Siap-Siap! Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai Pekan Depan

- Wartawan

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H. (Foto: Istimewa)

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H. (Foto: Istimewa)


LOMBOK BARAT, Halontb.com
– Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Barat memastikan akan menggelar Operasi Patuh 2026 mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia tersebut akan mengedepankan langkah edukasi, pencegahan, serta penegakan hukum guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan Operasi Patuh tahun ini mengusung tiga pola kegiatan utama, yakni preemtif sebesar 20 persen, preventif 30 persen, dan represif atau penindakan hukum sebesar 50 persen.

Menurut Anton, kegiatan preemtif difokuskan pada upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas. Melalui pendekatan edukatif, kepolisian berupaya menekan potensi pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat demi terciptanya budaya berkendara yang aman dan beretika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada tahap preemtif kami akan melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada kelompok masyarakat, baik yang terorganisir maupun tidak terorganisir. Selain itu juga dilakukan kampanye keselamatan berlalu lintas, pembagian brosur dan pamflet, pemasangan spanduk, hingga penyampaian imbauan secara langsung kepada masyarakat,” ujar Anton.

Tak hanya itu, Satlantas Polres Lombok Barat juga akan melakukan pendataan dan penyuluhan kepada pihak-pihak yang membuat variasi pelat nomor kendaraan agar tetap sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan yang berlaku.

Sementara pada aspek preventif yang mendapat porsi 30 persen, kepolisian akan meningkatkan kegiatan penjagaan, pengaturan, serta patroli lalu lintas di sejumlah jalur yang dinilai rawan pelanggaran maupun kecelakaan.

Langkah preventif tersebut juga mencakup pemasangan rambu-rambu dan tanda peringatan di titik-titik rawan kecelakaan, peningkatan kehadiran personel di lapangan, pemberian teguran simpatik kepada pelanggar, serta koordinasi dengan instansi terkait guna meningkatkan keselamatan jalan.

“Tujuan utama kegiatan preventif adalah mencegah terjadinya pelanggaran dan kecelakaan sebelum terjadi serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan,” jelasnya.

Pada sisi penegakan hukum, Satlantas Polres Lombok Barat akan mengoptimalkan tindakan represif yang porsinya mencapai 50 persen dari keseluruhan kegiatan operasi. Langkah ini dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus menumbuhkan disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat.

Sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran utama penindakan antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan telepon seluler saat berkendara, memakai knalpot brong, hingga kendaraan bak terbuka yang digunakan mengangkut orang.

Selain itu, pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman serta kendaraan dengan pelat nomor yang masa berlakunya telah habis juga akan menjadi fokus penindakan petugas selama operasi berlangsung.

Anton mengungkapkan, lokasi pelaksanaan Operasi Patuh masih akan ditentukan melalui rapat internal. Namun demikian, operasi direncanakan berlangsung sedikitnya di dua titik setiap hari dengan waktu pelaksanaan pada pagi dan sore hari.

Meski belum menetapkan target angka penurunan pelanggaran secara spesifik, Polres Lombok Barat berharap Operasi Patuh 2026 mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah hukum setempat.

Menjelang dimulainya operasi, Anton mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh kelengkapan berkendara telah dipenuhi. Pengendara diminta selalu menggunakan helm dan sabuk pengaman, memperpanjang masa berlaku pajak kendaraan maupun pelat nomor, serta segera mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi yang belum memilikinya.

“Operasi ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Melalui Operasi Patuh 2026, Polres Lombok Barat berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas yang semakin kuat sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dapat terwujud secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Padukan Syiar Islam dan Harmoni Budaya, MTQ NTB 2026 Siap Jadi Perhelatan Termegah Tahun Ini
Jembatan Sekotong Amblas: Akses Utama 4 Desa Terancam, Kades Desak Pemerintah Segera Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:35 WITA

Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:58 WITA

TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:26 WITA

Tak Hanya Hadirkan Listrik, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian Lewat Kurban Iduladha untuk 1.800 Penerima Manfaat

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:01 WITA

Listrik Tetap Menyala Saat Iduladha, PLN NTB Buktikan Kesiapan Sistem dan Kekuatan Personel di Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:41 WITA

Dari Lombok ke Jepang dan Malaysia, Bank NTB Syariah Buka Jalan Baru PMI Lewat Skema KUR Berbasis Perlindungan

Senin, 25 Mei 2026 - 02:56 WITA

Pastikan Ibadah Idul Adha Berjalan Khusyuk, PLN UIW NTB Perkuat Sistem Kelistrikan di Seluruh Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 02:51 WITA

Tak Hanya Bicara Listrik, Srikandi PLN UIW NTB Edukasi Mahasiswa Unram Lawan Sexual Harassment

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:33 WITA

Bank NTB Syariah Respons Aduan Nasabah di Dompu, Tegaskan Akad Pembiayaan Memiliki Dasar Hukum dan Mekanisme Jelas

Berita Terbaru