Menyalakan Kepedulian di Bulan Suci, PLN UIW NTB Hadirkan Layanan Kesehatan dan Clean Up untuk 251 Santri Dhuafa

- Wartawan

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 251 santri yatim dan dhuafa menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan paket kebersihan dari PLN UIW NTB dan YBM PLN di wilayah Kopang.(Foto: Dok. PLN)

Sebanyak 251 santri yatim dan dhuafa menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan paket kebersihan dari PLN UIW NTB dan YBM PLN di wilayah Kopang.(Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Ramadan selalu menghadirkan makna berbagi. Di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, semangat itu diwujudkan oleh PT PLN (Persero) UIW NTB bersama Yayasan Baitul Maal PLN melalui program Clean Up dan Pengobatan Gratis bagi santri yatim dan dhuafa.

Sebanyak 251 anak dari tiga lembaga pengasuhan merasakan langsung manfaat kegiatan ini. Tidak sekadar layanan medis, program ini dirancang sebagai intervensi lingkungan dan edukasi kesehatan secara menyeluruh. Pembersihan fasilitas sanitasi, perapian ruang tidur, hingga penyediaan paket kebersihan dilakukan guna menciptakan hunian yang lebih sehat.

Tim medis yang diterjunkan melakukan pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat dan vitamin, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri. Pendekatan preventif menjadi fokus utama untuk memastikan para santri dapat tumbuh dan belajar dalam kondisi prima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Heny Purwanti menyatakan bahwa kehadiran PLN dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pembangunan sosial. “Listrik yang andal harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial yang berkelanjutan,” ungkapnya.

YBM PLN, yang mengelola dana zakat pegawai PLN, memastikan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Luthfi Saufi Alidrus menegaskan bahwa edukasi PHBS menjadi pondasi penting untuk membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan panti.

Melalui kolaborasi ini, PLN UIW NTB menegaskan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tidak berhenti pada operasional bisnis. Di bulan suci, komitmen itu diterjemahkan dalam aksi nyata menghadirkan kebersihan, kesehatan, dan harapan bagi ratusan anak yatim dan dhuafa di Lombok Tengah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Strategi “Ramadan Andal” PLN NTB: Penguatan Infrastruktur Transmisi Jadi Garda Terdepan Keandalan Listrik Sumbawa
HPSN 2026 di Bulan Suci, PLN UIW NTB Tegaskan Tanggung Jawab Sosial di Pesisir Kota Bima
Dari Gardu Induk hingga Sistem Digital, PLN NTB Pastikan Ramadan Terang Tanpa Kedip
Dari Laut Sape untuk Harapan Ramadan, YBM PLN UIW NTB Tegaskan Energi Kepedulian untuk Lansia Dhuafa
Dari Sekolah ke Rumah: Strategi PLN UIW NTB Bangun Budaya Sadar Bahaya Listrik di Bulan Suci
Matajitu PLN di Bima: Langkah Nyata Jaga Kenyamanan Ibadah Ramadan
Sinergi Gizi dan Keuangan Syariah, Strategi Baru Pemerintah Perkuat Program Pemenuhan Gizi
Menguatkan Akar Ekonomi Lokal, Bank NTB Syariah Jadikan UMKM Fokus Utama Transformasi 2026

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 06:34 WITA

Sebut Ketum PBNU Mengecewakan, Ribuan Jamaah Majelis Badruttamam Protes Pembatalan Sepihak

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:22 WITA

Menyapa Kampung Bugis Jelang Ramadan, W. Musyafirin Gaungkan Ibadah Khusyuk dan Kepedulian Umat

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:08 WITA

Sambut HUT ke-76 & Linmas ke-64: Satpol PP Lobar Kedepankan Paradigma Melayani Masyarakat

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:01 WITA

Viral Kabar Satpol PP Lobar Diusir Saat Razia PS, Begini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:13 WITA

Gebrakan Asosiasi Pemuda NTB: Ancam Lapor Pusat Jika Izin Koperasi Tambang Tak Beres

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:25 WITA

Kemenhaj Lobar Rampungkan Manasik Lebih Awal, 837 Jemaah Siap Berangkat dalam 3 Kloter

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:04 WITA

Izin Tambang Rakyat NTB Mandek: Benarkah Karena Gubernur Abaikan Presiden? Simak Jawaban Teknis ESDM

Senin, 2 Februari 2026 - 06:04 WITA

Sinergi FDIK UIN Mataram dan Kemenhaj: Menstandardisasi Kompetensi Pembimbing Haji di Era Baru.

Berita Terbaru