Listrik PLN 24 Jam di Desa Sebotok, Dukungan Vital bagi Sektor Kesehatan dan Pendidikan

- Wartawan

Minggu, 12 Mei 2024 - 11:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Penyalaan listrik 24 jam di Desa Sebotok pada Rabu (8/5) lalu berdampak positif pada sektor kesehatan dan pendidikan. (Foto: Dok. PLN)

Penyalaan listrik 24 jam di Desa Sebotok pada Rabu (8/5) lalu berdampak positif pada sektor kesehatan dan pendidikan. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Pasca diresmikannya penyalaan listrik selama 24 jam secara penuh rabu (8/5) kemarin, ternyata turut berimbas terhadap dua sektor penting pembangunan daerah di Desa Sebotok. Dua sektor tersebut adalah kesehatan dan pendidikan. Terdapat Puskesmas dan Sekolah di Desa Sebotok yang kesemuanya kini telah dapat menikmati dan memanfaatkan listrik dalam mengembangkan program dan layanannya.

Seperti halnya penuturan dari Sri Hariani, salah seorang perawat Puskesmas Labuan Badas II Sebotok Kecamatan Labuan Badas. “Sebelum adanya listrik, kami kesulitan dalam pengiriman laporan ke pusat, soalnya sekarang kan semua bentuk laporannya online, jadi harus ada listrik, harus ada komputer, laptop untuk pengiriman laporan, dan untuk tindakan-tindakan yang ada di IGD, tindakan-tindakan di ruang kebidanan, semuanya harus butuh listrik,” akunya.

Dengan total jumlah tenaga kesehatan sebanyak 24 orang, Puskesmas Labuan Badas II telah memiliki IGD dan fasilitas rawat inap. “Senang ada listrik, jadi bisa lebih mempermudah kami untuk melakukan akses pelayanan di sini. Terima kasih kepada PLN yang sudah mau memfasilitasi kami dengan listrik 24 jam. Semoga PLN menjadi jaya, terus maju, dan memberikan yang terbaik,” harapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Hamid, Kepala Sekolah SD 1 Moyo, juga menuturkan hal yang sama. “Kami sangat iri dengan sekolah-sekolah di daratan yang sudah 24 jam, bisa melaksanakan pembelajaran seperti sekolah-sekolah yang sudah yang berada di kota-kota. Kami dari SDN 1 Pulau Moyo, banyak kekurangan didalam melaksanakan proses belajar mengajar, maupun kegiatan administrasi. Kami harus tunggu sampai malam harinya, seperti scan, fotokopi, print, karena listriknya hanya ada pada malam hari saja,” tuturnya.

Sebelum listrik menyala 24 jam, ketika ada pembelajaran yang harus diperkenalkan langsung kepada siswa, mereka menayangkannya melalui laptop, namun tidak bisa bertahan lama karena mengikuti daya baterai laptop. Sehingga gambar-gambarnya di print pada saat malam hari, namun hasil pengajarannya tidak sesuai harapan ketika dibandingkan dengan materi pengajaran yang ditayangkan secara langsung. “Saya selaku kepala Sekolah di sini bersama guru-guru yang lainnya mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga kepada PLN, mudah-mudahan listriknya dapat berjalan 24 jam,” harapnya.

Tidak berbeda, Muhammad Azhar, pengajar SMK Negeri Pulau Moyo yang memiliki siswa sejumlah 98 anak, menuturkan perjalanan proses belajar mengajar sebelum adanya listrik di siang hari. “Kami menggunakan genset, terutama pada saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Biasanya dalam satu minggu itu bisa 20 liter kita pakai karena dari jam enam sampai dengan jam tiga sore,” ujarnya. Sekolah ini memiliki 23 unit komputer, laptop, printer, LCD dan peralatan bantuan DAC dari pemerintah dengan beragam spesifikasi alatnya yang membutuhkan suplai listrik untuk pengoperasiannya.

“Kami atas nama lembaga SMK Negeri Pulau Moyo, menyampaikan apresiasi yang sangat besar kepada Pemerintah, PLN dan stakeholder yang terlibat, kami sangat senang sekali. Biaya-biaya yang tadi kita keluarkan bisa diminimalisir. Dengan adanya listrik, kita bisa ngeprint dan lain sebagainya, tidak perlu menunggu malam. Sangat luar biasa dan kami menyampaikan terima kasih banyak kepada pihak PLN dan stakeholder yang terlibat,” sambungnya.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo, menuturkan kegembiraanya, “Dari kesehatan hingga pendidikan, listrik 24 jam telah menjadi tiang penyangga kemajuan Desa Sebotok. Setiap langkah pelayanan dan proses pembelajaran kini lebih lancar dan efisien. Terima kasih tak terhingga kami sampaikan kepada pihak-pihak yang telah membantu. Keberhasilan ini tidak hanya sekedar menghidupkan listrik di rumah warga, tetapi juga memberikan semangat dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siapkan Ribuan Posko Siaga Sambut Natal dan Tahun Baru
Natal Khidmat Tanpa Hambatan, PLN NTB Siagakan Ratusan Personel dan Teknologi Mutakhir
Kesiapan PLN NTB Sambut Libur Akhir Tahun 2025, Kolaborasi dengan BPH Migas dan Pemerintah Dipuji
PLN dan Sekolah Literasi Rinjani: Cetak Agen Perubahan Lewat Kampanye Kreatif Bahaya Pernikahan Dini
PLTMGU Lombok Peaker Beralih ke Gas, PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Nataru
PLN Kerahkan Ribuan Personel dan 164 Posko Siaga, Natal dan Tahun Baru di NTB Bebas Gangguan Listrik
PLN Hadapi Cuaca Ekstrem, Tim Siang-Malam Pastikan Listrik di NTB Kembali Normal
Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim, PLN NTB Pastikan Keandalan Listrik Selama Nataru

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:22 WITA

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WITA

Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Berita Terbaru