Klaim Diintimidasi Saat Rekaman HUT Gubernur, Kubu Daud Gerung Ancam Ambil Alih Gedung KNPI NTB dan Boikot Porprov

- Wartawan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pengurus DPD KNPI Provinsi NTB versi Daud Gerung di depan kantor sekretariat, Jumat (10/7/2026). Tampak dalam foto dari kiri ke kanan: Bendahara M. Muhaddisin, Ketua Daud Gerung, dan Sekretaris Saidin Al Fajari.(Foto: Istimewa)

Jajaran pengurus DPD KNPI Provinsi NTB versi Daud Gerung di depan kantor sekretariat, Jumat (10/7/2026). Tampak dalam foto dari kiri ke kanan: Bendahara M. Muhaddisin, Ketua Daud Gerung, dan Sekretaris Saidin Al Fajari.(Foto: Istimewa)

MATARAM, Halontb.com – Konflik internal di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali memanas. Kali ini, pengurus KNPI versi Daud Gerung melayangkan protes keras setelah mengaku mendapat intimidasi saat hendak melakukan agenda organisasi di Gedung KNPI NTB, Jumat (10/7/2026).

Insiden tersebut terjadi saat Daud Gerung bersama sejumlah pengurus lainnya, di antaranya Saidin dan Muhaddisin, tengah merekam video ucapan selamat ulang tahun untuk Gubernur NTB di halaman gedung tersebut.

Baca juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Santri Tewas Terbakar di Lombok Tengah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Saidin, saat proses pengambilan gambar berlangsung, sekelompok orang mendatangi mereka. Ia mengaku diminta untuk berbicara melalui sambungan telepon oleh seseorang yang disebut sebagai Sekretaris dari kubu KNPI lainnya.

Suasana di Sekretariat KNPI NTB, saat pengurus KNPI versi Daud Gerung mengaku diintimidasi oleh pihak lain saat tengah membuat video ucapan ulang tahun untuk Gubernur NTB.

Dalam percakapan tersebut, Saidin menyebut dirinya mendapatkan teguran keras dan instruksi agar tidak menggunakan area gedung untuk kegiatan organisasi versi mereka.

“Saya ditegur dan diminta bicara lewat telepon, isinya melarang kami membuat video di lokasi tersebut. Bagi kami, ini adalah bentuk intimidasi terhadap aktivitas kepemudaan yang sah,” ujar Saidin kepada awak media, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Kapolda NTB Kunjungi Polres Lombok Barat, Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat”

Merasa ruang gerak organisasinya dibatasi, kubu Daud Gerung menegaskan tidak akan lagi menempuh jalan dialog yang dianggap jalan di tempat. Pihaknya menyatakan akan mengambil langkah progresif terkait sengketa kepengurusan yang berujung pada perebutan aset fisik, yakni Gedung KNPI NTB.

“Kami merasa sudah cukup lama menempuh jalur negosiasi, namun tidak membuahkan hasil. Karena itu, kami memutuskan akan mengambil alih Gedung KNPI,” tegas Saidin.

Baca Juga: Resmi Dilantik, Kades Banyu Urip Minta Dua Kasi Baru Prioritaskan Kepentingan Masyarkat

Tidak berhenti di situ, eskalasi konflik ini berpotensi meluas ke ranah publik. Pihak KNPI versi Daud Gerung juga melayangkan ancaman untuk memblokir pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB sebagai bentuk protes nyata jika tuntutan mereka terkait legalitas dan akses gedung tidak segera diselesaikan oleh pihak-pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KNPI yang disebut oleh kubu Daud Gerung belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan intimidasi tersebut. Redaksi juga masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB selaku instansi pembina, untuk mendapatkan tanggapan mengenai ancaman pemboikotan ajang Porprov dan sengketa gedung ini.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:50 WITA

Jalur Administratif Buntu, DPRD dan Pemkab Lobar Tempuh Jalur Politik ke DPR RI Perjuangkan Nasib 31 Honorer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:45 WITA

NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:59 WITA

Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:40 WITA

Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN

Berita Terbaru