Aset Tersertifikasi, PLN UIP Nusra Optimis Kejar Target 100 Persen Aset Legal di Tahun 2024

- Wartawan

Sabtu, 10 Juni 2023 - 13:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui UPP Nusra 1 berhasil melakukan penambahan aset tersertifikasi untuk pengembangan proyek ketenagalistrikan nasional. Foto : Humas PLN

PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui UPP Nusra 1 berhasil melakukan penambahan aset tersertifikasi untuk pengembangan proyek ketenagalistrikan nasional. Foto : Humas PLN

Halontb.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1 kembali berhasil melakukan penambahan aset tersertifikasi untuk pengembangan proyek ketenagalistrikan nasional berupa tanah tapak tower, gardu induk, dan tanah pembangkit. 

Terkini, PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui UPP Nusra 1 bersama kantor pertanahan (kantah) Kabupaten Lombok Utara (KLU) sukses mengimbuh tujuh aset tersertifikasi.

Kolaborasi PT PLN UIP Nusra melalui UPP Nusra 1 dengan Kantor Wilayah NTB  Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam kurun waktu hingga semester pertama tahun 2023 menghasilkan 22 persil yang berhasil disertifikasi dari target 47 persil pada semester pertama 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merujuk pada pencapaian tersebut, jalan PT PLN (Persero) UIP Nusra untuk memenuhi target 119 sertifikasi aset pada 2023 di NTB kian terbuka lebar. Sebab, berbagai kendala yang sempat dihadapi dalam proses sertifikasi kini telah berhasil dituntaskan. 

Dari tiap-tiap aset yang berhasil disertifikasi, PT PLN UIP Nusra semakin mengukuhkan sinergisitas dengan kantor wilayah ATR/BPN setempat. Ditambah lagi, sosialisasi sejumlah proyek infrastruktur kelistrikan memperoleh sambutan hangat dari warga hingga tokoh adat sekitar wilayah infrastruktur.

Sampai saat ini, dari total 2107 aset yang berada di bawah pengelolaan PT PLN (Persero) UIP Nusra di wilayah NTB, sebanyak 1593 aset sudah tersertifikasi. Dengan demikian, perjuangan sertifikasi aset 100% pada 2024 mendatang semakin tergapai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Iwan Slenk Tegaskan Gubernur NTB Tak Terkait Unsur Gratifikasi, Desakan Pemanggilan Dinilai Prematur
Jelang Ramadan, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Siagakan Ratusan Personel
Vonis 8 Tahun untuk Rosiady, Penasihat Hukum: “Tidak Ada Satu Rupiah Pun Uang Negara Keluar”
Gibran ke Lombok Tengah: Sambangi Pesantren, Nikmati Makan Siang Bareng Santri dan Tuan Guru
Ketua Liga NWDI: Indonesia Jangan Bungkam, Saatnya Prabowo Pimpin Gerakan Perdamaian Global
Swasembada Pangan Prioritas Pembangunan Nasional
Disangka Sarang Narkoba, Wisma NTB Justru Tunjukkan Keteladanan: Kooperatif, Transparan, dan Bebas dari Pelanggaran
Publik Diminta Tak Risaukan Kembalinya Dwifungsi ABRI, Rachmat Hidayat: Revisi UU TNI Sama Sekali Tak Memberi Celah

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:50 WITA

Jalur Administratif Buntu, DPRD dan Pemkab Lobar Tempuh Jalur Politik ke DPR RI Perjuangkan Nasib 31 Honorer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:45 WITA

NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:59 WITA

Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:40 WITA

Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN

Berita Terbaru