SIPD Berlaku, BPD Bali Limpahkan Pembiayaan PNS Rp200 Miliar ke Bank NTB Syariah

- Wartawan

Selasa, 16 Desember 2025 - 02:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Bank NTB Syariah Nazaruddin dan Direktur Kredit BPD Bali Made Lestara Widiatmika menandatangani kerja sama pelimpahan pembiayaan PNS di Denpasar. (Dok. Bank NTB Syariah)

Direktur Utama Bank NTB Syariah Nazaruddin dan Direktur Kredit BPD Bali Made Lestara Widiatmika menandatangani kerja sama pelimpahan pembiayaan PNS di Denpasar. (Dok. Bank NTB Syariah)

Halontb.com – Bank NTB Syariah kian menguatkan posisinya sebagai bank daerah pengelola pembiayaan aparatur sipil negara (ASN) di Nusa Tenggara Barat, menyusul kerja sama pelimpahan pembiayaan PNS dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.
Kerja sama tersebut mencakup pengalihan portofolio pembiayaan PNS senilai sekitar Rp200 miliar, yang sebelumnya dikelola BPD Bali. Pelimpahan ini merupakan dampak langsung dari penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menjelaskan bahwa SIPD mengubah mekanisme pengelolaan gaji ASN dan pemotongan kewajiban pinjaman.
“Dengan SIPD, seluruh gaji harus masuk ke rekening pegawai terlebih dahulu, baru kemudian dipotong untuk kewajiban. Artinya, bank yang tidak mengelola rekening gaji tidak lagi memiliki kontrol terhadap cash flow nasabah,” ujar Nazaruddin.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pembiayaan ASN daerah menjadi tidak lagi manageable bagi bank yang tidak mengelola rekening gaji. Hal ini mendorong BPD Bali melakukan evaluasi risiko dan menghentikan penyaluran pembiayaan baru dalam setahun terakhir.
“Nilainya saat ini sekitar Rp200 miliar. Sebenarnya dulu lebih besar, bisa mencapai Rp300 hingga Rp400 miliar. Namun, dalam setahun terakhir mereka sudah tidak lagi menyalurkan pembiayaan baru karena menyadari risiko ke depan,” katanya.

Kesepakatan pengalihan pembiayaan ini ditegaskan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Utama PT Bank NTB Syariah Nazaruddin dan Direktur Kredit PT BPD Bali Made Lestara Widiatmika di Denpasar, Senin (15/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran kedua bank, di antaranya Kepala Divisi Kredit Ritel & Konsumer (KRK) BPD Bali I Gede Sukanada, Kepala BPD Bali Cabang Mataram Anak Agung Ngurah Aryadiputra, serta GM Divisi KSM Bank NTB Syariah Andreas Mauludy.
Nazaruddin menilai, penguasaan arus kas nasabah menjadi kunci utama dalam pembiayaan ASN daerah. Oleh karena itu, Bank NTB Syariah dinilai paling relevan untuk mengelola pembiayaan PNS di NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau tidak menguasai cash flow, maka pembiayaan hanya bergantung pada itikad baik nasabah. Itu tentu berisiko. Karena itu, pelimpahan ini menjadi langkah yang rasional dan patuh terhadap prinsip manajemen risiko,” ujarnya.
Saat ini, Bank NTB Syariah masih menguasai kurang dari separuh pangsa pembiayaan PNS daerah di NTB. Nazaruddin berharap, kerja sama dengan BPD Bali dapat menjadi pemicu perubahan kebijakan di perbankan lain.
“Kami melihat ini sebagai bola salju pertama. Ke depan, bank-bank yang tidak menguasai cash flow ASN daerah semestinya akan mengambil langkah yang sama, karena secara filosofi kredit sudah tidak sesuai,” ucapnya.

Di tengah penguatan peran tersebut, Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya untuk tetap menumbuhkan pembiayaan produktif.
“Ini bukan soal meninggalkan pembiayaan produktif, tetapi menjaga pasar yang memang menjadi tanggung jawab kami sebagai bank daerah,” ujar Nazaruddin.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Idulfitri Berkelanjutan: PLN UIW NTB Perkuat Peran Sosial Lewat Konservasi Penyu dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Energi Bersih, Ekonomi Tumbuh: Transformasi PLN Menuju Masa Depan Rendah Emisi
AI Masuk Desa: PLN NTB Ubah Cara UMKM Promosi, Omzet Berpotensi Melonjak
Energi Andal di Balik Riuh Soundwave Fest, PLN Pastikan Dompu Tetap Menyala
Pasca Lebaran, PLN UIW NTB Pertegas Peran Sosial, Hadirkan Bantuan dan Harapan untuk Warga Taliwang
Tak Naik di Tengah Gejolak Global, Tarif Listrik Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi Nasional
Menguatkan di Saat Terpuruk, Peran Bank NTB Syariah dalam Pemulihan Korban Kebakaran Kalimango
Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 04:03 WITA

Menteri Haji dan Umrah Tekankan Profesionalisme Petugas di Pelantikan Serentak PPIH 2026

Rabu, 15 April 2026 - 10:51 WITA

Pemkab Lombok Barat Gandeng DPRD dan Aparatur Kelurahan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

Rabu, 15 April 2026 - 10:43 WITA

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov NTB Sinkronkan Data Daerah hingga Level Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 07:10 WITA

Transparansi Mulai Terbuka, Proyek IPAL Mataram Masuk Babak Baru dengan Pengawasan Ketat

Selasa, 14 April 2026 - 09:24 WITA

Menuju NTB Satu Digit: Ikhtiar Pemerintah Menata Masa Depan Lewat Kolaborasi

Selasa, 7 April 2026 - 13:58 WITA

Jalan Lendang Re–Menjut Mangkrak Usai Tambahan 50 Hari, Warga Sekotong Geram: “Kami Butuh Aksi, Bukan Janji”

Senin, 6 April 2026 - 13:40 WITA

Perempuan Asal Mataram Hanyut di Sungai Tibu Ijo Lobar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Minggu, 5 April 2026 - 11:16 WITA

Polsek Batulayar Siaga Tangani Banjir di Jalur Senggigi

Berita Terbaru