Operasi Keselamatan Rinjani 2026: Polres Lombok Barat Gelar Razia Stasioner, Tekan Angka Kecelakaan

- Wartawan

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan Polres Lombok Barat bersama TNI dan Dishub saat menggelar razia stasioner Operasi Keselamatan Rinjani 2026. (Foto istimewa)

Petugas gabungan Polres Lombok Barat bersama TNI dan Dishub saat menggelar razia stasioner Operasi Keselamatan Rinjani 2026. (Foto istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menggelar razia stasioner dalam rangka Operasi Keselamatan Rinjani 2026 di depan Rumak Square. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan lintas instansi sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan disiplin berkendara masyarakat.

Operasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA ini merupakan instruksi langsung dari Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si. Pelaksanaan di lapangan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., dengan dukungan KBO Satlantas, Kanit Turjawali, Kanit Kamsel, dan Kanit Gakkum.

Operasi ini memperlihatkan sinergitas kuat antara TNI dan pemerintah daerah. Personel dari Polisi Militer (PM), Brimob, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Barat turut diterjunkan untuk memastikan pemeriksaan berlangsung tertib dan menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran personel gabungan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” ujar Iptu Anton saat ditemui di lokasi, Selasa (10/2).

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya fokus pada penindakan tetapi juga mengedepankan sisi humanis. Anggota di lapangan secara aktif membagikan brosur berisi pesan Kamseltibcarlantas kepada pengendara motor dan pengemudi mobil.

“Kami mengedepankan edukasi dan himbauan kepada para pengguna jalan agar senantiasa tertib. Hari ini, kami memberikan teguran simpatik kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran ringan, sembari memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan bagi diri sendiri dan orang lain,” jelasnya.

Tindakan Tegas untuk Pelanggaran Berat
Meskipun mengedepankan teguran simpatik, pihak kepolisian tetap mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan. Pelanggaran seperti tidak menggunakan helm standar SNI, berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan knalpot brong, hingga melawan arus menjadi prioritas penindakan.

“Kecelakaan seringkali berawal dari pelanggaran sekecil apa pun. Tindakan tegas diperlukan sebagai efek jera guna melindungi masyarakat dari risiko fatalitas di jalan raya,” tegasnya.

Operasi ini menjadi semakin penting mengingat data kecelakaan di wilayah hukum Polres Lombok Barat sepanjang 2025 menunjukkan tren mengkhawatirkan. Total 113 pelajar terlibat kecelakaan, didominasi oleh tingkat SMA sederajat dan SMP.

Kecelakaan umumnya terjadi di kawasan pertokoan dan pemukiman pada jam berangkat atau pulang sekolah, melibatkan sepeda motor yang dikendarai dengan kecepatan tinggi atau berboncengan tidak aman.

Faktor penyebab utama meliputi ketidakmatangan emosional pelajar dalam berkendara, perilaku berisiko seperti balap liar, tidak menggunakan helm, bermain ponsel saat berkendara, hingga kurangnya pengawasan orang tua yang mengizinkan anak di bawah umur berkendara tanpa SIM.

“Tujuan utama dari kegiatan stasioner ini adalah agar angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Lombok Barat dapat ditekan semaksimal mungkin. Kami ingin memastikan kesadaran masyarakat meningkat, sehingga tertib berlalu lintas menjadi sebuah budaya, bukan lagi sebuah keterpaksaan,” pungkas Iptu Anton.

Sat Lantas Polres Lombok Barat terus melakukan edukasi intensif ke sekolah-sekolah, penegakan hukum tegas terhadap pelanggar, serta mengajak orang tua untuk tidak memberikan izin berkendara bagi anak yang belum cukup umur atau belum memiliki SIM.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri, Babak Baru Penguatan Pertahanan dan Pembinaan Teritorial
Selamat Datang Jenderal! Momen Hangat Forkopimda NTB Sambut Kapolda Baru di Bandara
Rekrutmen Polri 2026 Dijamin Bersih, Polda NTB Tegaskan Tak Ada Calo!
Kapolda NTB Gandeng Lembaga Haji dan Umroh, Perkuat Sinergi Kamtibmas
Wakapolda NTB Ikuti Rakernis Gabungan Divisi Polri 2026, Perkuat Kesiapan Melaksanakan Program Pemerintah
Ops Ketupat Rinjani 2026, Polda NTB Perkuat Pengamanan Ibadah di Sejumlah Masjid di Mataram
Pastikan Keamanan, Ditpolairud Polda NTB dan KSOP Pantau Bongkar Muat di Pelabuhan Lembar
Siaga Mudik: Polres Lobar Gelar Ops Ketupat Rinjani 2026, Rekayasa Lalin dan Layanan Titip Kendaraan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru