Mataram,Halontb.com – Sektor pariwisata NTB dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Melihat peluang tersebut, Bank NTB Syariah menyatakan kesiapan penuh dalam menghadirkan skema pembiayaan syariah berkelanjutan yang menyasar desa wisata dan ekonomi kreatif.
Dalam kegiatan Economic Talk NTB yang diselenggarakan Tribun Lombok, Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah Agus Suhendro menegaskan bahwa pembangunan pariwisata harus berbasis sistem yang menyeluruh.
Menurutnya, penguatan desa wisata tidak akan maksimal tanpa sistem transaksi yang terkelola baik. Oleh karena itu, Bank NTB Syariah hadir bukan sekadar sebagai penyedia dana, melainkan sebagai penggerak integrasi ekonomi lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peran tersebut diwujudkan melalui dukungan pembiayaan kepada BUMDes dan UMKM, sekaligus pengelolaan transaksi berbasis sistem perbankan syariah yang transparan dan akuntabel. Dengan cara ini, pertumbuhan ekonomi tidak hanya bersifat musiman, tetapi berkelanjutan.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bank ini juga menyiapkan pemanfaatan aset lahan di Mandalika guna mendukung aktivitas UMKM saat event besar berlangsung. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kapasitas usaha masyarakat NTB.
Dengan visi membangun ekonomi daerah berbasis syariah dan inklusif, Bank NTB Syariah menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha dalam menjadikan NTB sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing nasional dan global.






























