HPSN 2026 di Bulan Suci, PLN UIW NTB Tegaskan Tanggung Jawab Sosial di Pesisir Kota Bima

- Wartawan

Senin, 23 Februari 2026 - 11:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bima turut menanam pohon sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir Pantai Kolo.(Foto: Dok. PLN)

Wakil Wali Kota Bima turut menanam pohon sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir Pantai Kolo.(Foto: Dok. PLN)

BIMA ,Halontb.com– Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kota Bima tidak berlalu sebagai seremoni tahunan. Bersama Pemerintah Kota Bima, PT PLN (Persero) UIW NTB menghadirkan aksi konkret melalui program penghijauan dan penguatan sarana pengelolaan sampah di Pantai Kolo.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pondok Wisata Kolo tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, jajaran OPD, serta para lurah se-Kecamatan Asakota. Kehadiran unsur pemerintah daerah menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kawasan pesisir.

Penanaman 40 pohon tabebuya dan ketapang kencana menjadi simbol investasi ekologis jangka panjang. Vegetasi pesisir memiliki fungsi vital, memperindah lanskap, menurunkan suhu kawasan, hingga mengurangi dampak abrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, bantuan tempat sampah khusus plastik menandai keseriusan mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap sampah. Pantai sebagai destinasi wisata kerap menghadapi tekanan limbah, terutama plastik sekali pakai.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa transformasi energi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Kami ingin memastikan setiap langkah perusahaan memberi dampak positif bagi bumi dan masyarakat,” ujarnya.

Ramadan menjadi momentum reflektif. Nilai kepedulian yang terkandung di dalamnya memperkuat komitmen perusahaan terhadap praktik keberlanjutan.

Manager PLN UPK Tambora, Doddy Rizqi, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif di sekitar wilayah operasional pembangkit. Ia berharap masyarakat ikut merawat pohon dan menjaga kebersihan kawasan.

Dengan kolaborasi yang terus diperluas, PLN UIW NTB menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan sekadar slogan. Di Pantai Kolo, komitmen itu kini tumbuh bersama akar-akar pohon yang ditanam untuk masa depan pesisir Kota Bima yang lebih hijau dan berdaya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM
Pemprov NTB Gelar Pasar Murah di Lombok Barat, Kades Taman Ayu Berharap Program Terus Berlanjut
Investor Australia Merugi, Pemprov NTB Tegaskan Proyek Marina Bay City Bukan Investasi Resmi Daerah
Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB
TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna
Tak Hanya Hadirkan Listrik, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian Lewat Kurban Iduladha untuk 1.800 Penerima Manfaat
Listrik Tetap Menyala Saat Iduladha, PLN NTB Buktikan Kesiapan Sistem dan Kekuatan Personel di Lapangan
Dari Lombok ke Jepang dan Malaysia, Bank NTB Syariah Buka Jalan Baru PMI Lewat Skema KUR Berbasis Perlindungan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:00 WITA

Kantor Kemenag NTB Dikepung Massa Saat Rakor Pencegahan Kekerasan, BARA Desak Audit Total Ponpes

Senin, 8 Juni 2026 - 10:53 WITA

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM

Senin, 8 Juni 2026 - 05:42 WITA

Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda! Ini Imbauan Penting Kasat Lantas Lombok Barat

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:00 WITA

Viral Keluhan Pelayanan di Medsos, RSUD Tripat Gerung Minta Maaf dan Janjikan Evaluasi Total

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:14 WITA

Siap-Siap! Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai Pekan Depan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:31 WITA

Padukan Syiar Islam dan Harmoni Budaya, MTQ NTB 2026 Siap Jadi Perhelatan Termegah Tahun Ini

Senin, 25 Mei 2026 - 23:42 WITA

Jembatan Sekotong Amblas: Akses Utama 4 Desa Terancam, Kades Desak Pemerintah Segera Bertindak

Berita Terbaru