Ramadan Tanpa Mati Lampu, PLN NTB Kawal Pasokan Listrik dengan Apel Siaga Serentak

- Wartawan

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN NTB menggelar Apel Siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama Ramadan dan Idulfitri 1446 H. (Foto: Dok. PLN)

PLN NTB menggelar Apel Siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama Ramadan dan Idulfitri 1446 H. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Ramadan bukan hanya momen ibadah, tetapi juga periode dengan tantangan tersendiri dalam pengelolaan listrik. Untuk memastikan umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan pasokan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Apel Siaga Kelistrikan secara serentak di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa pada Selasa (27/2).

Apel siaga ini merupakan langkah strategis PLN dalam memastikan keandalan sistem listrik selama bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 H. Dengan beban listrik yang diperkirakan meningkat, terutama di waktu-waktu krusial seperti berbuka puasa dan setelah salat tarawih, PLN menegaskan kesiapannya dalam menjaga sistem kelistrikan tetap stabil.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan teknis dan operasional untuk memastikan listrik tetap menyala tanpa kendala selama Ramadan dan Idulfitri. Dengan cadangan operasi yang memadai, kami optimis masyarakat NTB dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” ujar Sudjarwo, General Manager PLN UIW NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasokan Listrik Aman, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

PLN NTB memastikan bahwa pasokan listrik selama Ramadan dalam kondisi aman dan terkendali. Sistem kelistrikan di Pulau Lombok memiliki daya mampu pasok sebesar 403 MW, dengan perkiraan beban puncak 335 MW, sehingga masih tersedia cadangan operasi sebesar 68 MW. Di Pulau Sumbawa, sistem Tambora diperkirakan mengalami beban puncak 135,61 MW, dengan daya mampu pasok 156,61 MW dan cadangan 21 MW.

Untuk mendukung kelancaran layanan listrik, PLN NTB mengerahkan 845 personel PLN dan 1.112 tenaga alih daya (TAD) serta mitra kerja. Mereka ditempatkan di titik-titik strategis seperti gardu induk, pusat pembangkit, dan posko-posko siaga guna memastikan respons cepat terhadap gangguan listrik.

PLN juga menyiapkan 164 posko siaga kelistrikan yang beroperasi 24 jam penuh, dilengkapi dengan 93 unit peralatan pendukung, 326 unit kendaraan operasional, serta material cadangan untuk mengantisipasi potensi gangguan teknis.

Petugas PLN NTB mengikuti Apel Siaga Kelistrikan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, memastikan kesiapan pasokan listrik selama Ramadan. (Foto: Dok. PLN)

Komitmen PLN: Keandalan Listrik dan Keselamatan Kerja

Selain memastikan listrik tetap stabil, PLN juga menegaskan pentingnya keselamatan kerja bagi seluruh petugas di lapangan. Sudjarwo menekankan bahwa keamanan para petugas dalam menangani sistem kelistrikan harus menjadi prioritas utama.

“Kami terus mengingatkan seluruh personel untuk selalu menerapkan standar keselamatan tertinggi. Keandalan listrik yang kami jaga harus dibarengi dengan keselamatan kerja yang optimal,” ujarnya.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik dengan bijak selama Ramadan, terutama di jam-jam sibuk. Masyarakat juga dapat mengakses layanan listrik melalui aplikasi PLN Mobile, termasuk untuk mendapatkan informasi terkait SPKLU bagi pengguna kendaraan listrik.

Dengan kesiapan yang matang dan personel yang siaga, PLN UIW NTB optimis dapat memberikan pelayanan listrik terbaik bagi masyarakat. Ramadan dan Idulfitri tahun ini diharapkan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.

“Kami ingin memastikan masyarakat NTB bisa menjalankan ibadah dengan tenang tanpa khawatir soal listrik. Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, kami optimis PLN siap mengawal Ramadan dan Idulfitri tahun ini dengan pasokan listrik yang andal dan stabil,” tutup Sudjarwo.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM
Pemprov NTB Gelar Pasar Murah di Lombok Barat, Kades Taman Ayu Berharap Program Terus Berlanjut
Investor Australia Merugi, Pemprov NTB Tegaskan Proyek Marina Bay City Bukan Investasi Resmi Daerah
Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB
TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna
Tak Hanya Hadirkan Listrik, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian Lewat Kurban Iduladha untuk 1.800 Penerima Manfaat
Listrik Tetap Menyala Saat Iduladha, PLN NTB Buktikan Kesiapan Sistem dan Kekuatan Personel di Lapangan
Dari Lombok ke Jepang dan Malaysia, Bank NTB Syariah Buka Jalan Baru PMI Lewat Skema KUR Berbasis Perlindungan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:00 WITA

Kantor Kemenag NTB Dikepung Massa Saat Rakor Pencegahan Kekerasan, BARA Desak Audit Total Ponpes

Senin, 8 Juni 2026 - 10:53 WITA

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM

Senin, 8 Juni 2026 - 05:42 WITA

Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda! Ini Imbauan Penting Kasat Lantas Lombok Barat

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:00 WITA

Viral Keluhan Pelayanan di Medsos, RSUD Tripat Gerung Minta Maaf dan Janjikan Evaluasi Total

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:14 WITA

Siap-Siap! Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai Pekan Depan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:31 WITA

Padukan Syiar Islam dan Harmoni Budaya, MTQ NTB 2026 Siap Jadi Perhelatan Termegah Tahun Ini

Senin, 25 Mei 2026 - 23:42 WITA

Jembatan Sekotong Amblas: Akses Utama 4 Desa Terancam, Kades Desak Pemerintah Segera Bertindak

Berita Terbaru