Home / NTB

Apresiasi dan Asa Kades Taman Ayu: Dari Kunjungan Bupati Hingga Tuntaskan Masalah Abrasi Serta Perbaikan Jalan

- Wartawan

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Bupati Lombok Barat bersama jajaran OPD dan Kepala Desa Taman Ayu saat meninjau masyarakat yang terdampak abrasi di kawasan pesisir Pantai Endok, Desa Taman Ayu, sekaligus menyalurkan bantuan secara langsung.(Foto: Dok. Taufik Natanagara)

Aktivitas Bupati Lombok Barat bersama jajaran OPD dan Kepala Desa Taman Ayu saat meninjau masyarakat yang terdampak abrasi di kawasan pesisir Pantai Endok, Desa Taman Ayu, sekaligus menyalurkan bantuan secara langsung.(Foto: Dok. Taufik Natanagara)

Halontb.com – LOMBOK BARAT — Pemerintah Desa (Pemdes) Taman Ayu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Lombok Barat (Lobar) atas kunjungan langsung ke wilayah Desa Taman Ayu. Kehadiran orang nomor satu di Lobar tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya warga nelayan di wilayah pesisir.

Kepala Desa Taman Ayu, Tajudin, mengatakan bahwa kunjungan Bupati memberikan harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang selama ini terdampak sejumlah persoalan serius, mulai dari abrasi pantai hingga kerusakan infrastruktur jalan.

“Pada dasarnya kami dari Pemdes Taman Ayu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Pak Bupati di desa kami. Ini sangat mengobati apa yang menimpa warga masyarakat, terutama para nelayan yang ada di Dusun Taman,” ujarnya kepada HaloNTB.com, Minggu (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, abrasi pantai yang terjadi di wilayah pesisir Desa Taman Ayu telah berdampak langsung terhadap kehidupan nelayan dan masyarakat sekitar. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk menangani persoalan tersebut agar tidak semakin meluas dan merugikan warga.

“Persoalan abrasi dan masalah lainnya kami harapkan bisa ditangani dengan cepat dan tepat, karena ini menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat pesisir,” katanya.

Selain abrasi, Tajudin juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai sudah cukup parah. Ia menyebutkan bahwa ruas jalan dari Lapangan Gunung Malang hingga Pantai Induk mengalami kerusakan serius dan membutuhkan penanganan segera.

“Kondisi jalan memang cukup parah. Kami berharap pada tahun ini bisa dibangun jalan mulai dari Lapangan Gunung Malang sampai Pantai Induk, karena ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Terkait aktivitas pengangkutan semen dan material galian C yang melintasi wilayah Desa Taman Ayu, Tajuddin menegaskan bahwa pihak desa menyerahkan sepenuhnya kebijakan dan pengaturan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Ia menyadari bahwa jalan yang dilalui merupakan jalan kabupaten, sehingga kewenangan pengelolaannya berada di tingkat pemerintah daerah.

“Karena ini jalan kabupaten, kami serahkan sepenuhnya kebijakan terkait tracking semen dan galian C kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Harapan kami, kebijakan tersebut bisa memberikan dampak positif bagi warga dan masyarakat secara umum,” ujarnya.

Namun demikian, Tajudin meminta agar pemerintah daerah benar-benar memperhatikan aspek regulasi dan kapasitas angkutan, terutama terkait truk pengangkut semen dan galian C yang melebihi muatan. Menurutnya, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kondisi jalan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami meminta kebijakan kabupaten terkait dengan pengangkutan semen yang melebihi kapasitas, termasuk beberapa truk galian. Kami yakin pemerintah kabupaten sudah menelaah kapasitas dan regulasinya,” imbuhnya.

Ia juga menyambut baik rencana pemerintah daerah yang akan menerapkan aturan serta kemungkinan pembatasan terhadap aktivitas angkutan tersebut. Tajudin berharap kebijakan yang diambil nantinya dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pelaku usaha.

“Seperti yang disampaikan Pak Bupati, mungkin nanti akan ada aturan dan pembatasan, sehingga benar-benar tercipta simbiosis mutualisme antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pengusaha yang ada di Lobar,” tutupnya.

Pemerintah Desa Taman Ayu berharap seluruh aspirasi dan masukan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sehingga penanganan abrasi, perbaikan infrastruktur, serta pengaturan aktivitas angkutan dapat berjalan seimbang demi kepentingan masyarakat luas.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru