Saat Lampu Menyala di Usia 75 Tahun: Kisah Haru Program Light Up The Dream PLN di NTB

- Wartawan

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti didampingi Wakil Bupati Lombok Tengah menyalakan meter listrik rumah warga pada program Light Up The Dream.(Dok. PLN)

General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti didampingi Wakil Bupati Lombok Tengah menyalakan meter listrik rumah warga pada program Light Up The Dream.(Dok. PLN)

LOMBOK TENGAH – Senja Ramadan di Dusun Berambang Lauk, Desa Labulia, Lombok Tengah, terasa berbeda dari biasanya. Lampu listrik yang baru saja menyala di salah satu rumah sederhana menjadi simbol harapan baru bagi keluarga yang selama puluhan tahun hidup tanpa listrik.

Momen haru itu merupakan bagian dari program sosial PT PLN (Persero) bertajuk Light Up The Dream Berkah Ramadan 1447 H.

Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan secara resmi dibuka oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, PLN memberikan sambungan listrik gratis kepada 2.150 pelanggan di berbagai daerah di Indonesia.

Yang membuat program ini istimewa adalah sumber pendanaannya. Bantuan tersebut berasal dari donasi sukarela para pegawai PLN yang secara kolektif menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang belum memiliki listrik.

Di wilayah Nusa Tenggara Barat, PLN UIW NTB menyalakan listrik bagi 60 warga kurang mampu yang tersebar di berbagai daerah. Sambungan listrik yang diberikan memiliki kapasitas daya 450 VA dan 900 VA, dengan total daya terpasang mencapai 52.650 VA.

Kegiatan ini dipusatkan di Dusun Berambang Lauk dan dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah serta Kepala Dinas ESDM NTB, Syamsudin.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan energi yang berkeadilan bagi masyarakat.

Menurutnya, listrik tidak hanya berfungsi sebagai sumber penerangan, tetapi juga sebagai pendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Listrik membantu masyarakat menjalankan aktivitas ibadah, pendidikan anak-anak, hingga kegiatan ekonomi keluarga. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati akses listrik,” jelasnya.

Pemerintah daerah pun menyambut baik program tersebut. Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah menyatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pemerataan pembangunan.

“Ini sangat membantu masyarakat dan menunjukkan bahwa kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Namun bagi sebagian warga, program ini memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar penyambungan listrik.

Amaq Sahabudin (75), salah satu penerima manfaat, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat lampu di rumahnya pertama kali menyala.

Di usia yang tidak lagi muda, ia akhirnya dapat merasakan terang listrik di rumahnya sendiri.

“Alhamdulillah, akhirnya rumah kami bisa terang. Kami bisa beribadah lebih nyaman dan cucu-cucu bisa belajar dengan baik,” ucapnya.

Program Light Up The Dream telah menjadi gerakan sosial berkelanjutan di lingkungan PLN. Melalui semangat gotong royong pegawainya, PLN berupaya memastikan bahwa terang listrik dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Ramadan tahun ini pun menjadi saksi bahwa seberkas cahaya dari sebuah lampu listrik mampu menghadirkan harapan, kebahagiaan, dan masa depan yang lebih baik bagi banyak keluarga.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM
Pemprov NTB Gelar Pasar Murah di Lombok Barat, Kades Taman Ayu Berharap Program Terus Berlanjut
Investor Australia Merugi, Pemprov NTB Tegaskan Proyek Marina Bay City Bukan Investasi Resmi Daerah
Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB
TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna
Tak Hanya Hadirkan Listrik, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian Lewat Kurban Iduladha untuk 1.800 Penerima Manfaat
Listrik Tetap Menyala Saat Iduladha, PLN NTB Buktikan Kesiapan Sistem dan Kekuatan Personel di Lapangan
Dari Lombok ke Jepang dan Malaysia, Bank NTB Syariah Buka Jalan Baru PMI Lewat Skema KUR Berbasis Perlindungan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:23 WITA

Jemaah Haji NTB Wafat: Kemenhaj Fasilitasi Santunan Rp54,1 Juta dan Pengembalian Barang

Senin, 8 Juni 2026 - 01:47 WITA

Kabar Duka: 11 Jemaah Haji NTB Wafat di Tanah Suci, Ini Daftar Daerah Asalnya

Senin, 8 Juni 2026 - 00:23 WITA

Hingga Kloter 5, Kemenhaj NTB Pastikan 1.963 Jemaah Haji Tiba di Lombok dalam Kondisi Sehat

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:32 WITA

Tiba dengan Selamat di Tanah Air, 393 Jemaah Haji Lombok Barat Disambut Langsung Bupati LAZ

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WITA

Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter 2 Lombok Tengah Resmi Diserahkan ke Pemkab

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:43 WITA

393 Jemaah Haji Kloter 3 Lombok Barat Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Kamis Siang

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:01 WITA

Alhamdulillah! 393 Jemaah Haji Kloter 1 NTB Tiba di BIZAM dalam Kondisi Sehat

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri (kanan) menyerahkan piala juara umum kepada Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri (kiri) pada malam penutupan MTQ XXXXI tingkat Provinsi NTB di Bencingah Agung Masmirah, Senin (15/6/2026).(Foto: Istimewa)

Berita

Lombok Tengah Sabet Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 05:07 WITA