Home / NTB

Mutasi Gubernur Iqbal Mengguncang NTB: Kepala Dinas Dibayangi Kecemasan, Siapa yang Tersingkir?

- Wartawan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 03:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. (Foto: Istimewa)

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Pemerintah Provinsi NTB berada di ambang perubahan besar. Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal dikabarkan akan melakukan mutasi besar-besaran terhadap pejabat eselon II dalam beberapa hari ke depan. Rencana ini telah memicu kegelisahan di kalangan kepala dinas yang kini harap-harap cemas menanti nasib mereka.

Mutasi ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa, melainkan bagian dari strategi pemerintahan baru untuk menyegarkan birokrasi. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa hampir semua kepala dinas akan mengalami pergeseran. Bahkan, daftar nama pejabat yang akan dimutasi telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini mutasi skala besar. Hampir semua OPD mengalami perubahan, terutama yang dinilai bermasalah atau memiliki rekam jejak kinerja yang kurang baik,” ujar seorang sumber yang enggan disebut namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan ini pun langsung menciptakan dinamika di kalangan pejabat. Banyak kepala OPD yang mulai bergerak mencari informasi terkait posisi mereka ke depannya. Beberapa bahkan dikabarkan sudah mulai melakukan lobi-lobi agar tidak terdepak dari jabatan strategis mereka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. Aidy Furqon, serta Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaludin Malady, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait isu mutasi ini. Dua OPD ini memang tengah menjadi perhatian publik setelah kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) serta kisruh pergantian Event Organizer (EO) dalam Pesona Khazanah Ramadhan 2025 menjadi sorotan.

Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra, justru menanggapi dengan tenang. Menurutnya, mutasi adalah hal lumrah dalam birokrasi dan semua ASN harus siap menghadapinya.

“Mutasi itu sudah biasa. Kami hanya menjalankan tugas, keputusan ada di tangan pimpinan,” katanya.

Nada serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD-Dukcapil) NTB, Ahmad Nur Aulia, yang menyatakan kesiapan untuk ditempatkan di posisi mana pun.

Namun, tak sedikit yang mempertanyakan motif di balik mutasi ini. Apakah ini murni untuk memperbaiki kinerja birokrasi atau justru bagian dari strategi politik pemerintahan baru?

Bagi sebagian kalangan, mutasi ini dinilai sebagai momentum bagi Gubernur Iqbal untuk menempatkan orang-orang kepercayaannya di posisi strategis, sekaligus menyingkirkan pejabat yang dianggap tidak sejalan dengan arah kebijakan baru.

Hingga saat ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Yusron Hadi, belum memberikan pernyataan resmi terkait siapa saja pejabat yang akan dimutasi.

Di tengah ketidakpastian ini, satu hal yang pasti: wajah birokrasi NTB akan berubah dalam waktu dekat. Beberapa kepala dinas akan kehilangan jabatan mereka, sementara yang lain akan menempati posisi baru. Masyarakat pun kini menunggu apakah perombakan ini benar-benar membawa perubahan positif atau justru memperdalam ketidakstabilan pemerintahan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi
Pemprov NTB–BBPOM Mataram Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:07 WITA

Kejagung Tetapkan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Senin, 29 Juni 2026 - 06:55 WITA

Polda NTB Ungkap 163 Kasus 3C, Ditreskrimum Kembalikan Motor Curian ke Pemilik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:19 WITA

Diduga Peras Guru Terpencil hingga Ratusan Juta, Oknum Kabid Dikbudpora Bima Resmi Diserahkan ke Kejaksaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:00 WITA

Polda NTB Ungkap 442 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Kapolda Tegaskan War On Drugs

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01 WITA

Polisi Tetapkan Kakek 70 Tahun di Kuripan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Berita Terbaru