelumnya, tetapi tahun ini kami maksimalkan penggunaannya. Kami perbaiki dan sesuaikan agar lebih efektif dalam mendukung pelayanan,” katanya.

Meski belum mengetahui apakah sistem serupa telah diterapkan secara merata di daerah lain, Suparlan menegaskan bahwa inovasi ini merupakan inisiatif internal Kemenhaj Lombok Barat untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kami tidak bisa memastikan daerah lain seperti apa, tetapi ini yang bisa kami lakukan di Lombok Barat sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” tegasnya.

Dengan pemanfaatan teknologi berbasis barcode ini, diharapkan proses penyelenggaraan ibadah haji, khususnya pada tahap keberangkatan, dapat berjalan lebih tertib, cepat, dan akurat, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para jemaah.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

HUT ke-20 Laskar NTB, Miq Tuan Dar Tegaskan Komitmen Setia Mendampingi Masyarakat
Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:23 WITA

PLN UP3 Bima Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Kelistrikan Diarahkan Dukung Ketahanan Pangan NTB

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:26 WITA

Dari Layanan Kelistrikan hingga Kepedulian Sosial, PLN Perkuat Kontribusi bagi Masyarakat Sumbawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PLN Perluas Makna Pengabdian, Hadirkan Energi Inspirasi bagi Pendidikan Anak-anak Lombok Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Dari NTB ke Jepang, Bank NTB Syariah Gandeng Lembaga Pelatihan untuk Perkuat Pembiayaan Pemagangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WITA

Danantara Dorong BUMN Utamakan Pelanggan, PLN Masuk Dua Besar Layanan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Efek MotoGP Mandalika, Pelindo Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen dan Kendaraan 32 Persen

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:57 WITA

Bukan Hanya Balapan, Keandalan Listrik PLN Jadi Penopang Citra Mandalika di Panggung Dunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Mandalika Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan, PLN Hadirkan SPKLU Fast Charging Saat MotoGP 2026

Berita Terbaru