Halontb.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat menempatkan penguatan infrastruktur transmisi sebagai prioritas utama dalam menjaga stabilitas pasokan listrik selama Ramadan. Fokus perhatian diarahkan pada sistem transmisi di Pulau Sumbawa yang memiliki peran vital dalam menopang kebutuhan energi masyarakat.
Melalui UPT Mataram dan ULTG Sumbawa, PLN melakukan pemeliharaan preventif pada SUTT Labuhan–Empang–Plampang. Jalur ini menjadi urat nadi penyaluran energi listrik lintas wilayah yang menyuplai berbagai sektor strategis.
Penggantian damper pada tujuh tower transmisi menjadi pekerjaan utama. Secara teknis, damper berfungsi menstabilkan konduktor dari getaran aerodinamis akibat angin. Getaran yang terus-menerus tanpa peredaman optimal dapat mempercepat degradasi material konduktor dan menimbulkan gangguan sistem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam manajemen kelistrikan modern. Menurutnya, kesiapsiagaan sebelum periode beban puncak menjadi kunci menjaga kepercayaan pelanggan.
“Ramadan adalah momen penting bagi masyarakat. Keandalan listrik bukan hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan kekhusyukan ibadah,” katanya.
Strategi “Ramadan Andal” tidak hanya mencakup pemeliharaan jaringan, tetapi juga penguatan kesiapsiagaan personel, inspeksi menyeluruh, dan optimalisasi peralatan sistem kelistrikan. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan standar K3 yang ketat, memastikan keamanan pekerja dan stabilitas sistem tetap terjaga.
Dengan langkah sistematis tersebut, PLN optimistis sistem kelistrikan di Pulau Sumbawa berada dalam kondisi aman dan siap menghadapi dinamika beban selama Ramadan hingga Lebaran.





















