Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

- Wartawan

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan jasad hangus di Sekotong Barat.(Foto: Dok. Taufik Natanagara)

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan jasad hangus di Sekotong Barat.(Foto: Dok. Taufik Natanagara)

MATARAM,Halontb.com – Misteri penemuan jasad perempuan yang hangus terbakar di pinggir jalan Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Lombok Barat, akhirnya terkuak. Tim Gabungan Polda NTB berhasil membekuk pelaku yang ternyata merupakan anak kandung korban sendiri.

Motif ekonomi dan sakit hati diduga menjadi pemicu tindakan keji pria berinisial BP, warga Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram tersebut terhadap ibu kandungnya, Yeni Widyastuti.

Kronologi Penemuan dan Penyelidikan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa memilukan ini terungkap setelah warga setempat, Melati Hikmanul Hasanah dan Abdul Fatah, menemukan jasad hangus pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sekotong dan ditindaklanjuti oleh Inafis Polres Lombok Barat.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., dalam konferensi pers di Gedung Sasana Dharma, Selasa (27/1), menjelaskan bahwa tim gabungan bergerak cepat melakukan olah TKP lanjutan dan penyisiran rekaman CCTV di sekitar jalur menuju lokasi kejadian.

“Petunjuk mengarah pada sebuah mobil Innova putih. Setelah dilakukan pelacakan, tim mendatangi rumah terduga di Monjok Timur. Di bagasi belakang mobil tersebut, ditemukan bercak darah yang memperkuat dugaan keterlibatan BP,” ujar Kombes Pol Kholid.

Detik-Detik Aksi Keji Pelaku

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku melancarkan aksinya saat korban sedang tertidur pulas. Berikut adalah rangkaian peristiwa berdasarkan keterangan kepolisian:
* Pembunuhan: Pelaku melilitkan tali ke leher korban hingga tewas.
* Pembuangan: Jasad korban dibungkus sprei dan dimasukkan ke bagasi mobil Toyota Innova putih.
* Penghilangan Jejak: Pelaku sempat membeli BBM jenis Pertalite di Simpang Tiga Lembar sebelum menuju lokasi sepi di Batu Leong, Sekotong.
* Pembakaran: Di lokasi tersebut, pelaku menyiram jasad korban dengan BBM dan membakarnya. Pelaku bahkan menunggu di lokasi selama satu jam untuk memastikan jasad terbakar sebelum akhirnya melarikan diri.

Motif: Sakit Hati Terkait Utang

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si, mengungkapkan bahwa motif utama pelaku adalah kekesalan yang mendalam. Pelaku mengaku sakit hati karena permintaannya sejumlah uang untuk membayar utang ditolak oleh korban.

Selain kasus pembunuhan, polisi juga mendalami temuan satu kotak permen karet yang diduga berisi ganja di tangan pelaku. Penyidik tengah menelusuri apakah pelaku berada di bawah pengaruh narkotika saat melakukan aksi biadab tersebut.

Hasil Otopsi dan Barang Bukti

Pihak RS Bhayangkara Mataram mengonfirmasi bahwa jenazah tiba dalam kondisi luka bakar derajat berat. Meski demikian, tim forensik berhasil mengidentifikasi identitas korban melalui perhiasan, sisa pakaian, serta data primer DNA gigi. Ditemukan pula tanda-tanda kekerasan berupa luka tumpul pada tubuh korban.

Sejumlah barang bukti telah diamankan, di antaranya:
1. Dua unit kendaraan roda empat (termasuk Innova putih).
2. Pakaian, jaket, dan sepatu milik pelaku.
Sampel DNA darah dari bagasi mobil.
3. Tiga buah ponsel dan kamera action.
4. Narkotika diduga jenis ganja.

Ancaman Hukuman Mati

Atas perbuatannya, BP kini mendekam di sel tahanan Polda NTB. Ia dijerat dengan Pasal 459 KUHP juncto Pasal 458 ayat (2) KUHP.

“Tersangka terancam pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun,” tegas Kombes Pol Kholid menutup keterangan persnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan
Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah
Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati
Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak
Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar
Terungkap! Bukan Korban Kejahatan, Ternyata Ini Penyebab Kematian Perempuan yang Ditemukan di Pantai Nipah Lombok Utara
Uang Negara Kembali, Pertanggungjawaban Menyusul: Kasus Samota Masuki Babak Penentuan
Ritual Berkedok Religi Diduga Jadi Alat Kekerasan, BKBH Unram Kawal Laporan Santriwati ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:29 WITA

DPRD NTB Tegaskan Sikap: Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden

Senin, 26 Januari 2026 - 14:07 WITA

Laskar Gibran Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo–Gibran, Bantah Isu Perpecahan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:31 WITA

Ketua Umum Laskar Gibran Pusat dan Daerah Tegaskan Konsistensi Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:10 WITA

Reformasi Birokrasi Berlanjut, Pemkab Lombok Barat Segarkan OPD dan Lantik Pejabat Strategis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:53 WITA

Lalu Winengan Luncurkan “ABG – Abangnya Bang Gibran”: Sinyal Dukungan Total untuk Sang Wapres, Lawan Politik Mulai Resah ?

Minggu, 20 Juli 2025 - 03:01 WITA

Anggota DPRD NTB Periode 2019-2024 Bikin Testimoni, Ungkap Kronologi Kasus Bagi-bagi Uang Siluman di DPRD NTB

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:40 WITA

Mendengar Langsung Suara Rakyat, Hj. Rafi’ah Janjikan Sumur Bor dan Dukung Tradisi Sosial Rungkang

Minggu, 22 Juni 2025 - 09:12 WITA

Musda XI Golkar NTB Rampung, Mohan Terpilih Aklamasi dan Siap Rebut Dapil NTB I

Berita Terbaru